Kau Hadir Merubah Segalanya

Kau Hadir Merubah Segalanya
Eps 17


__ADS_3

Resya baru saja selesai mandi, dia beranjak ke ruang ganti lalu memakai bajunya. Setelah selesai , seperti biasa dia mengambil laptop nya lalu menonton drakor kesukaannya. Resya cekikikan sendiri saat melihat adegan drama itu.


"Resya!Kamu sedang apa?" panggil Arham sambil mengetuk ngetuk pintu.Resya langsung menutup laptopnya lalu beranjak membuka kan pintu.


"Eh papa!" ucap Resya sambil nyengir "Ada apa pah?" tanya Resya.


"Ngga ada apa apa,papa cuma mau ajak kamu makan malam!" jawab Arham.


"Yaudah ayok,Resya juga udah lapar hehe."


Resya pun mengikuti Papa nya menuruni tangga dan sampailah di meja makan.Air liur Resya serasa akan menetes saat melihat makanan nya,aroma nya juga sangat menggiurkan.


Tanpa pikir panjang lagi Resya langsung menyantap makanan nya dengan lahap,bahkan saat Papa nya bicara pun ia tak menghiraukannya.


"Sya kamu doyan apa lapar sih?" tanya Arham saat melihat putrinya makan tanpa jeda. "mmm dua duanya pah" jawab Resya dengan mulut yang masih penuh.


Uhuk Uhuk


Resya mengusap ngusap dada nya "A air " ucap Resya yang masih susah bicara ,Arham segera mengambilkan air lalu memberikannya pada Resya."Ahh lega" ucap Resya saat nyeri nya udah mereda.


"Makanya kalo makan pelan pelan,kayak gak dikasih makan setahun aja" ucap Arham sambil menyuapkan lagi makanannya.


"Hehe iya pah" jawab Resya sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


Mereka pun melanjutkan lagi makan malamnya,kini hanya tercipta keheningan dan hanya ada suara dentingan sendok dan piring yang menemani makan malamnya. Resya juga makan dengan pelan karena takut tersedak lagi.


Selesai makan mereka berdua duduk di sofa ruang tamu sambil nonton tv.


"Kamu kan baru kemarin ke rumah Mama,kok udah kesini lagi?" tanya Arham dengan pandangan menuju ke Televisi.

__ADS_1


"Tadinya sih mau lama,tapi mama malah ke luar kota ,yaudah Resya ke sini lagi!" jelas Resya.


"Pah emang Resya gak penting yak?sampai sampai mama gk pernah diem di rumah saat ada Resya?" tanya Resya sambil menatap ke Papanya.


Arham yang sedang fokus terhadap Tv memalingkan wajahnya menatap Resya, dia menggengam tangan Resya lalu menarik Resya kepelukannya.


"Resya kamu jangan berpikir seperti itu, mama itu sayang sama kamu,kamu juga penting bagi mama,hanya saja Mama juga kan harus kerja demi masa depan kamu!" ujar Arham.


"Percuma aja mama papa kerja terus sampai jadi miliader juga,kalau bagi Resya uang itu gak penting pah,gapapa hidup berkecukupan juga asalkan Keluarga Resya utuh,dan selalu ada buat Resya" ucap Resya sambil melerai pelukan sang Papa.


"Resya mungkin kamu belum mengerti semua ini!" ucap Arham sambil menahan Resya yang hendak pergi.Resya menarik nafas dan menghembuskan nya dengan kasar


"Resya mengerti pah! Cuma mama papa aja yang gak ngerti!" ujar Resya.


Resya melepas genggaman Arham ,dia pergi menaiki tangga ,meninggalkan Arham yang masih diam mematung tanpa sepatah kata.


Resya menyandarkan badanyya dibalik pintu kamarnya. "Aku hanya ingin merasakan lagi kehangatan yang dulu mama sama papa berikan pada Resya" ucap Resya dengan air mata yang sudah tidak terbendung.


Disisi lain, terlihat 2 orang anak yang sedang asik mengobrol dengan Mamanya.


"Mah kalo Rio pacaran boleh gak?" tanya Rio pada Maya mamanya. "Ya boleh aja asal tau batasan" jawab Maya simple.


"Emang ada yang mau sama kak Rio " imbuh Tasya adik nya.


"Ya jelas lah orang ganteng kayak gini ,siapa sih yang bakal nolak" jawab Rio menyombongkan diri.


"Palingan juga orang gila yang bisa mencintai kak Rio " Tasya belum puas mengejek Rio."Lihat aja nanti!" jawab Rio sambil menyilangkan tangannya.


"Oke tasya tunggu!kalo 1 minggu gak jadi,kakak harus tambahin uang jajan Tasya"

__ADS_1


"Okke tenang aja!" jawab Rio sambil mengedipkan matanya.


"Mamaa,Tasya boleh pacaran juga gak?" rengek Tasya pada Maya.


"Gaboleh!" sahut sang Papa yang baru saja datang.Rio dan Tasya langsung menyambut Papa Dino lalu mencium punggung tanganya begitupun juga Maya.


"Ada apaan sih pada ngomongin pacaran segala?" tanya Dino "Tau tuh anak papa" jawab Maya.


"Masa kak Rio boleh pacaran tapi Tasya enggak" ujar Tasya sambil cemberut."Kamu kan baru Kelas 8 Tasyaa,nanti nilai kamu anjlok,mama ga setuju pokoknya" ucap Maya terkekeh.


Rio yang melihat Tasya cemberut pun langsung tersenyum puas lalu menjulurkan lidahnya mengejek.Tasya yang melihat itu langsung mengejar ngejar Rio sampai Rio tercebur ke kolam Renang.


"Hahahaha makan tuh kualat!" Tasya tertawa terbahak bahak melihat kakanya tercebur kolam."Dasar adik lucknut lo" teriak Rio.


Maya dan Dino hanya menggelengkan kepalanya melihat kelakuan 2 putra nya yang tak pernah akur.


***







- ***Hallo!Apa kabar semua?🤗

__ADS_1


Semoga ceritanya bisa menemani kegabutan kalian yak!Maafin jika ceritanya gaje😁sama typo,mohon maklumi karena author nulisnya pake hp jadi wajar lah kalo typo😁😁


Jangan lupa tinggalin jejak ya,jangan cuma scroll doang,tinggalin jejak kalian di comment,like,terus vote juga yakk🤗🤗***


__ADS_2