
" aaarrrgghhhh ". Aku berteriak dengan kencang lalu mengerahkan seluruh tenaga ku menyerang uvogin dengan yoyo ku , menggunakan kemampuan Godspeed milikku yang telah maksimal , aku masih berusaha mengikat uvogin dengan tali yoyo ku , setelah itu menusukkan belati di jantung nya.
Pertarungan Illumi juga tampak semakin memanas .
Terlihat illumi diam , kakak pertama ku itu juga memiliki kemampuan yang hebat.
Feitan menyerang , dan menembakan senjata berkali kali pada illumi,
tapi illumi selalu saja berhasil menghindar .
illumi terus fokus menatap feitan.
Seperti nya illumi menggunakan teknik manipulasi nya .
Dia akan terus berfokus pada lawan, dan saat pandangan lawan sudah terkunci , illumi akan dengan mudah mengendalikan lawan , lalu membunuh nya .
Illumi juga pernah menggunakan teknik manipulatif ini pada ku , dulu saat melatihku bertarung saat aku masih kecil .
Saat Uvogin sedikit lengah .
Aku segera melancarkan aksi ku.
Meski tidak mudah melawan uvogin yang menggunakan senjata api, berkali kali dia menembakku . Dan beberapa kali juga aku mendapatkan sebuah pukulan .
Ku ikat dia dengan tali yoyo ku, dan mengalirkan sengatan listrik tegangan tinggi .
Terlihat uvogin berteriak .
" maaf ya ". Ucapku sambil menancapkan belati di jantung uvogin .
satu lagi lawan yang sudah berhasil di tumbangkan .
Aku membantu kurapika melawan shalnark dan chrollo
Tampak shalnark menggunakan berbagai macam senjata api langka , seperti nya itu senjata api hasil rakitan mereka .
Shalnark sulit di dekati, seperti nya dia tipe petarung jarak jauh .
ku lihat chrollo hanya diam berpasrah dengan rantai yang masih mengikat tubuh nya .
Kurapika terus berusaha menyerang shalnark hingga hampir kehabisan tenaga .
illumi datang dan membantu ku dan kurapika .
" illu, apa lawan mu sudah tewas?" tanya ku .
" hmm... Aku menggunakan teknik manipulatif, dan mengontrol otak nya . Jadi.. Aku bisa dengan mudah membunuhnya ". Ucap illumi.
__ADS_1
Aku mengangguk .
Kami mengepung shalnark dari berbagai sisi .
aku sedikit mendekati shalnark dengan Godspeed ku .
Lalu pergi menjauh lagi, dan mendekat lagi .
tujuannya agar fokus nya terpecah .
Hingga illumi bisa mengarahkan jarum beracun nya pada shalnark .
kurapika tidak mau kalah , dia juga mendekati shalnark yang seperti nya sedikit lengah , memukul nya dan melempar semua persenjataan milik shalnark .
kurapika dengan sisa tenaga nya terus memukul shalnark hingga shalnark tidak bernyawa lagi .
Setelah itu , aku, kurapika dan illumi , berdiri mengelilingi chrollo yang masih mematung dengan keadaan di rantai .
" mau kita apakan dia?". Ucapku .
" entahlah ". Ucap kurapika .
Lalu penduduk desa yang tadi berada di sana dan menyelamatkan noriko yang terkena tembakan , memanggil kurapika
" kurapika, noriko sudah sadar , cepat kemari ". Ucap nya .
[ target ku sudah di depan mata, setelah membunuhnya , misi ku selesai , dan aku bisa segera kembali ke gunung kukuro bertemu dengan Gon ku ]
Aku mengambil pistol yang di tinggal kan shalnark yang sudah mati .
" maaf ya, misi ku adalah membunuhmu ". Ucapku .
lalu aku mengarahkan pistol itu ke arah chrollo yang sama sekali tidak berdaya, jiwa nya seperti sudah tercabut sebelum aku menembak nya . Mata nya kosong seakan tidak ada lagi kehidupan di sana .
Mungkin karena dia melihat bagaimana rekan rekan nya terbunuh, jadi jiwa nya secara otomatis ikut terbunuh .
Sedikit ironis memang , tapi mau bagaimana lagi, tugas ku sekarang tinggal membunuh nya saja .
karena ini adalah pistol rakitan yang dibuat kelompok laba laba , jadi ... Pasti bukan pistol biasa .
Tanpa ragu aku menembak chrollo dan dia pun seketika itu juga mati di tempat tanpa mengatakan apapun.
" dasar pembunuh berdarah dingin ". Ucap illumi dengan senyum di wajahnya , dan tangannya bergerak mengusap rambutku .
******
Setelah kejadian di pulau terpencil itu, para penduduk desa kembali ke pulau mereka yang sudah berbulan bulan di biar kan kosong .
__ADS_1
setelah mengantar kurapika dan penduduk desa kembali ke pulau .
Aku dan illumi berpamitan untuk kembali ke gunung kukuro .
" terimakasih killua , illumi, kalian sudah membantu ku menyelamatkan adik dan penduduk desa ini ". ucap kurapika .
" ini hanya kebetulan , karena target dari misi ku adalah musuh mu juga kan ". Ucap ku .
" biar pun begitu, aku tetap berterima kasih pada kalian". Ucap kurapika .
" sebaiknya setelah ini, kau mengajari penduduk desa , kemampuan bela diri ". ucap illumi yang berlalu berjalan menuju perahu yang sudah menunggu kami di tepi pantai .
kurapika mengangguk .
aku berlari menyusul illumi dan melambaikan tangan ku pada kurapika .
kami berdua menaiki perahu yang semakin menjauh dari pulau tempat tinggal kurapika .
laut saat ini tampak tenang .
" apa yang akan kau lakukan setelah ini kill? ". Tanya illumi.
" aku akan hidup normal dengan gon ". ucapku menatap hamparan lautan di depan ku .
" tidak tertarik menjadi pewaris keluarga ? ". Ucap illumi .
" kenapa bukan kau saja , kau memiliki potensi yang lebih dari pada aku, kemampuan mu saat bertarung juga tidak di ragukan lagi ". Ucapku .
" aku dan yang lain tidak bisa menjadi pewaris kill , itu sudah ada di buku besar keluarga zoldyck, hanya kau yang bisa ". Ucap illumi .
Kata kata nya membuatku sedikit penasaran.
" apa maksutmu, hanya aku?". Ucap ku .
illumi menatapku dengan intens dan mendekatkan wajah nya , aku merasa sedikit risih dengan itu .
Aku berusaha menghindar .
" kau tau, kau memiliki daya tarik yang tidak di miliki anggota keluarga yang lain, bahkan seluruh manusia di muka bumi ini pun, tidak memiliki nya , kau juga pasti tau, kami semua, anggota keluarga zoldyck, sangat mencintai mu ". Ucap illumi dengan nada yang sangat serius .
Aku diam . Apa mungkin yang di katakan illumi ini benar ? Pantas saja , saat pertama kali berjumpa dengan Gon, dia langsung menyukai ku. Apa karena aura ini?
Aku terus diam .
" jadi ... Aku harap kamu bisa menjadi pewaris keluarga zoldyck dan mari kita menjalankan bisnis keluarga ini bersama sama ". Ucap illumi menggenggam tanganku .
" eh .. Emm.. ". Aku sedikit melamun .
__ADS_1