KEBAHGIAAN DI PENUHI HAREM LELAKI TAMPAN

KEBAHGIAAN DI PENUHI HAREM LELAKI TAMPAN
kepulangan sang tuan


__ADS_3

tak perlu berlama lama ,Mentri Zen pun datang menghampiri suami utama putra nya


" sepetinya kau menikmati hari mu ", sahut Mentri Zen yang berdiri di hadapan suami utama


" maaf ,hormat ibunda " sahut takut kepada Mentri Zen


" jangan panggil aku ibunda panggil aku Mentri karna kita sedang berada di istana tuan putri " sahut nya dengan nada yang sangat datar


" maaf aku tida bisa ,menghampiri mu,kau ingin sesuatu ,akan akan ku panggil pelayan chi untuk mu " sahut nya sambil menundukkan kepala


" kau benar benar bodoh putra ku", yang keluar dari mulut Mentri Zen


" baru satu malam saja kau sudah pingsan lelah dan tak perdaya ,bagaimana kau bisa di cintai tuan putri ,sangat mengecewakan " sahut kesal dengan mata menghadap jendela den memalingkan diri nya dengan arah jendela


" maaf ibu ,aku sudah berusaha keras untuk tuan putri "


" sudah ku bilang kan ,jangan panggil aku ibu kalau kau tak bisa memiliki putra ,kau tak seperti ayah mu dia pintar ,tapi sayang dia sudah berada di surga yang sangat jauh,mungkin dia menyesal telah melahirkan putra seperti mu " sahut nya membawa almarhum ke hadapan nya


Aizen cuma bisa diam bila ibunya selalu berkat kasar kepada nya ,Aizen sangat takut kepada ibunda dia pemalu dia juga pemaaf ,tapi dia sudah terbiasa dan terkadang mata nya pun selalu menangis bila hal hal seperti ini, mengapa dia hanya diam tapi dengan air mata nya menandakan rasa sakit nya itu


" mengapa kau hanya diam ,kau tau kau salah hah ,menjadi putra ku harus sanggup mematuhi perintah ku ,dan apa yang kau buktikan kau sangat lemah ,bila tuan putri mencintai Harem yang lain kau tak akan bisa menandingi nya ,atau kau ingin tuan putri di miliki oleh kekasih masa kecil nya " sahut nya


Aizen pun diam dan dia juga berfikir seperti itu ,bila dia lengah pasti kekasih masa kecil nya akan datang. dan menjadikan suami kedu anya namun dia tida akan merasakan tidur bersama dan kasih sayang tuan putri


" tida Bu tida akan " sahut sedih suami utama kepada ibunya


" sudah lah kau pikirkan itu ,aku sudah membawakan tonik untuk mu ,ingat selalu goda putri ,bukan kah kau dan dia ingin mempunyai seorang anak ,ingat tugas mu ", sahut nya

__ADS_1


" baik ,aku akan menjalankan tugas ku ,dan aku akan minum semua pemberian mu "


" sudah lah aku pergi tak perlu lagi ,kau antar "


"baik "


Mentri Zen pun pergi dari ruangan itu ,dan suami utama pun menangis terisak Isak atas perkataan ibunda nya,tak lama pelayan chi datang


" tuan mengapa anda menangis " ,


" apakah aku memang selemah itu "


" tida anda tida lemah anda cantik ,baik dan anda sangat menawan " sahut sang pelayan


" tapi apakah tuan putri akan berpaling dari ku "


" ya ampun maaf chi ,aku salah aku tida boleh berkata tuan putri. seperti itu,maaf "


" ya tuan tida apa apa "


di sisi lain ,tuan putri Liu sudah berada Di Kota arcade sudah selesai mereka menjalani bisnis nya ,dan sudah hampir empat hari dan ini hari kelima dia pulang ke istana nya dia tak lupa membawa baju yang cantik untuk para Harem nya dan tak lupa untuk suami utama yang sangat spesial ,dari baju sepatu pernak pernik rambut dan apa saja dia beli untuk menyenang kan suami utama ,tapi dia tak lupa berhenti di pasar kota dekat istana nya ,dia pun berhenti di ,ruang bordil itu untuk mendapat kan informasi yang lain


Sampailah mereka di rumah bordil itu


" kalian tunggu di luar ,biar aku saja yang masuk aku hanya sebentar " sahut tuan putri kepada pelayan nya


" baiklah "

__ADS_1


Tak lama tuan putri sampai ke ruangan itu ,dan tak lama papa sang ketua rumah itu datang


" wah secepat itu kau pulang ,ku kira akan ada beberapa hari lagi " sahut sang papa rumah bordil


" sudah lah ,aku sedang lelah aku tak akan berlama lama ,informasi apa yang kau dapat "


" sebelum nya aku bertanya ,kau apakan pemusik itu ,dia menangis sangat keras setelah kau pergi kau apakan dia " sahut kesal manja kepada sang tuan


" aku tida berbuat apa apa,kepada nya dia pemain musik yang buruk ,kepala ku pusing di buat nya aku hanya memarahinya sebentar saja " sahut santai sang tuan


" kau benar benar yah ,dia menangis tapi ku kira kau mengenal nya ,sebelum nya dia kekeh meminta ku untuk dia yang menghadap dirimu ,ya aku berikan dia kepada mu tapi stelah kau pulang dia menangis " ,


" aku tida mengenalinya ,dia saja tida membuka kain wajah nya bagaimana aku mengenal nya ",


" mungkin kau lupa "


" sudahlah , ceritakan saja sekarang "


Pap rumah pun menceritakan semua berita yang dia dapat dan tuan putri sambil tersenyum mendengar nya ,tapi juga tuan putri bingung dengan seseorang itu ,si papa pun juga bilang tentang kekasih masa kecil nya semua itu dia beritahukan ,dan tak lama mereka selesai berbicara dan tak lupa tuan memberikan beberapa imbalan untuk papa rumah itu ,lalu putri pun pergi keluar ,dan meninggalkan pasar kota itu ,


" apakah anda sudah selesai tuan ", sahut nya


" sudah ,tapi berhenti di toko kue yang di ujung itu aku ingin membeli kue kesukaan suami utama ,dia pasti sangat suka " jawab nya yang sambil menghayal


" baiklah ,sepertinya hari ini kau akan memanjakan nya dengan banyak barang dan perhiasan "


" hah , , , , itu pasti dia adalah suami tersayang ku " sahut nya sang tuan

__ADS_1


Lalu kereta kuda mereka berjalan lagi menuju toko di ujung jalan dan membeli beberapa kotak kue ,dua kotak kesukaan suami utama dan empat kotak untuk masing masing satu kotak untuk para Harem ,tak lupa dia membeli dua kotak untuk ibunda nya dan dia juga membeli beberapa kotak untuk dirinya dan untuk pelayan nya ,sangat baik bukan .


__ADS_2