Kau Hadir Merubah Segalanya

Kau Hadir Merubah Segalanya
Eps 18


__ADS_3

Menjalani hidup tanpa bimbingan orangtua itu sangat tidak mudah bagi Resya,dia selalu rapuh apabila melihat teman teman seusianya yang selalu di perhatikan ,dimanja.Ya meskipun Resya sudah jadi gadis SMA dan sudah dewasa,tapi dia juga mengingikan perhatian kedua orang tuanya.


"Sya kenapa lo diem aja sih,biasanya juga ngoceh mulu!" tanya Syila saat melihat Resya tidak bicara dan hanya menengok ke jendela mobil.


"Ngga papa hanya lagi badmood aja" jawab Resya malas.


"Gue kira cuma manusia yang bisa badmood haha" Resya mencubit pinggang Syila hingga ia meringis "Emang lo pikir gue apaan" tanya Resya sambil melotot.


"Canda kali Sya,maen ngegas aja lu mah" jawab Syila tersenyum santuy


.Syila terus pokus mengemudi,tak ada sepatah kata pun yang keluar setelah percakapan tadi,sekarang hanya suara deru mesin yang menemani perjalanan mereka.Karena terlalu dalam melamun Resya pun ketiduran di dalam mobil.


Setelah menempuh waktu 20 menit , akhirnya mereka sampai diparkiran sekolah.


"Sya,,Resyaa,, bangun udah nyampe nihh!" Syila menggoyang goyangkan tubuh Resya agar bangun,namun Resya tak kunjung bangun juga.


Syila menggenggam tangan Resya , Syila merasakan tangan Resya sangat panas,Syila meraba kening Resya "Ya ampun,Sya lo demam" Syila bingung sendiri.


Syila mengambil hp yang ada di tas nya lalu menelpon Lisa.


Lisa : Hallo Syil,ada paan?Udah nyampe belom lo?gue tunggu di taman nih!


Syila : Lis cepet panggil pengurus uks ke parkiran,Resya tidur di mobil dia gak bangun bangun ,badannya panass! (Ucap syila terbury buru)


Lisa : Hah?Kok bisa? (Jawab Lisa kaget)


Syila : Gue juga gatau,cepetan deh gapake lama,kasian Resya!


Lisa : Yaudah tunggu!


Syila menutup telpon nya lalu masuk lagi ke mobil "Sya lo kenapa sih,kok tiba tiba gini" Syila panik melihat keadaan Resya yang tidak bergeming sedikit pun.


Dengan langkah yang tergesa gesa Lisa segera menuju ke uks mencari pertolongan.


Bruakk* Lisa tidak sengaja menabrak Rio hingga dia terpental jatuh.


"Awhh sakit" ringis Lisa.Rio mengulurkan tangannya untuk membangunkan Lisa,dan Lisa pun menerimanya. "Lo kenapa lari lari?Kaya yang dikejar setan aja!"


"I Itu,,Resya!" jawab Lisa terbata bata."Hah!Resya kenapa?" Rio mulai panik.


"Gatau tadi Syila nyuruh gue panggil pengurus uks ,katanya Resya demam dan dia masih tidur di mobil" jelas Lisa.


Tanpa apa apa lagi Rio langsung saja berlari menuju parkiran diikuti Lisa.

__ADS_1


****


Resya mengerjapkan mata nya beberapa kali,ia merasa sangat pusing.Ia melihat sekeliling tapi dia tidak mengenal tempatnya.


"Di dimana aku?" Resya bicara sendiri,dia melirik ke samping kiri dan ternyata dia mendapati Rio sedang tidur dengan kepala yang menunduk ke ranjang Resya.Rio yang merasakan pergerakan Resya pun terbangun.


"Lo udah sadar,lo lagi di uks" ucap Rio sambil menatap Resya ."Sadar?emang gue kenapa?" Ucap Resya bingung.


"Tadi lo pingsan,karena suhu badan lo terlalu tinggi!" jelas Rio.Resya hendak bangun namun ditahan oleh Rio."Lo mau kemana?Lo harus istirahat jangan banyak gerak!" tahan Rio.


"Gue mau ke kelas!mau ketemu Syila sama Lisa" jawab Resya dengan wajah yang pucat dan suara yang sangat kecil.


"Nanti juga mereka kesini ,lo mendingan istirahat aja!"


Resya pun menurut ,lalu dia membaringkan lagi badannya lalu kembali menutup mata nya.Rio menatap Resya yang sedang bermain di mimpi nya "kamu sangat anggun kalo diam" gumam Rio.


