
" jadi... Ada perlu apa kau datang kemari , illu ?". Tanya ku menatap kakak pertama ku itu.
" santai kill... Aku tidak punya maksud jahat, aku hanya ingin lebih dekat dengan mu dan Gon saja". Ucap illumi sambil tersenyum menyeringai .
Gon nampak mengambil jus yang di bawa illumi lalu hendak meminumnya .
" tunggu Gon.... ! " . aku segera mengambil gelas jus dari tangan Gon dan melihat ke arah illumi dengan mata menyipit.
" hahahaha ... Astaga , kill.... Kau ini kenapa?" . ucap illumi sambil tertawa .
[ jika dalam jus ini ada racun nya , lalu aku meminumnya, itu tidak akan berpengaruh apa apa padaku karena aku sudah di latih dengan berbagai jenis racun sejak kecil. Tapi.... Jika Gon yang meminumnya ... Aku tidak tau apa Yang akan terjadi ]
Aku meneguk jus itu hingga habis.
" killua .... Itu kan jus untuk ku ". Ucap Gon .
" hehe maaf Gon, nanti aku buat kan lagi ". Ucap ku dengan senyuman .
illumi tampak tersenyum melihat tingkah ku .
Lalu beranjak dari duduk nya. Berjalan perlahan menuju pintu .
" sebenar nya aku masih ingin menghabis kan waktu dengan kalian , tapi sayang nya aku masih banyak urusan". Ucap illumi .
" cepat sembuh ya ... Gon ". Ucap illumi lagi, lalu dia pergi.
" eh.. Iya .. Arigatou ". ucap Gon sambil mengangguk.
aku segera menutup pintu kamar ku dan mengunci nya .
" dasar menyebalkan ". ucapku pelan.
" killua, ku lihat, illumi adalah orang yang baik. Kenapa seolah olah kau terlihat tidak menyukai nya? ". Ucap Gon.
" huufftt.. Manusia seperti kakak ku itu, jika berbuat baik pada seseorang, pasti punya tujuan tertentu , bukan murni karena dia orang baik, dia itu sebenernya licik". Ucapku .
Gon hanya mengangguk dan memasang muka polos nya .
" mau makan apa pagi ini?" . Ucapku .
" emmm... Apa saja". Jawab Gon.
aku segera mengambil ponsel di atas meja dan menelpon gotoh untuk menyiapkan sarapan untuk aku dan Gon.
" killua, kenapa tidak makan bersama saja dengan keluarga mu?". Ucap Gon dengan wajahnya yang menunduk .
aku menatap Gon .
__ADS_1
" kamu mau makan bersama dengan keluarga ku?". Tanya ku .
" tentu, kenapa tidak? ". ucap Gon polos .
" kau tau apa profesi dari keluarga ku, dan kau masih ingin makan bersama dengan mereka?". Ucap ku .
" m-mereka pembunuh bayaran Dan ...tidak mungkin membunuh orang secara random kan ". Ucap Gon.
Aku tertawa melihat kepolosan Gon.
" baiklah jika kau ingin makan bersama keluarga ku , ayo segera mandi dan mari kita makan bersama keluarga zoldyck ". Ucapku menyeringai .
Aku mengambil ponsel ku dan menelpon gotoh
" gotoh, katakan pada semua anggota keluarga, aku ingin sarapan dengan mereka di ruang makan ". Ucapku lalu menutup telpon .
Aku dan Gon berjalan menuju ruang makan.
Di sana semua anggota keluarga sudah duduk dengan rapi, termasuk ayah dan kakek.
" ini permintaan Gon yah, dan tentu saja aku tidak bisa menolak nya ". Ucapku .
aku menarik kursi agar Gon bisa duduk di sana.
Dan aku duduk di sebelah Gon.
Semua mata memandang Gon dengan tatapan intimidasi .
" se-spesial apa Gon bagi mu kill, jangan sampai seperti pacar pacar mu yang kemarin ya.. ?" . Tanya ibu sambil terkikih.
__ADS_1
" ah... Ibu.. Gon itu sangat berharga di mata killua.. Jadi , sebaiknya kita tidak macam macam dengan nya , bukan kah begitu, kill ? Hihihihi ". Ucap illumi di selingi tawa nya yang menyebalkan .
" ibu tidak perlu tau, yang jelas, aku menyayangi Gon dan akan melindungi nya, jadi ... Aku peringatkan untuk kalian, jangan macam macam dengan nya ". Ucap ku dengan tatapan mata yang tajam dan tegas.
" bagaimana jika aku bermain dengan Gon sebentar saja kak?". Ucap kalluto dengan tatapan cemburu nya .
sementara illumi hanya tersenyum menyeringai .
" ayolah, ini masih terlalu pagi untuk pembahasan berat seperti ini, kita makan lah dulu sampai kenyang. Baru setelah itu... Bahas apapun itu ". Ucap milluki .
" aku tegas kan sekali lagi pada kalian, aku kembali ke rumah ini, itu karena permintaan dari Gon. jadi jangan sampai kalian macam macam dengan nya .. ". ucapku dengan tegas.
Gotoh, tsubone, amane, canari, dan para pelayan lain datang membawa makanan dan melayani kami dengan sangat baik.
" kami tau kill, ayo makan dulu. " . Ucap ayah santai .
Lalu Kami makan dalam diam, hanya terdengar suara sendok dan garpu saja,
Hawa dingin menyelimuti acara makan yang seharusnya hangat seperti keluarga Gon waktu itu.
aku melirik Gon yang dari tadi hanya diam dan seperti nya merasa tidak nyaman.
" kamu kenapa Gon? " . Tanya ku .
__ADS_1
" aku baik baik saja ". Ucap Gon dengan senyum yang sedikit di paksa .