
" Eh llo" kaget Resya saat menyadari siapa yang ada di mobil itu."Ngapain kesini?"
"Jemput lo" jawabnya dengan senyum manisnya.
"Gue mau bareng Syilla dan Lisa" jawab Resya datar.
"Lo kenapa sih jadi jutek sama gue? apa salah gue Sya? Oh iya lo belum jawab perasaan gue malam itu" ucap Rio bertele tele.
Baru saja Resya akan membuka suara, Syilla dan Lisa sudah datang menjemput Resya.
"Ah gue duluan" ucap Resya sambil melengos pergi.
Melihat perubahan sikap Resya yang menjadi jutek lagi Rio bingung sendiri.
"Apa sih yang membuat lo begitu Sya?" gerutu Rio sambil memukul setirnya.
Rio melajukan mobil nya dengan kecepatan sedang, tadinya ia akan pergi ke party nya Leo bareng Resya. Tapi karena Resya menolaknya ,Rio memutuskan untuk pergike rumah temennya yang kebetulan tidak akan ke party.
****
Di Party
"Haii, Happy Birthday ya Leo,, semoga panjang umur Sehat selalu" ucap Resya memberikan selamat pada Leo.
"Selamat bertambah umur ya Bang Leo" imbuh Syilla.
__ADS_1
"Iya makin tua aja nih orang" celetuk Lisa.
"Haha iya makasih udah dateng ya, silahkan dinikmati pesta nya"
"Sya gue mau bicara sama lo, bisa gak?" tanya Leo.
"Bisa , bicara aja" jawab Resya sambil memasukan kue kedalam mulutnya. "Tapi gur mau berdua"
"Jangan berdua duaan, nanti ketiganya setan" cibir Lisa.
"Elehhh sirik aja lo"
"Bisa gak?" tanya Leo.
"Yaudah ayo, emangnya mau bicara apaan sih ?" tanya Resya penasaran.
"Sya" ucap Leo memulai pembicaraan. Resya tidak menjawabnya ia hanya menanggapinnya dengan menatap balik Leo.
"Gue suka sama lo"
"Udah lama gue nyimpen perasaan ini, pertama kali ketemu lo , lo itu adalah satu satu nya cewek yang bisa membuka hati gue" Jelas Leo.
Resya menatap Leo tidak percaya,, "Gue gatau Le, kasih gue waktu" jawab Resya sembari melepas genggaman Leo, lalu membalikan badannya hendak pergi namun dengan cepat Leo menahannya. Ia menarik tangan Resya hingga membuat pandangan keduanya bertemu.
"Gue akan setia menunggu" ucap Leo sambil mendekatkan wajahnya. Ia hendak mencium Resya , namun dengan segera Resya mendorong tubuh Leo hingga terhempas.
__ADS_1
"Gue hargain perasaan lo Le, tapi cara lo itu membuat gue jijik sama lo!" kesal Resya
"Sya , maafin gue , gue gak bermaksud begitu" ucap Leo yang kembali menggenggam tangan Resya.
Resya menghempaskan genggaman Leo dengan kasar, ia tidak percaya Leo bisa melakukan itu padanya.
Meskipun Leo terus terusan minta maaf, Resya tidak menggubrisnya sedikitpun. Resya berjalan dengan raut wajah yang tidak biasanya, entah kenapa Resya merasa sangat marah saat Leo hendak menciumnya.
Resya meninggalkan pesta yang masih berlangsung, ia bahkan tidak memberi tahu teman temannya bahwa ia akan pulang.
Saat Resya sedang berjalan di trotoar , tiba tiba ada sebuah mobil mepintas dan berhenti didepan Resya.
Terlihat seorang pria ber jas turun dari mobil itu, lalu menghampiri Resya.
"Resya, kamu ngapain jalan sendirian disini?" tanya Pria itu.
-
-
Hai gays, Happy Reading ya, jangan lupa tinggalkan jejak nya. Mohon koreksinya juga ya temen temen.
Jangan lupa like, rate, jadikan favorit ya.
Makasih buat yang selalu mampir ke ceritaku, jangan bosan bosan ya🤗
__ADS_1
Salam Hangat💙