
Tuan putri pun membuka pintu kamar itu ,aga sedikit kencang namun Ahmya tida bangun meskipun ada suara
Bruk , , , membuka pintu
" hah , , ,hah , ," terengah engah karna berjalan cepat
" ternyata dia ketiduran ,tapi ya ampun ini , ,, luka semua ,Hem " melihat sekujur tubuh nya yang penuh perban dengan menepuk kening nya
tuan pun mendekat dan duduk di samping ranjang dengan kursi yang dia dekat kan di sisi itu,dan melihat wajah nya yang bengkak karna menangis dan tangan nya pergelangan nya kaki nya ,yang separuh tertutup namun hanya terlihat luka dan perban yang menempel di kaki jenjang nya ,dia pun membelai pelan agar tida membangun kan Ahmya,dan dengan kata kata yang menurut nya tida harus di katakan
" hah, , ,aku sudah lelah tapi kamu membuat seakan akan ini baik baik saja ,tapi bukan kah ini salah mu,dan ini bukan sepenuhnya salah ku,hanya manusia bodoh yang berbuat seperti ini ,itulah kamu ," sahut nya sambil memainkan rambut Ahmya
semakin malam putri pun tidur di samping Ahmya dengan memegangi nya ,sedang kan suami utama masih berada di kamar sang tuan menunggu dan tertidur begitu saja di kamar tuan putri Liu
Pagi pun tiba ,Ahmya tersadar dari tidur nya dan dia kaget melihat tuan putri berada di samping tempat tidur nya
" ugh , , , , ,sakit " mulai berasa rasa sakit yang. Terjadi kemarin
" hah , , ,tuan putri Liu " sahut nya dengan gagap berkata
Dan tak lama putri bangun hanya dengan membuka matanya. Dan berkata
" ada apa ,berisik sekali "
" m , ,tuan "
" pagi , , ,sudah bangun " sahut senyum sambil membaringkan badan nya
" tuan sejak kapan kau ada di sini "
" owh semalam ,aku tidur subuh ,semalam kau menggigil ,mungkin karna cidera kemarin ,kau terlalu lemah " sahut nya sambil sedikit terpejam matanya
" tuan , , ,maaf "
" sudahlah , , aku tak ingin berdebat ,aku butuh istirahat sedikit saja ,aku masih mengantuk "
" baiklah ,hamba akan turun "
" untuk apa ,kau sedang sakit mana bisa aku berjalan ,yang ada aku yang repot " sahut nya sambil mata dengan terbuka lebar
__ADS_1
Seketika Ahmya diam dan menunduk ,tak lama putri menarik pinggang ramping nya dan tidur kembali
" sudah sudah " menarik pinggang mya
" akh , , ,tuan " tertarik
" temani aku tidur ,biar kan nanti bibi meng yang akan mengurus itu semua "
" baiklah " jawab nya sambil berbaring di pelukan sang tuan
Mereka pun tertidur ,kembali di sisi lain suami utama sudah bangun ,dia tak sadar tidur di kamar sang tuan ,lalu dia melihat sekitar ruangan itu dan ternyata putri tida pulang selama semalam ,lalu hanya dengan nafas yang berat dia kembali ke istana nya ,dan Merapikan diri nya ,dia harus tegar dan kuat bila nanti tuan datang tida akan ada wajah yang suram dan bengkak karna bekas air mata
Hari pun mulai siang , Ahmya bangun dengan pelan dan merapihkan dirinya dan terlihat cantik ,dan dia juga menyiap kan makan siang untuk nya bersama tuan di ruangan nya ,ya , , meskipun ada drama dengan tubuh nya yang merasakan sakit tapi dia tida mau berdiam diri saja ,sesekali bibi meng membantu nya ,agar bibi meng juga tida mau di salah kan dan di marahi oleh tuan putri ,
" akhirnya kelar juga , , ,, " sahut nya sambil menatap makan siang di meja bundar itu
" memang tida bisa ya ,tida usah turun dan istirahat. " sahut tuan yang tiba tiba saja melihat mya
Tanpa sadar mya tak melihat tuan nya sudah bangun
" akh, , , , tuan sejak kapan anda bangun " sahut mya heran
" mengapa tak berbicara ,maaf sudah membangunkan anda "
" tida apa apa ,kau membuat makan siang " sambil berjalan mendekati meja bundar itu
" akh iya ,tapi masih di bantu bibi meng " sahut senyum
" ya sudah , ,temani aku makan "
" tapi ,tuan saja "
" kau lihat di meja ini ,ada dua mangkuk nasi ,lalu aku sendiri yang akan memakan ini semua ,kau kira ku gentong " sahut nya
ahmya aga sedikit tertawa dan menahan nya
" sudah lah bila ingin tertawa tertawa saja ,"
" maaf ,baiklah hamba akan menemani tuan makan siang "
__ADS_1
Mereka pun makan siang bersama dan. selesai ,mereka pun kembali berbicara
" mengapa berbuat seperti ini " bertanya sambil mentap Ahmya
" maaf "
"aku bertanya ,salah kalau kau berbicara kata maaf "
" aku bermaksud mengejar anda ,tapi hamba tersandung dan jatuh ,di saat itu hamba tida merasakan sakit "
" tak , , , dasar bodoh " menyentil kening ahmya
" akh , , , ,tuan "
" apa , , lain kali tida boleh seperti itu ,cukup diam saja "
" tapi tuan marah dengan hamba ,lalu hamba harus apa ,sudah sebulan anda tida datang hamba khawatir "
" dasar ,aku tida marah ,bila kau merindukan ku ,kau bisa mengirim surat kepada bibi meng ,nanti dia akan memberikan nya kepada ku, "
" tida bukan hamba rindu "
" dasar ,pembohong "
" maaf atas sikap ku tuan "
" tida apa apa ,tapi jangan di ulangi lagi aku akan repot bila kau penuh luka ,sedang kan aku tida menyukai kulit yang penuh luka ,kau ingin berada di istana dingin "
"tida tida ,"
" owh iya ,aku harus pergi ,masih banyak urusan yang harus aku urus ,ingat jangan keluar dan jangan keluyuran kau tau "
" ya hamba paham ,dan kapan "
Maksut ahmya dia menanyakan kapan tuan nya akan datang kembali
" nanti bila tida ada kerjaan aku akan mampir ,tapi ingat jangan keluyuran "
"ya tuan ,"
__ADS_1
Tuan pun pergi meninggal kan istana itu,dia pun kembali ke istana nya ,masih banyak yang harus dia urus, ya , , benar memang ,dia pun mengingat suami utama dan surat itu masih berada di kasur dan belum di benahi ,tuan berfikir apakah suami utama membaca atau tida ,pikiran itu penuh dengan tanda tanya