
Aku mengayunkan yoyo yang ku pegang secara perlahan .
Dan yoyo itu mengeluarkan listrik tegangan sedang.
Aku mengayunkan nya semakin kuat dan aku merasa tegangan listrik nya juga menjadi kuat.
Aku memainkan nya dengan berbagai mode dan gaya .
aku menghentikan permainan yoyo ku sejenak .
" yah... Yoyo ini luar biasa.... Apa tegangan listrik nya bisa untuk membunuh lawan? ". Tanya ku antusias .
" tentu... Semakin kuat kau mengayunkan nya semakin kuat pula tegangan listriknya, dan .. yoyo itu di buat dari benang khusus yang bisa memanjang sampai beberapa meter , benang nya juga sangat kuat jadi tidak perlu kawatir benang nya putus. ". Ucap ayah.
" apa aku boleh memilikinya yah ?". kata kata itu tiba tiba saja keluar dari mulutku .
Ayah nampak tersenyum mendengar kata kata ku .
" tentu saja kau boleh memiliki nya kill... Bahkan kau boleh mengambil beberapa senjata milik ayah ini , jika kau mau ". Ucap ayah .
" benar kah .. Waahh terima kasih ayah ". Ucap ku sambil tersenyum.
" kenapa kau tertarik dengan yoyo itu kill? ". Tanya ayah .
" emm.... entah kenapa .. Ketika melihat yoyo itu, aku langsung tertarik begitu saja yah". Jawabku SE kena nya.
" kau memang benar benar anak ku yang paling hebat kill , maka dari itu aku ingin kau menjadi pewaris keluarga ini". Ucap ayah sambil menepuk kepala ku dengan lembut.
Aku hanya diam.
Aku masih tetap pada pendirianku. Tidak ingin menjadi pewaris keluarga zoldyck.
setelah aku selesai menemui ayah, aku kembali ke kamar ku.
__ADS_1
aku melihat Gon yang sudah tertidur lelap di atas tempat tidur dengan wajah yang sangat manis.
Aku mendekat dan membelai wajah nya dengan lembut.
"aku janji, aku akan melindungi mu, dan tidak akan membiarkan siapapun menyakiti mu". Ucapku lalu mencium kening Gon .
Aku merebahkan tubuh ku dan memeluk Gon .
****
Pagi telah tiba ,
aku membuka mata dan melihat Gon masih tertidur di sampingku .
Aku membelai wajahnya dan merasa kan suhu Gon sedikit hangat.
" Gon... Kau demam". Ucapku .
" aku baik baik saja ". Ucap Gon dengan senyuman di wajahnya.
Aku segera menelpon gotoh dan mengatakan kondisi gon.
Gotoh selalu bisa di andalkan .
Dia pasti tau apa yang harus di lakukan.
tidak butuh waktu lama, gotoh segera mengetuk pintu kamar ku.
aku membuka pintu , mempersilahkan gotoh dan dokter sakura masuk , sakura adalah dokter di keluarga zoldyck, sudah sejak lama.
" cepat periksa Gon. Seperti nya dia demam". Ucapku datar .
" baik tuan muda". Ucap dokter sakura.
__ADS_1
" a-aku baik baik saja killua, kau tidak perlu sampai memanggil dokter segala ". Ucap Gon .
" kau diam saja bocah spiky, dan biarkan sakura memeriksa mu". Ucapku dengan sorot mata yang tegas.
sakura memeriksa Gon untuk beberapa saat .
Lalu memberikan beberapa obat pada Gon .
" tuan Gon hanya demam . Suhu nya 39°, minum obat ini setelah makan. Lalu anda akan baik baik saja tuan Gon". Ucap sakura.
" terimakasih dokter ". Ucap Gon dengan senyuman.
" jadi... Kenapa Gon bisa sampai demam? ". Tanya ku pada sakura
" tuan Gon hanya kelelahan saja , tuan muda killua tidak perlu khawatir ". Ucap sakura .
setelah selesai , gotoh dan sakura pamit.
"dengar apa kata sakura tadi Gon, kau itu kelelahan. Jadi mulai sekarang .. Jangan melakukan hal konyol yang akan membuat mu sakit". Ucapku sambil mengacak acak rambut spiky milik Gon.
" iya iya .. Tuan muda killua ". Ucap Gon sambil menjulurkan lidah nya .
" kau mengejekku ya ". aku mengelitiki Gon hingga membuatnya kegelian.
Tiba tiba pintu kamar ku di ketuk seseorang dari luar sana.
"siapa ?". Tanya ku sambil membuka pintu kamar .
Dan aku melihat illumi berdiri di depan kamar ku dengan membawa nampan berisi jus dan sup .
" aku dengar Gon sakit... Jadi aku membawakan ini untuk nya ". Ucap illumi dengan senyuman aneh nya .
" kau tidak perlu repot repot begitu ". Ucapku dengan tatapan mata yang dingin.
__ADS_1
Illumi masuk dan meletakan nampan di atas meja lalu duduk di sofa .
" hmm... Terimakasih illumi ". Ucap Gon polos.