Kau Matahari Ku

Kau Matahari Ku
tertembak


__ADS_3

" aaarrrgghhhh ". Aku berteriak dengan kencang lalu mengerahkan seluruh tenaga ku menyerang uvogin dengan yoyo ku , menggunakan kemampuan Godspeed milikku yang telah maksimal , aku masih berusaha mengikat uvogin dengan tali yoyo ku , setelah itu menusukkan belati di jantung nya.


Pertarungan Illumi juga tampak semakin memanas .


Terlihat illumi diam , kakak pertama ku itu juga memiliki kemampuan yang hebat.


Feitan menyerang , dan menembakan senjata berkali kali pada illumi,


tapi illumi selalu saja berhasil menghindar .


illumi terus fokus menatap feitan.


Seperti nya illumi menggunakan teknik manipulasi nya .


Dia akan terus berfokus pada lawan, dan saat pandangan lawan sudah terkunci , illumi akan dengan mudah mengendalikan lawan , lalu membunuh nya .


Illumi juga pernah menggunakan teknik manipulatif ini pada ku , dulu saat melatihku bertarung saat aku masih kecil .


Saat Uvogin sedikit lengah .


Aku segera melancarkan aksi ku.


Meski tidak mudah melawan uvogin yang menggunakan senjata api, berkali kali dia menembakku . Dan beberapa kali juga aku mendapatkan sebuah pukulan .


Ku ikat dia dengan tali yoyo ku, dan mengalirkan sengatan listrik tegangan tinggi .


Terlihat uvogin berteriak .


" maaf ya ". Ucapku sambil menancapkan belati di jantung uvogin .


satu lagi lawan yang sudah berhasil di tumbangkan .


Aku membantu kurapika melawan shalnark dan chrollo


Tampak shalnark menggunakan berbagai macam senjata api langka , seperti nya itu senjata api hasil rakitan mereka .


Shalnark sulit di dekati, seperti nya dia tipe petarung jarak jauh .


ku lihat chrollo hanya diam berpasrah dengan rantai yang masih mengikat tubuh nya .


Kurapika terus berusaha menyerang shalnark hingga hampir kehabisan tenaga .


illumi datang dan membantu ku dan kurapika .


" illu, apa lawan mu sudah tewas?" tanya ku .


" hmm... Aku menggunakan teknik manipulatif, dan mengontrol otak nya . Jadi.. Aku bisa dengan mudah membunuhnya ". Ucap illumi.

__ADS_1


Aku mengangguk .


Kami mengepung shalnark dari berbagai sisi .


aku sedikit mendekati shalnark dengan Godspeed ku .


Lalu pergi menjauh lagi, dan mendekat lagi .


tujuannya agar fokus nya terpecah .


Hingga illumi bisa mengarahkan jarum beracun nya pada shalnark .


kurapika tidak mau kalah , dia juga mendekati shalnark yang seperti nya sedikit lengah , memukul nya dan melempar semua persenjataan milik shalnark .


kurapika dengan sisa tenaga nya terus memukul shalnark hingga shalnark tidak bernyawa lagi .


Setelah itu , aku, kurapika dan illumi , berdiri mengelilingi chrollo yang masih mematung dengan keadaan di rantai .


" mau kita apakan dia?". Ucapku .


" entahlah ". Ucap kurapika .


Lalu penduduk desa yang tadi berada di sana dan menyelamatkan noriko yang terkena tembakan , memanggil kurapika


" kurapika, noriko sudah sadar , cepat kemari ". Ucap nya .


[ target ku sudah di depan mata, setelah membunuhnya , misi ku selesai , dan aku bisa segera kembali ke gunung kukuro bertemu dengan Gon ku ]


Aku mengambil pistol yang di tinggal kan shalnark yang sudah mati .


" maaf ya, misi ku adalah membunuhmu ". Ucapku .


lalu aku mengarahkan pistol itu ke arah chrollo yang sama sekali tidak berdaya, jiwa nya seperti sudah tercabut sebelum aku menembak nya . Mata nya kosong seakan tidak ada lagi kehidupan di sana .


Mungkin karena dia melihat bagaimana rekan rekan nya terbunuh, jadi jiwa nya secara otomatis ikut terbunuh .


Sedikit ironis memang , tapi mau bagaimana lagi, tugas ku sekarang tinggal membunuh nya saja .


karena ini adalah pistol rakitan yang dibuat kelompok laba laba , jadi ... Pasti bukan pistol biasa .


Tanpa ragu aku menembak chrollo dan dia pun seketika itu juga mati di tempat tanpa mengatakan apapun.


" dasar pembunuh berdarah dingin ". Ucap illumi dengan senyum di wajahnya , dan tangannya bergerak mengusap rambutku .


******


Setelah kejadian di pulau terpencil itu, para penduduk desa kembali ke pulau mereka yang sudah berbulan bulan di biar kan kosong .

__ADS_1


setelah mengantar kurapika dan penduduk desa kembali ke pulau .


Aku dan illumi berpamitan untuk kembali ke gunung kukuro .


" terimakasih killua , illumi, kalian sudah membantu ku menyelamatkan adik dan penduduk desa ini ". ucap kurapika .


" ini hanya kebetulan , karena target dari misi ku adalah musuh mu juga kan ". Ucap ku .


" biar pun begitu, aku tetap berterima kasih pada kalian". Ucap kurapika .


" sebaiknya setelah ini, kau mengajari penduduk desa , kemampuan bela diri ". ucap illumi yang berlalu berjalan menuju perahu yang sudah menunggu kami di tepi pantai .


kurapika mengangguk .


aku berlari menyusul illumi dan melambaikan tangan ku pada kurapika .


kami berdua menaiki perahu yang semakin menjauh dari pulau tempat tinggal kurapika .


laut saat ini tampak tenang .


" apa yang akan kau lakukan setelah ini kill? ". Tanya illumi.


" aku akan hidup normal dengan gon ". ucapku menatap hamparan lautan di depan ku .


" tidak tertarik menjadi pewaris keluarga ? ". Ucap illumi .


" kenapa bukan kau saja , kau memiliki potensi yang lebih dari pada aku, kemampuan mu saat bertarung juga tidak di ragukan lagi ". Ucapku .


" aku dan yang lain tidak bisa menjadi pewaris kill , itu sudah ada di buku besar keluarga zoldyck, hanya kau yang bisa ". Ucap illumi .


Kata kata nya membuatku sedikit penasaran.


" apa maksutmu, hanya aku?". Ucap ku .


illumi menatapku dengan intens dan mendekatkan wajah nya , aku merasa sedikit risih dengan itu .


Aku berusaha menghindar .


" kau tau, kau memiliki daya tarik yang tidak di miliki anggota keluarga yang lain, bahkan seluruh manusia di muka bumi ini pun, tidak memiliki nya , kau juga pasti tau, kami semua, anggota keluarga zoldyck, sangat mencintai mu ". Ucap illumi dengan nada yang sangat serius .


Aku diam . Apa mungkin yang di katakan illumi ini benar ? Pantas saja , saat pertama kali berjumpa dengan Gon, dia langsung menyukai ku. Apa karena aura ini?


Aku terus diam .


" jadi ... Aku harap kamu bisa menjadi pewaris keluarga zoldyck dan mari kita menjalankan bisnis keluarga ini bersama sama ". Ucap illumi menggenggam tanganku .


" eh .. Emm.. ". Aku sedikit melamun .

__ADS_1


__ADS_2