Kau Hadir Merubah Segalanya

Kau Hadir Merubah Segalanya
Eps 7


__ADS_3

Ruangan kelas menjadi hening seketika saat Pak Ardi sedang menjelaskan materi pelajaran,semua siswa mendengarkan dan memahami apa yang di jelaskan oleh pak Ardi,tapi tidak dengan Resya dkk Lisa malah tertidur saat pak Ardi sedang menjelaskan dan begitu juga Syila meskipun dia tidak tertidur seperti Lisa tapi dia sudah terlihat menguap beberapa kali sambil mengerjap kan mata nya mencoba melawan rasa kantuknya.


Sedang kan Resya yang sedari tadi malah asik dengan buku tulisnya,ya bukan penjelasan Pak Ardi yang dicatat nya tapi dia malah nulis kemana mana,nulis nulis nama artis korea lah apa lah ,semuanya yang ada di pikirannya mungkin dia tulis di bukunya itu,sampai sampai dia menulis nama Sponsbob disana entahlah bagaimana isi otaknya itu.


Ketika sedang asik menulis Lisa yang duduk sebangku dengan Resya tidak sengaja menyenggol tangan Resya dan membuatnya terkejut hingga menjatuhkan pulpen yang di genggam nya,pulpen itu jatuh tepat di bawah meja Rio,karena Resya merasa tidak bisa mencapainya dia memutuskan untuk minta tolong pada Rio.Resya membalikan badannya ke arah Rio.


"Stt sttt,heh lo" Rio tidak menghiraukan Resya, meskipun dia tahu Resya memanggilnya.


Brakk* Tiba tiba Resya mengebrak meja nya Rio "Heh lu budek ya?" ucap Resya terlihat kesal,semua pandangan tertuju pada Resya termasuk Pak Ardi juga.Pak Ardi yang tadi sedang nulis di depan kini menghampiri Resya .


"RESYA!Kamu itu gak bisa ya sehari aja bikin suasana tenang" ucap Pak Ardi geram sambil menjewer kuping nya Resya "Awww sakitt pak " Resya meringis kesakitan namun tak membuat pak Ardi melepas jewerannya.

__ADS_1


"Tadi Resya manggil dia buat minta tolong ambilin pulpen tapi dianya bodo amat,ya udah Resya kan jadi kesal pak" ucap Resya menjelaskan."Gue gak tahu kalo lo manggil gue ya makanya gue gak nyahut" padahal Rio sengaja melakukan itu.


"Lagian sih gue kan punya nama kenapa gk panggil nama aja biar gue peka"Rio mengambilkan pulpen milik Resya yang jatuh lalu membrikannya ,senyum manis muncul di bibir Rio dan itu membuat Resya semakin kesal menjadi jadi.Resya menatap ke arah Rio dengan tatapan jyjyk saat Rio memberikan pulpen yang jatuh tadi.


"Nih pulpen lo ,lain kali kalo minta tolong yang bener yaa" Rio tersenyum.Resya menerima pulpen itu dengan cepat lalu berbalik lagi ke depan."Gak bilang apa apa nih?nyesel dah gue tolongin lo"


"Ia makasih" jawab Resya ketus. Melihat kelakuan Resya pak Ardi hanya menggelengkan kepalanya lalu kembali lagi menjelaskan di depan.


"Gaes kantin yuk" ajak Resya pada kedua sahabatnya.Syila dan Lisa pun mengangguk lalu mereka bertiga berjalan menyusuri jalan menuju ke kantin.Sesampainya di kantin mereka duduk di bangku pojok kan karena memang hanya itu yang tersisa."Eh lu pesenin gih Lis!"


"Yaudah kalian mau makan apa?" tanya Lisa pada kedua sahabatnya "Gue bakso 1 porsi sama minumnya teh dingin"

__ADS_1


"Gue samain aja deh" Lisa pun segera pergi memesan makanan ,tak lama kemudian Lisa sudah kembali dengan membawa nampan yang berisi 3 mangkok baso sama 3 gelas teh dingin.Mereka pun mulai memakan baso nya dengan lahap.


"Hai gue boleh ikutan gak,soalnya gk ada lagi kursi kosong" ucap seorang pria yang sedang berdiri depan meja mereka ,Syila hanya mengangguk lalu menunjukan bangku kosong disamping Resya.


Resya yang menyadari keadaan Rio itu pun segera menghentikan aktivitas mengunyahnya ,dia mengambil minuman nya lalu meminumnya dengan buru2 hingga membuat Resya tersedak


"Uhuk Uhuk" Rio langsung mengambilkan tisu saat melihat Resya tersedak lalu diberikanya tisu itu pada Resya."Makanya kalo minum hati hati kan tersedak baru tahu rasa lo" ucap Rio sambil menyodorkan tisu.


Resya menerima tisu itu lalu mengelap sisa teh di bibirnya "Eh liat tuh ada juga ya yang mau deketin Resya" ucap salah seorang siswi yang duduk dibelakang Resya,dia tidak menghiraukan apa yang dikatakan orang tadi.


"Iya yah, Rio hati hati tuh kalo bergaul sama Resya keluarganya aja gak bener apalagi dia hahahaha" mendengar perkataan itu Resya tidak kuasa membendung emosi nya hingga dia dengan cepat memundurkan kursinya lalu berjalan menghampiri Khanza dkk dengan gelas ditangannya .

__ADS_1


Dan tanpa basa basi lagi "Byurrr" Resya menyemburkan minumannya ke wajah Khanza dan itu berhasil membuat perhantian orang tertuju pada mereka.


__ADS_2