
" emm... Bagaimana jika kita jalan jalan saja, ke kota x seperti nya menyenangkan". Ucapku berusaha menghibur Gon.
" memangnya ada apa di kota x ?". Jawab Gon antusias seperti biasa nya.
Ini lah yang membuat ku menyukai Gon,
kepolosan nya, ke antusiasan nya , dan selalu berfikir positif hingga ia lupa jika barusan ia bersedih.
" ada karnaval". Jawab ku membelai rambut spiky milik Gon.
mata Gon berbinar dan senyum lebar nampak jelas di mata nya .
" bisa kah kita pergi kesana ?". Tanya Gon dengan puppy eyes yang membuatku semakin gemas.
" huufftt ... Tentu saja bisa, jadi ... Jangan bersedih lagi ya". Ucapku mem- poke puncak hidung Gon .
****
~ sore hari ~
Aku dan Gon sudah siap untuk pergi ke kota x . untuk bersenang senang menyaksikan karnaval .
Saat aku berjalan menuju gerbang depan, illumi menghadangku .
" mau pergi kemana kill?" tanya illumi .
" bukan urusan mu ". Jawabku sambil terus berjalan melewati nya .
" ah dasar ... rasanya sakit hati sekali di perlakukan seperti ini oleh adik kecil kesayanganku ". Ucap illumi dengan senyum menyeringai .
" jangan mendramatisasi begitu ". Ucapku dengan wajah malas.
Aku dan Gon tetap berjalan meninggalkan illumi,
" killua ... Kamu tidak pamitan pada ayah dan ibumu? , kakek mu? Saudara saudara mu?". Ucap Gon .
" tidak perlu..., jika aku pamit, semua orang malah akan menganggap ku aneh ". Ucapku .
Melewati gerbang depan yang di sambut oleh penjaga gerbang .
__ADS_1
" tuan muda mau pergi ?". Tanya pak zaburo.
aku hanya mengangguk dan berlalu meninggalkan kediaman zoldyck.
aku tersenyum ketika melihat Gon bergelayut manja di lenganku .
" Gon .. kau tau, akhir akhir ini, aku merasa kau lebih manja dari biasanya ". Ucapku menggoda Gon yang nampak langsung ngeblush.
" hah.. Emm... Itu .. Anu .. ". Ucap Gon dengan wajah ngeblush dan salah tingkah .
aku tertawa melihat tingkah nya yang seperti itu.
****
Setelah perjalanan dengan kereta api beberapa saat, akhir nya kami sampai di kota x.
Jalanan sangat ramai dengan ornamen dan pernak pernik bercahaya .
Juga berbagai stand penjual makanan yang nampak sangat menggiur kan.
" wuaaahhh ... ". Ucap Gon dengan mata berbinar .
" Gon.. Kau mau makan apa ? Biar aku belikan ".ucapku .
" takoyaki isi gurita, seperti nya enak ". Ucap Gon.
" baiklah, aku akan beli kan sebentar . Dan kau... Tetap lah di sini, jangan kemana mana!". Ucapku .
" siap kapten ". Ucap Gon dengan tangan kanannya bersikap hormat.
Aku mengacak acak rambut spiky Gon, lalu berjalan ke stand penjual takoyaki .
saat aku menunggu takoyaki pesananku,
Ku lihat Gon nampak berbincang bincang dengan seseorang.
Dan kelihatannya Gon sangat bahagia,
Mereka berpelukan dan duduk bersama .
__ADS_1
Sebenarnya hati ku sangat panas dan cemburu, tapi.. Aku tidak boleh gegabah, aku harus mencari tau dulu, siapa bocah berambut pirang yang berbincang dengan Gon itu .
aku segera meninggalkan stand takoyaki dan berjalan menghampiri Gon dan si bocah pirang itu .
" Gon". Panggil ku .
" killua ... Kenalkan , ini kurapika , teman ku yang ada di pulau kosong waktu itu, Kurapika .. Kenal kan , ini killua , dia .. Teman spesial ku . ". Jelas Gon dengan wajah yang sedikit ngeblush ketika memperkenalkan ku sebagai teman spesial nya .
" ehm.. Salam kenal ". Ucap kurapika mengulur kan tangannya untuk berjabat tangan dengan ku .
Aku menerima jabat tangannya .
" killua , mana takoyaki nya ? " .ucap Gon .
" ahhh ... Iya ... Aku lupa , Karena melihat mu akrab dengan bocah pirang ini, aku jadi meninggalkan pesanan takoyaki nya ". Ucap ku .
" ah dasar killua .. Ya sudah .. Biar aku saja yang beli makanan dan minuman , killua duduk di sini dan mengobrol lah dengan kurapika ". Ucap Gon.
Lalu Gon berjalan meninggalkan ku dan bocah pirang ini.
" ehm... Jadi kau adalah teman Gon yang waktu itu ingin kami temui, tapi ternyata, desa mu kosong tidak berpenghuni ". Ucap ku .
seketika kurapika menatap ku dengan tajam.
Aku juga tidak mau kalah, aku membalas menatap dia dengan tajam.
" desa ku di serang kawanan perompak . Dan..... ". Kurapika menghentikan cerita nya .
" dan apa? Kenapa tidak di lanjutkan?". Tanya ku .
" aku tidak bisa bercerita pada orang asing ". Ucap kurapika .
" tidak mau cerita ya sudah ". Ucapku cuek .
Beberapa saat kemudian Gon datang dengan membawa beberapa makanan dan minuman .
Gon duduk di tengah tengah antara aku dan kurapika .
" apa yang kalian obrol kan? Kenapa aku merasa auranya serius sekali disini ". Ucap Gon sambil meminum minumannya .
__ADS_1