
"Lo gak mau beli Ri?" tanya Resya ketika melihat Rio tidak ikut masuk. "Gue gak bawa duit Sya" jawab Rio sambil nyengir dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"Oohhmm yaudah tapi tungguin yaa" Resya segera masuk dan memilih beberapa Ice Cream dengan cup yang agak besar.Setelah selesai ia pun melakukan pembayaran,lalu keluar.
Resya segera mengajak Rio pergi karena hari sudah makin panas.Dia mengajak Rio kerumah nya untuk makan Ice Cream barengan.
"Sya kalo nunggu sampai rumah meleleh tu ice cream" ucap Rio saat melihat kantong kresek yang penuh ice cream itu.
"Gak lah rumah gue udah deket" sahut Resya tanpa menoleh.
Setelah sampai Resya segera membuka pintu untuk mengambil minum,sedangkan Rio hanya duduk menunggu di kursi halaman sambil mengamati sekitar rumah Resya.
"Mewah banget ya,halaman nya juga luas,tapi kok beda ya sama yang pernah aku datangi?" Rio heran sendiri saat melihat sekelilingnya.
Tak lama kemudian Resya datang di ikuti Bi Isah dengan nampan yang berisi minuman.
"Simpan sini aja bi" perintah Resya,Bi Isah pun menurut lalu meletakan nampan tadi di tengah2 Rio dan Resya.
Mereka pun memakan ice cream nya bersama sama,ditambah lagi mereka duduk dibawah pohon cemara jadi menambah suasana.
Rio terus memperhatikan Resya ,sedangkan Resya tidak menyadari nya karena dia terlalu sibuk dengan ice cream nya.Setelah menghabiskan 2 cup Resya menggambil tisyu lalu mengelap sisa ice cream dibibirnya.
"Apa an sih lo liatin gue terus" Rio langsung memalingkan wajahnya karena malu.
"Ngga kok siapa yang liatin lo"
__ADS_1
Setelah kenyang dengan ice cream nya, mereka sedikit membuka perbincangan,ya biasa lah anak muda.
"Sya lo pernah pacaran?" tanya Rio.
Resya mengeryitkan dahi nya karena heran, kenapa tiba tiba Rio menanyakan itu.
"Belum" singkat Resya.
"Hah? yang bener? padahal lo cantik, walaupun dingin sih"
"Gak tertarik gue sama pacaran"
"Tapi lo normal kan?" tanya Rio sambil nyengir.
*****
Rio baru saja sampai di rumahnya,dia menghabiskan waktu cukup lama bersama Resya.Saat masuk ke rumah utama disana sudah terlihat Maya sedang duduk ditemani laptop dihadapan nya, Rio pun segera mencium punggung tangan Maya.
Rio tidak berhenti tersenyum dari tadi dan membuat Maya penasaran saat melihat tingkah putra nya. Yups! Maya adalah ibunya Rio.
"Wahh!! ada yang senyum senyum terus nih dari tadi,ada apa nih?" ucap Maya menggoda Rio.
"Ahh enggak mah Rio cuma lagi seneng aja hehe"
"Ehm,Yaudah kalo gk mau kasih tau ,mandi gih sana kamu bau" ucap Maya sambil menutup idung.Rio pun langsung naik ke kamarnya yang ada di lantai atas,dia masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri.
__ADS_1
****
Pukul 5.30 gadis itu masih terlelap dalam mimpinya,dia begitu lugu dan cantik saat tidur.
"Resyaa!!Bangun sayang!" Dita menggoyang goyang tubuh kan Resya agar bangun ,Resya pun mengerjapkan matanya beberapa kali untuk menyesuaikan cahaya di mata nya.Resya langsung bangun dan duduk bersandar di ranjangnya.
"Sayang mama ada tugas di luar kota,jadi beberapa hari ini mama gak pulang" ujar Dita seraya mengelus rambut Resya yang terurai.Resya melirik Dita sekilas.
"Kamu jangan marah,mama sayang kamu" Dita mengecup lembut Kening Resya ,lalu pergi meninggalkan Resya yang masih duduk mematung.
Resya melirik jam dan ternyata baru pukul 5.40 ,bukan nya bangun dan langsung mandi tetapi Resya malah kembali merebahkan dirinya di kasur sambil memainkan Hp nya.
•
•
•
•
Note : Ada sedikit pembaruan di judul dari You come change everything jadi👉Kau Hadir Merubah segalanya.
Ayo jangan lupa tinggalin like ,vote sama coment nya ya🤗🤗
Mari saling dukung😇
__ADS_1