Kau Matahari Ku

Kau Matahari Ku
bayangan illumi


__ADS_3

Gon memegangi kepala nya yang baru saja aku jitak.


" sakit tau! ". Pekik Gon .


" hehe, gomen, gomen (maaf) ". Ucapku .


****


Gon jadi lebih murung dari biasanya setelah kami mengunjungi desa tempat teman Gon kemarin.


" Gon, kau baik baik saja ?" . ucapku .


" aku masih memikirkan kurapika". Ucap Gon.


Dan entah mengapa kata kata nya itu membuatku agak, kesal dan cemburu.


" kau menyukai kurapika? " .tanya ku .


" aku menyukai nya dan menganggapnya sebagai seorang kakak, dulu, dia menyelamatkan ku saat aku hampir tenggelam. Dan menyelamatkan ku saat aku di serang binatang buas , di hutan ". Ucap Gon menjelaskan.


" besok hari terakhir kita di sini Gon ". Ucapku menatap Gon.


" iya killua, aku tau". Ucap Gon .


" berhentilah murung dan kembalikan keceriaan mu. Mungkin suatu saat kita bisa bertemu dengan kurapika" . Ucapku sedikit menghibur Gon.


Malam ini aku tidur sambil memeluk Gon, seperti nya Gon sangat tersipu. Dia menutupi wajah nya dengan selimut.


****


~ pagi hari ~


" hari ini kalian akan kembali ke kota ya ". Ucap bibi Mito.


" iya bi, kami sudah di sini selama satu Minggu kan ". Ucap Gon sambil menyantap sarapannya .


" padahal bibi masih sangat rindu dengan mu Gon". Ucap bibi Mito menampakan wajah yang sedikit sedih .

__ADS_1


" tahun depan kan aku akan pulang lagi bi". Ucap Gon.


" Gon, mau pulang jam berapa?" . Tanya ku .


" nanti siang ". ucap Gon.


Aku hanya mengangguk.


hari sudah siang. Aku dan Gon berpamitan pada bibi Mito dan nenek.


Kami menumpang perahu milik nelayan setempat.


Di atas perahu , aku lihat Gon masih saja murung.


Aku mendekati nya dan menepuk pundaknya .


" oi.. Sedang memikirkan apa?". Tanya ku .


" ah, tidak ada.. ". Ucap Gon sambil tersenyum.


setelah kami berlayar mengarungi lautan akhirnya kami sampai di kota .


Kami berjalan menuju halte bus .


Saat kami menunggu di halte bus, tiba tiba aku seperti melihat illumi (kakak pertama ku) di antara kerumunan orang orang yang berlalu lalang di seberang jalan.


bus pun tiba , aku yang masih melamun, segera di tarik oleh Gon masuk ke dalam bus.


" killua, kau melamun?". Tanya Gon.


" ah, tidak ... Aku hanya sedikit mengantuk". ucapku memberi alasan.


" dengar ya killua, aku tidak mau ada apapun yang di sembunyikan di antara kita, okay!!?". Ucap Gon .


" kenapa begitu? ". Aku tersenyum menyeringai dengan mata ku yang sedikit menyipit menatap ke arah Gon.


" ya.. Karena aku menyukai mu ". Jawab Gon polos .

__ADS_1


Aku segera meraih kepala nya dan ku letakkan di dadaku .


" coba kau dengarkan suara jantungku, setiap kali kau mengatakan , jika kau menyukai ku, jantung ku ini segera berdetak dengan sangat kencang , kau tau !". Ucapku .


Gon tertawa hingga membuat seluruh penumpang di bus memperhatikan kami .


Dan membuat Kami jadi merasa malu.


Akhirnya bus berhenti .


Aku dan Gon turun. Berjalan menuju kost an.


aku segera masuk dan merebahkan tubuh ku di atas tempat tidur .


Aku masih memikirkan tentang penglihatanku tadi,


Bagaimana jika suatu saat , illumi menemukan ku,


Bagaimana jika illumi tau , sekarang aku memiliki seorang teman. Bahkan teman yang sangat spesial .


Aku tidak bisa membahayakan Gon.


saat aku sedang tenggelam dalam lamunan ku.


" boo ". ucap Gon sambil mencoba mengejutkan Ku.


" kau ini kenapa .. ?". Tanya ku santai .


" kau tidak terkejut?" . Ucap Gon dengan ekspresi wajah heran.


" untuk seorang yang memiliki profesi seperti ku, harus selalu waspada, tidak boleh ada kata terkejut". Ucapku tanpa sadar.


" memang nya apa profesi mu , killua ? ". Tanya Gon penasaran.


" eh.. Hehe... Gon aku lapar , ayo cari makanan , atau camilan manis ". Ucapku mengalihkan perhatian.


" oh.. Aku baru ingat, bibi Mito memberikan bekal ini tadi, ayo kita lihat ".

__ADS_1


Kami membongkar tas Gon, dan membuka bungkusan pemberian bibi Mito .


__ADS_2