Kau Matahari Ku

Kau Matahari Ku
perjalanan menuju pulau paus


__ADS_3

Hari sudah semakin sore,


Waktu nya toko kue pak wing tutup.


Lagi pula persediaan kue nya juga sudah hampir habis, tinggal beberapa potong saja.


" killua, Gon, bawalah kue ini untuk kalian ". Ucap pak wing menyodorkan satu kotak berisi kue di dalam nya.


" arigatou pak wing ". Ucap aku dan Gon bersamaan.


" dan, besok saat kalian pergi ke pulau paus, hati hati ya ". Ucap pak wing lagi .


" baik pak wing ". Jawab aku dan Gon bersamaan lagi .


" kalian ini... Kompak sekali " . Pak wing tersenyum kemudian mengusap kepala kami berdua .


*******


~Sampai di kost ~


 Gon segera mandi , sementara aku memakan kue pemberian pak wing .


beberapa saat kemudian Gon keluar dari kamar mandi dan memakai piyama tidur nya.


" killua, apa kamu tidak merindukan keluarga mu ?". Tanya Gon tiba tiba .


aku menatap ke arah Gon, lalu tertawa .


" hahahahahaaha, aku tidak akan pernah merindukan mereka Gon ". Jawab ku dengan masih sedikit tertawa.


" kenapa? apa kamu di marahin? Atau di pukul? ".tanya Gon polos .


" sudah lah ... Jangan bahas keluarga ku saat ini. mungkin.. Suatu saat aku akan menceritakan nya padamu". Ucapku dengan mode serius.

__ADS_1


" janji ya .. ". Ucap Gon sambil menautkan jari kelingkingnya di jari kelingkingku .


Aku hanya mengangguk.


" Gon, jam berapa besok pergi? Kau tidak siap siap?". tanya ku .


" siap siap? Aku hanya perlu tidur. Dan membawa uang untuk besok. Di pulau paus kan sudah ada banyak pakaian ku. Untuk apa aku membawanya di perjalanan ". Jelas Gon.


Lalu kami pergi tidur bersama sama.


Aku menghadap Gon, dan Gon memunggungi ku.


Tapi tiba tiba Gon menghadap ke arahku.


kami saling berpandangan. Lalu ngeblush bersama sama .


****


~ Pagi telah tiba ~


Di dalam bus, Gon tersenyum riang gembira.


Aku terus memandang wajah Gon dan tiba tiba Gon menyadari nya .


" killua, kenapa kau memandangi ku terus dari tadi?" ucap Gon.


" eh... Itu.. Emm.. ". Aku menjawab dengan gelagapan karena gugup .


" kau menyukai ku ya". goda Gon.


aku hanya diam dan berusaha menyembunyikan wajahku yang sedang sangat merah seperti tomat ini.


Bus pun berhenti,

__ADS_1


Aku rasa ini pemberhentian terakhir.


" Gon, apa kita sudah sampai?" . Tanya ku sambil turun dari bus .


" hehe , belum killua, kita masih perlu menaiki perahu , agar bisa sampai di pulau paus". Ucap Gon dengam menggandeng tanganku dan berlari menuju sebuah perahu.


" paman, boleh kami ikut perahu paman ke pulau paus?". Ucap Gon pada seseorang yang sedang berada di atas sebuah kapal.


" tentu " . Jawab paman itu dengan senyum ramah.


Kami segera menaiki perahu itu,


Beberapa saat kemudian perahu mulai berlayar.


Lagi lagi aku menatap Gon,


Entah kenapa aku senang sekali menatapnya.


Gon tersenyum memandang hamparan air laut yang ada di depan kami .


" killua lihat .. Pulau paus ada di depan ". Ucap Gon sambil menunjuk ke arah depan.


aku segera bangkit dan melihat ke arah yang di tunjuk Gon.


Pulau yang lumayan kecil. Dengan tumbuhan yang subur di dalamnya , dan di sekitarnya .


Perahu mulai menepi.


Kami mengucapkan terima kasih pada paman pemilik perahu, lalu turun dari perahu .


Gon menggandeng tanganku dan menunjukan beberapa hal mengenai pulau paus.


" gon, apa rumah mu masih jauh? ". Tanya ku.

__ADS_1


" sebentar lagi sampai, lihat di balik pohon besar itu rumah ku". Ucap Gon


__ADS_2