
" kenapa kau memakai baju ku, Gon?". Tanya ku .
" kau pergi lama sekali, jadi aku merindukan mu, dan ... Memakai pakaian mu ". ucap Gon sambil nyengir.
Aku mengacak acak rambut spiky milik Gon dengan gemas.
" killua , aku tidak mengerti dengan mu ". Ucap Gon .
" kenapa?". Tanya ku heran .
" kau adalah orang kaya, keluarga mu sangat menyayangi mu, apapun yang kau mau, tinggal bilang Saja, tapi kenapa kau memilih kabur ?". Tanya Gon sambil menatap ku .
" emm... Benar juga, jadi, bagaimana jika kita tinggal di sini saja ? Apa kau setuju?". Ucapku .
[ Gon ini sangat polos dan naif, meski aku sudah pernah mengatakan aku kabur dari rumah karena tidak mau menjadi pembunuh bayaran. tapi dia masih saja bertanya , dia pikir aku bercanda atau bagaimana . dasar polos ] ucapku dalam hati .
" jika kau tidak keberatan ". Ucap Gon pelan.
" tentu tidak keberatan, malah dengan senang hati , kau bisa menjadi pelayan pribadi ku ". Ucapku sambil tersenyum .
" eh ... Kenapa begitu". Ucap Gon bingung .
" yaaa... karena untuk tinggal di sini kan tidak gratis Gon, jadi... Ya... Kau bisa bekerja menjadi pelayan Ku". Ucapku menggoda Gon.
" ah, itu mudah saja . Aku setuju ". Ucap Gon .
****
~ Pagi hari~
" killua ... Bangun, sudah siang". Ucap Gon menggoyang goyangkan tubuhku .
" kita kan tidak harus bangun pagi untuk bekerja ". Ucapku masih memejamkan mata.
Tiba tiba pintu kamar ku di ketuk seseorang yang berada di luar.
" tuan muda, apa anda sudah bangun?". terdengar suara gotoh dari luar sana.
" hmmm.... Ya ". Ucapku .
" tuan besar menunggu anda, segeralah bersiap ".
" ya, aku mengerti ". Ucapku lalu duduk dan menatap Gon yang ada di sampingku .
nampaknya Gon sudah mandi dan sudah terlihat rapi.
__ADS_1
" mau kemana ? , se rapi itu ". Tanya ku menaikkan satu alis Ku.
" aku sudah terbiasa , bangun pagi, lalu mandi, lalu makan , ngomong ngomong, aku lapar, killua ". Ucap Gon dengan mata polos nya ..
" hehe, aku mandi dulu, lalu kita makan , okey ". Ucapku lalu bergegas mandi .
~~
setelah selesai makan aku menyuruh Gon kembali ke kamar ku, karena setelah makan , aku akan menemui ayah , entah apa yang akan di bicarakan padaku.
Dan aku tidak mau sampai Gon bertemu dengan ibu, milluki, illumi, atau siapapun di rumah ini , mungkin saja mereka akan merencana kan hal buruk pada Gon.
" aku bosan jika di kamar saja, aku mau jalan jalan ". Ucap Gon manja dengan memasang puppy eyes .
Yang tentu saja tidak bisa aku tolak .
aku menghela nafas .
" baiklah, tapi ... Gotoh akan menemani mu ". Ucapku .
Gon nyengir .
" gotoh, jaga Gon , jangan biarkan hal buruk terjadi pada nya selama aku pergi ". Ucapku .
" baik tuan muda ". Ucap gotoh .
" kill, seperti yang kau tau, yang bisa menjadi pewaris keluarga zoldyck hanya lah kau ". Ucap kakek zeno.
" aku juga sudah bilang berpuluh puluh kali, aku tidak berminat , suruh saja illumi atau milluki , mereka lebih terobsesi ada di posisi itu ". Ucapku .
" kill...." suara ibu memanggilku dengan lembut .
Tumben, lembut, tidak kasar seperti biasanya.
__ADS_1
" kami memiliki beberapa alasan, kenapa Kami memilihmu kill ". Ucap ayah.
Saat ayah yang bicara, aku diam.
" kami minta maaf, jika selama ini menyiksa mu dengan latihan berat, menempatkanmu dalam bahaya. Tapi kau bisa melewati itu semua, itu bukti bahwa kau pantas menjadi pewaris keluarga ini ". Ucap ayah datar.
Aku masih diam . Dan rasanya ingin sekali berteriak lalu pergi dari ruangan menyebalkan itu.
" aku memiliki kehidupan yang lebih berwarna setelah bersama Gon. Aku tidak mau membunuh atau semacamnya . Aku hanya ingin hidup seperti orang biasa saja ". Ucapku.
Semua orang di ruangan itu tampak biasa saja mendengar penuturanku.
Tapi , entah kenapa aku merasa mereka menyembunyikan sesuatu.
" baiklah jika itu mau mu kill, kami tidak akan memaksa lagi ". Ucap illumi .
" ya.. Mau bagaimana lagi ". Ucap kakek zeno .
" baiklah, jika keputusan mu tidak bisa di rubah untuk saat ini, tapi.. jika kau berubah pikiran dan mau menerima posisi ini, kami akan selalu terbuka untuk menerimanya". Ucap ayah..
Aku hanya mengangguk .
__ADS_1
