
Gon memegangi kepala nya yang baru saja aku jitak.
" sakit tau! ". Pekik Gon .
" hehe, gomen, gomen (maaf) ". Ucapku .
****
Gon jadi lebih murung dari biasanya setelah kami mengunjungi desa tempat teman Gon kemarin.
" Gon, kau baik baik saja ?" . ucapku .
" aku masih memikirkan kurapika". Ucap Gon.
Dan entah mengapa kata kata nya itu membuatku agak, kesal dan cemburu.
" kau menyukai kurapika? " .tanya ku .
" aku menyukai nya dan menganggapnya sebagai seorang kakak, dulu, dia menyelamatkan ku saat aku hampir tenggelam. Dan menyelamatkan ku saat aku di serang binatang buas , di hutan ". Ucap Gon menjelaskan.
" besok hari terakhir kita di sini Gon ". Ucapku menatap Gon.
" iya killua, aku tau". Ucap Gon .
" berhentilah murung dan kembalikan keceriaan mu. Mungkin suatu saat kita bisa bertemu dengan kurapika" . Ucapku sedikit menghibur Gon.
Malam ini aku tidur sambil memeluk Gon, seperti nya Gon sangat tersipu. Dia menutupi wajah nya dengan selimut.
****
~ pagi hari ~
" hari ini kalian akan kembali ke kota ya ". Ucap bibi Mito.
" iya bi, kami sudah di sini selama satu Minggu kan ". Ucap Gon sambil menyantap sarapannya .
" padahal bibi masih sangat rindu dengan mu Gon". Ucap bibi Mito menampakan wajah yang sedikit sedih .
__ADS_1
" tahun depan kan aku akan pulang lagi bi". Ucap Gon.
" Gon, mau pulang jam berapa?" . Tanya ku .
" nanti siang ". ucap Gon.
Aku hanya mengangguk.
hari sudah siang. Aku dan Gon berpamitan pada bibi Mito dan nenek.
Kami menumpang perahu milik nelayan setempat.
Di atas perahu , aku lihat Gon masih saja murung.
Aku mendekati nya dan menepuk pundaknya .
" oi.. Sedang memikirkan apa?". Tanya ku .
" ah, tidak ada.. ". Ucap Gon sambil tersenyum.
setelah kami berlayar mengarungi lautan akhirnya kami sampai di kota .
Kami berjalan menuju halte bus .
Saat kami menunggu di halte bus, tiba tiba aku seperti melihat illumi (kakak pertama ku) di antara kerumunan orang orang yang berlalu lalang di seberang jalan.
bus pun tiba , aku yang masih melamun, segera di tarik oleh Gon masuk ke dalam bus.
" killua, kau melamun?". Tanya Gon.
" ah, tidak ... Aku hanya sedikit mengantuk". ucapku memberi alasan.
" dengar ya killua, aku tidak mau ada apapun yang di sembunyikan di antara kita, okay!!?". Ucap Gon .
" kenapa begitu? ". Aku tersenyum menyeringai dengan mata ku yang sedikit menyipit menatap ke arah Gon.
" ya.. Karena aku menyukai mu ". Jawab Gon polos .
__ADS_1
Aku segera meraih kepala nya dan ku letakkan di dadaku .
" coba kau dengarkan suara jantungku, setiap kali kau mengatakan , jika kau menyukai ku, jantung ku ini segera berdetak dengan sangat kencang , kau tau !". Ucapku .
Gon tertawa hingga membuat seluruh penumpang di bus memperhatikan kami .
Dan membuat Kami jadi merasa malu.
Akhirnya bus berhenti .
Aku dan Gon turun. Berjalan menuju kost an.
aku segera masuk dan merebahkan tubuh ku di atas tempat tidur .
Aku masih memikirkan tentang penglihatanku tadi,
Bagaimana jika suatu saat , illumi menemukan ku,
Bagaimana jika illumi tau , sekarang aku memiliki seorang teman. Bahkan teman yang sangat spesial .
Aku tidak bisa membahayakan Gon.
saat aku sedang tenggelam dalam lamunan ku.
" boo ". ucap Gon sambil mencoba mengejutkan Ku.
" kau ini kenapa .. ?". Tanya ku santai .
" kau tidak terkejut?" . Ucap Gon dengan ekspresi wajah heran.
" untuk seorang yang memiliki profesi seperti ku, harus selalu waspada, tidak boleh ada kata terkejut". Ucapku tanpa sadar.
" memang nya apa profesi mu , killua ? ". Tanya Gon penasaran.
" eh.. Hehe... Gon aku lapar , ayo cari makanan , atau camilan manis ". Ucapku mengalihkan perhatian.
" oh.. Aku baru ingat, bibi Mito memberikan bekal ini tadi, ayo kita lihat ".
__ADS_1
Kami membongkar tas Gon, dan membuka bungkusan pemberian bibi Mito .