
Aku dan kurapika masih dalam mode mata tajam .
" kurapika ... waktu itu, aku dan killua berkunjung ke pulau mu, tapi pulau nya kosong , sebenarnya apa yang terjadi? " tanya Gon .
kurapika mulai bercerita tentang nasib penduduk di desa nya yang di culik perompak .
Hanya kurapika yang berhasil kabur dari perompak itu , karena dia melompat ke laut dan berenang semalaman terhuyung huyung ombak . Dan mendarat di sebuah pulau .
tapi sayang, adik nya masih menjadi tawanan perompak itu.
" waktu itu aku sempat mendengar , penduduk desa akan di jadikan budak di sebuah tempat perakitan senjata api ". Ucap kurapika dengan mata yang sendu .
" lalu, apa yang akan kau lakukan sekarang ?" . Tanya ku.
" aku masih mencari informasi tentang kelompok perompak itu ". Ucap kurapika .
" aku akan membantu mu, kurapika ". Ucap Gon dengan senyuman di wajahnya .
kurapika menatap Gon
" ini berbahaya Gon, aku tidak ingin terjadi hal yang buruk pada mu ". Ucap kurapika membelai wajah Gon , yang tentu saja itu membuat ku sangat cemburu.
" kan ada killua yang akan melindungi ku ". Ucap Gon.
Kata kata Gon barusan membuatku ngeblush dan juga bahagia .
Aku mengangguk .
Tapi kurapika masih saja bersikeras tidak mau melibatkan aku dan Gon .
Gon terus memaksa kurapika agar di ijinkan ikut dalam misi ini,
" jika kau menyelesaikan misi ini sendirian, butuh waktu yang sangat lama, pikirkan lagi tentang keselamatan adik dan warga desa mu ". Ucap ku dengan tegas pada bocah pirang sahabat Gon itu .
Kurapika menatap ku .
" aku tidak ingin membawa kalian dalam bahaya, kalian ini mengerti tidak !!! ". Ucap kurapika sedikit berteriak hingga membuat orang orang menatap ke arah kami .
Aku dan Gon tersenyum malu ke arah orang orang .
" kita adalah sahabat, aku juga tidak mungkin membiarkan mu dalam bahaya, kurapika ". Ucap Gon lembut.
" 3 orang lebih baik dari pada 1. Kita bisa menyusun rencana yang matang . Dan pencarian markas perompak itu akan lebih cepat". ucapku .
__ADS_1
setelah beberapa lama bernegosiasi akhirnya kurapika mengijinkan aku dan Gon untuk membantu nya .
malam semakin larut, pesta karnaval semakin ramai, kembang api di nyalakan dan menambah kemeriahan .
Gon terlelap dan bersandar di bahu ku .
Aku memeluk Gon dengan erat .
" Gon tertidur ". Ucap kurapika pada ku .
" ehmm. . seperti nya kita harus mencari penginapan di dekat sini ". Ucapku.
" aku akan mencari penginapan , kau di sini saja menjaga Gon". Ucap kurapika .
Aku mengangguk lalu kurapika beranjak dari duduk nya.
Beberapa saat kemudian kurapika kembali ke tempat aku dan Gon duduk .
" aku sudah dapat penginapannya , ada di bangunan sebelah sana ". ucap kurapika menunjuk sebuah bangunan yang lumayan dekat dari tempat kami duduk.
aku menggendong Gon yang masih tertidur .
" dasar bocah spiky ini, saat tidur, sudah seperti orang mati saja ". Ucap kurapika sambil tersenyum.
" seberapa dekat hubungan mu dengan Gon?". tanya Ku penasaran.
" Gon sudah aku anggap seperti adik ku sendiri ". Ucap kurapika .
Kami sampai di penginapan, setelah melakukan beberapa registrasi , kami masuk ke dalam kamar kami .
Satu kamar dengan 2 tempat tidur .
aku meletakkan Gon di atas tempat tidur .
" istirahatlah kurapika, besok kita harus memulai misi kita ". Ucapku .
Kurapika mengangguk dan merebahkan tubuhnya dan memejamkan mata nya .
Aku pun merebahkan tubuh ku di samping Gon . Dan memeluk Gon .
*****
Pagi telah tiba,
__ADS_1
Aku membuka mata dan ku lihat Gon masih berada di pelukan Ku.
Ku lirik tempat tidur kurapika, tampak nya dia sudah bangun lebih dulu.
Aku bergerak dengan perlahan agar tidak membangunkan Gon.
" killua ... ". Panggil Gon.
" hmm... ".
Gon membuka mata dan bangun.
" dimana kurapika ". Tanya Gon.
" aku tidak tau ". Ucapku sedikit cemberut.
" killua.. Kenapa cemberut? ". Ucap Gon polos .
" kau ini, kenapa polos sekali sih, aku cemburu tau !". Ucapku .
Gon malah tertawa .
" aku dan kurapika hanya sahabat. Aku menganggap dia sudah seperti kakak ku . Bukan kan aku sudah pernah menjelaskan ini pada mu sebelumnya ". jelas Gon.
" ya...tetap saja , aku merasa cemburu ". Jawab ku dengan bibir yang mengerucut .
Gon memelukku .
" orang yang spesial di hati ku itu, hanya kamu, killua ". Ucap Gon dengan senyuman hangat dan tulus di wajahnya .
wajahku tersipu malu,
" ehm... Ehm... ".
Kurapika masuk ke dalam kamar dan berdehem ketika membuka pintu .
Seketika , aku dan Gon membenar kan sikap kami .
" teruskan saja pelukannya , anggap saja aku ini tidak ada ". Ucap kurapika .
aku tersenyum sambil menggaruk kepalaku yang tidak gatal.
Dan Gon hanya tersenyum polos seperti biasanya .
__ADS_1