Kau Matahari Ku

Kau Matahari Ku
tawaran illumi


__ADS_3

" jadi.. bagaimana kill, apa kau menerima tawaranku untuk membantu membalaskan dendam mu?". Ucap illumi dengan seringai di wajahnya .


" apa yang kau ingin kan, kenapa mau membantu ku ? ". Tanya ku dengan mode serius.


" ah.. Bisa di tebak ya, ". Ucap illumi .


kurapika hanya menyimak pembicaraan ku dan illumi.


" cepat kata kan !". ucapku semakin kesal.


tiba tiba dokter datang dan mengatakan bahwa Gon siuman , Dan mencari ku.


Aku tersenyum bahagia dan segera berlari menuju ruangan Gon tanpa memperdulikan apapun.


Ku buka pintu ruangan itu dan mata ku langsung menuju ke arah Gon berbaring .


" killua ". Panggil Gon, dengan senyuman hangat di wajahnya .


Aku segera memeluk Gon dengan hati yang sangat bahagia .


" jangan banyak bergerak, kau baru saja sadar ". Ucapku .


" aku sudah lebih baik ". Ucap Gon polos.


" maafkan aku Gon ". Ucap kurapika dari belakang .


" ah ... Tidak apa apa , kecelakaan bisa saja terjadi kan ". Ucap Gon polos .


" kakak nya killua ". Ucap Gon saat melihat illumi masuk ke dalam ruangan.


" hai Gon, bagaimana kabarmu ". Ucap illumi dengan wajah datar.


" aku baik ". Ucap Gon tersenyum.


" jadi bagaimana kill .. Tentang tawaran ku tadi ". Ucap illumi .


" terserah kau saja. Lakukan apa yang kau inginkan, aku tidak perduli, asal kan jangan sentuh Gon ku ". Ucapku masih memeluk Gon.


Illumi berlalu pergi dari ruangan .


" tadi itu kakakmu, kill? " tanya kurapika .

__ADS_1


aku mengangguk.


kurapika diam sejenak , dan tampak memikirkan sesuatu.


*****


" aku sudah lebih baik killua, kamu tidak perlu menyuapi ku seperti bayi ". Ucap Gon dengan tawa nya .


" kamu tidak senang, aku menyuapi mu ?". Ucapku pura pura merajuk .


" bukan begitu... aku suka di suapi killua ". Ucap Gon.


Kurapika masuk ke dalam ruangan .


" killua, mungkin sebaiknya kau tetap di sini menjaga Gon, aku akan pergi dengan illumi ". Ucap kurapika.


aku sedikit terkejut mendengar kata kata kurapika barusan.


" kenapa kau ingin pergi dengan illumi?". Ucapku .


" aku lihat illumi orang yang cukup hebat. Di lihat dari auranya dan tatapan mata nya, aku rasa dia bisa di andalkan". Ucap kurapika .


Ku lihat kurapika sedikit terkejut mendengar kata kata Gon barusan.


" apa nama mu killua zoldyck?". Tanya kurapika .


" benar ". Jawab ku singkat.


" pantas saja kau memiliki kecerdasan dan strategi yang bagus saat misi kita di pameran kemarin. rupa nya kau anak zoldyck ". Ucap kurapika .


" jadi bagaimana ?". Tanya ku .


" aku akan menghubungi illumi, dan meminta bantuannya . Siapa tau dia tertarik bekerja sama denganku ". Ucap kurapika.


" illumi bersedia bekerja sama dengan mu, jika itu juga menguntungkan untuk nya ". Jelasku.


" apa salahnya mencoba , ya kan". Ucap kurapika .


Setelah berunding akhirnya di putuskan jika kurapika akan mencari tau tentang kelompok laba laba dengan illumi.


sementara aku akan menjaga Gon, dan memastikan agar Gon sembuh total.

__ADS_1


******


" killua, harusnya kau bisa berpetualang membantu kurapika, bukannya terjebak disini bersama ku". Ucap Gon.


" kau ini bicara apa , bocah payah ... setelah semua yang terjadi, aku tidak mungkin meninggalkan mu ". Ucapku sambil mengacak acak rambut spiky milik Gon.


" trimakasih sudah mau menjaga ku". Ucap Gon .


" kau kan matahari ku , sudah seharusnya aku melindungi dan menjaga mu ". ucapku dengan senyum di wajahku .


wajah Gon seketika menjadi tersipu .


" hei, apa yang kulihat di wajahmu itu? Merah seperti tomat, atau kepiting rebus? atau buah ceri?". Aku menggoda Gon.


" killua ... ". Teriak Gon dengan wajah yang semakin merah.


****


Hari ini Gon di ijin kan pulang ,


Kami berkemas kemas siap meninggalkan rumah sakit.


Kami menaiki bus menuju ke gunung kukuro .


sepanjang perjalanan , Gon tampak diam dan lesu .


" kau baik baik saja Gon? " tanya ku .


" kita mau kemana?". Tanya Gon.


" tentu saja pulang ke rumah Ku ". Jawabku.


Gon diam saja dan seperti sedang melamun.


" kenapa Gon, kau tidak suka tinggal di rumah ku?". Ucapku .


" bukan begitu .... Hanya saja, aku akan menjadi beban mu ". Ucap Gon dengan wajah yang menunduk .


" ayolah... Kau bukan beban, Kau matahari ku ". aku tersenyum dan menangkup wajah Gon .


setelah beberapa saat, bus berhenti dan kami pun sampai di gunung kukuro .

__ADS_1


__ADS_2