Melihat Resya tertidur pulas ia memutuskan untuk kekantin dan membeli makanan.Saat hendak masuk kantin dia tidak sengaja menabrak Khanza.


"Eh Rio" ucap Khanza dengan senyum centilnya."Mau kantin yak?,bareng yuk" ucap Khanza lagi,kali ini dia menggenggam tangannya Rio.


Rio yang merasa tidak enak pun segera melepas genggaman Khanza dan Rio langsung pergi ke Ibu kantin untuk memesan makanan.


"Ihh Rio kok gitu sihh!" ucap Khanza dengan memonyongkan bibirnya."Biasa aja kale,tu bibir udah monyong jangan tambah dimonyong monyongin" sahut salah satu temannya.Khanza tidak menanggapi nya dia memutar bola mata nya kesal dan kembali lagi menatap Rio yang sedang menunggu pesanan.


"Baru kali ini ada cowok diemin gue!" ucap Khanza kesal sambil menyilangkan tangannya."Kayaknya stok pelet lo udah habis Za haha" ucap Temannya Khanza.


Sementara di dalam uks.


Syila dan Lisa menghampiri Resya setelah tugas nya selesai,mereka menengok dari jendela tapi tidak menemukan sosok Resya.Karena kaget mereka langsung membuka pintu dengan kasar.


Bruakkk*


"Sya ..Resyaa..Lo dimana??" Syila dan Lisa teriak teriak mencari keadaan Resya,namun tak kunjung ketemu dan juga tidak ada sahutan.


Ckittt*


Saat terdengar cekatan pintu Syila dan Lisa langsung membalikan badannya.Ternyata yang datang adalah Rio.


"Heh!Lo abis dari mana hah?bukannya jagain malah pergi,liat tuh Resya gak ada!" ucap Lisa ngegas sambil mencengkram baju Rio.


"Hah?Gak ada?kemana?" jawab Rio yang malah balik nanya "Gak tau,kalo Resya kenapa napa lo bakal terima akibatnya dari gue" ucap Lisa lagi.


"Lis Lis udahh!" Syila berusaha menenangkan Lisa karena ia melihat aura kemarahan Lisa.

__ADS_1


"Apaan sih berisik amat kalian!" Suara seseorang yang sangat pamiliar di telinga Lisa dan Syila."Resya!" ucap Lisa.


Lisa langsung memeluk erat Resya hingga membuat Resya susah bernafas "Lo napa sih,kayak yang ditinggal mati aja!"ucap Resya heran karena tingkah sahabatnya.


"Kenapa tadi di panggil panggil gak nyahut?" tanya Syila."Gue abis dari kamar mandi gk kedengeran" jawab Resya sambil mendudukan diri di ranjang uks.


Syila pun menghela nafas "Gue kira lo kenapa napa,liat tuh si Rio udah jadi bahan amukan Lisa" Syila mengilangkan tangannya dan melirik ke arah Lisa dan Rio."Tau nih,macan maen nyamber aja,gak cari tahu dulu!" ucap Rio kesal.


"Ya lo juga ngapain tinggalin Redya sendiri,kalo kenapa napa gimana?kaya yang mau tanggung jawab aja lo!" jawab Lisa ketus."Tadi Resya tidur ,karena gue lapar yak gue kekantin dulu!" jawab Rio enteng.


"Tapi kan lo bisa hubungin dulu gue atau Syila !" jawab Lisa yang tak mau kalah."Kan sebentar!" Rio mulai geram.


Syila hanya duduk santai melihat sahabatnya sedang debat ,begitupun Resya yang terlihat sudah semakin geram ingin melempar sesuatu ke muka nya.


"Udah udah!!kalian itu bikin otak gue pusing aja,Berantem gak tau tempat ,noh sana kalo mau berantem di lapangan!" ujar Resya dengan tatapan kesal nya.


Lisa langsung memalingkan wajah dari Rio dan Rio memutuskan untuk keluar uks karena Resya udah ada yang jaga.


"Sya gue keluar dulu ya,hati hati sama macan yang sedang menggila tuh!" ucap Rio sambil menunjuk Lisa dengan dagunya ,Lisa pun menatap tajam ke arah Rio."Diam lo"


"Baik baik Sya,lekas sembuh" ucap Rio ketika sudah di ambang pintu.


"Hemm" jawab Resya malas.


-


-


-


-


-


Hai Readers👋


Jangan lupa cocol jempolnya ya😊


Jangan lupa tinggalin Jejak jangan cuma scroll doang,kalo kalian tinggalin jejak itu akan menambah semangat author buat up🤗


SalamHangat😇


HappyReading❤

__ADS_1


__ADS_2