
di malam hari ,suami utama hanya duduk diam melihat langit malam dengan angin yang menyapu seisi istana ,Aizen hanya terdiam sambil memegang surat yang di berikan oleh putri Liu sewaktu masih di kerajaan es ,surat itu menjadi cinta palsu untuk nya ,menjadi kerinduan tapi entahlah ,merindukan nya sedangkan dia sudah menemukan suami baru ,mana mungkin kata kata rindu itu ada ,pikiran suami utama penuh dengan kata kata putri Liu ,suami utama pun masih belum tidur masih saja memikirkan putri Liu
Tiba tiba dari liur
" tok tok tok,tuan ini Tao Tao ", sahut pelayan Tao Tao dari luar
" ya Tao Tao ,masuk ",
Tao Tao pun masuk ke dalam ruangan itu ,
"mengapa tuan belum tidur ,bukan kah ini sudah sangat malam ", sahut pelayan nya yang khawatir
" tapi mengapa kau tahu aku belum tidur ", bertanya kembali
" aku melihat jendela anda yang masih terbuka ,lebih baik. Sekarang anda tidur besok kepulangan tuan putri ,apakah anda lupa ",
" ya ampun ,iya aku hampir lupa ",
" ya sudah segera lah tidur ,biar aku saja yang menutup jendela ", bergerak ke alah jendela dan menutup nya
" terimakasih Tao Tao,aku akan tidur ,kau cepat lah tidur juga ", suami utama menyuruh Tao Tao tidur
" baiklah ,selamat malam ", keluar dan menutup pintu ",
Suami utama pun tertidur pulas ,karna besok hari di mana tuan putri Liu bersama biru pulang ke kampung halaman nya ,
Di sisi lain dalam kreta kuda
" tidur lah ,aku akan menemani mu ", sahut Liu kepada biru
" apakah kita sudah sampai di negara mu ",
" sudah besok pagi kita sudah sampai di istana kaisar dan semua sudah menyiapkan apapun jadi kau bisa melihat itu ,"
" mengapa kau tida tidur ,kau tida mengantuk " biru bertanya
__ADS_1
" tida ,jadi tidur lah di pangkuan ku ", sahut Liu menarik biru untuk tidur di pangkuan nya
" baiklah ," sangat malu dan memerah ,
Pagi pun telah tiba semua yang berada di istana sudah menunggu kedatangan putri ketiga kaisar Hong ,begitu juga dengan ibunda, kedua Kaka juga sudah menunggu beserta suami dan selir nya ,para pelayan juga sedang sibuk menyiapkan makanan dan minuman ,suami utama sedang bergegas memakai pakaian yang cantik dan mewah tapi suami utama tida berada di tempat aula utama tapi hanya melihat di ujung saja ,ya bersyukur putri Liu melihat tapi bila tida ya sudah tak bisa di paksakan ,
Dari kejauhan sudah bergemuruh karna kreta putri Liu di ramaikan oleh masyarakat dan oleh ajudan nya ,jadi dari dalam sudah terbuka gerbang utama dan dari situ sudah sangat cantik Karna sudah di hiasi oleh kain kain yang merah dan cantik
" maaf ya ,sepertinya istana aku terlalu berlebihan " sahut Liu kepada biru
" aku terharu, harus kah seperti ini ,",
" tida ,aku ingin kau terkesan melihat nya ,karna kami akan selalu memberikan kesopanan dan kemegahan untuk seseorang yang akan menjadi keluarga di kerajaan Hong ",sahut Liu dengan bijak
" tuan putri ,terimakasih aku sangat tersanjung karna semua ini,maaf jika sikap kau terlalu kekanak kanakan ,terimakasih " dengan sigap memegang tangan Liu dan bersujud padahal belum sampai di istana
" tida apa apa,nanti langsung bertemu ibunda ,panggil saja ibunda ,karna aku sudah mengenalkan mu lewat surat ",
" ya baiklah "
Seorang pelayan ",
Kereta itupun masuk ,sedikit haru dari suami utama yang melihat dari kejauhan ,sedikit mata yang berkaca kaca karna rindunya akan terbalas jika bertemu nanti ,Liu pun dan biru turun dari dalam kereta di dasari dari Liu,dan kedua biru ,Liu tersenyum dan melihat-lihat keseluruhan keluarga nya ,dan melihat ke arah samping sempat terlihat suami utama ,dan suami utama pun melihat nya satu mata tertuju dengan nya ,lalu suami utama pun pergi karna emang sudah cukup melihat semua itu,lagi lagi Liu terasa sakit jika suami utama pergi begitu saja ,tanpa mendekat hanya melihat dari jauh,sejujur nya Liu begitu menyukai Aizen ,dia tida akan menyesal jikalau nanti dia pergi dari tempat ini,
" Aizen ", sahut kecil Liu menatap dari samping ujung istana
" tuan kau berkata apa ", sahut biru mendengar tapi tak jelas
" owh tida ,ayo salam kepada ibunda dan kaisar beserta Kaka ku ",
" baiklah ",
Biru pun memberi hormat kepada sang kaisar dan ibunda Liu dan kedua Kaka Liu beserta suami dan para tetua lain nya ,ada juga Mentri Mentri lain nya ,bgtu juga tatapan Mentri Ning ,
Di sisi lain suami utama
__ADS_1
" sepertinya aku sudah cukup melihat nya ", sahut suami utama
" owh baiklah ayo saya antar " Tao Tao sudah Tao makanya dia peka
sambil berjalan menuju istana Aizen
" Tao Tao,di sangat cantik ,anggun dan menawan kau lihat ", berbicara namun tangan bergerak meremas baju
" tida ,cantikan tuan suami utama dan elegan tuan suami utama ,dia biasa saja ", kesal
" Tao Tao ,tida boleh berkata seperti itu ",
" tuan tida boleh seperti ini,lihat tangan mu jemari mu terluka ,kau tida merasa sakit ", menatap suami utama
" akh,...,iya aku tida sadar Tao Tao ,tolong ambil kan kotak obat ",
Suami utama sudah sampai di dalam ruangan nya ,dan Tao Tao pergi mengambil obat padahal Tao Tao tahu suami utama akan menangis jadi Tao Tao meskipun sebentar dia ingin memberikan waktu untuk suami utama
" hah,....,tak sadar jeri jari ku selalu seperti ini ", tersenyum sambil menatap jarinya yang terluka di ujung ujung kuku
" aku senang tapi aku sedih ,dia cantik elegan aku Tahu kau begitu menyukai nya ,jadi aku akan mencoba menjadi suami yang terbaik yang tida ber cemburu dan tida pemarah kepada mu", sahut nya yang begitu berat dan sesak lalu menangis terisak Isak
Rasanya itu perih ,di saat tida mau mencintai tapi perasaan itu seperti di asah dan merasakan kasih sayang dan mencintai ,jadi aga sulit untuk diam diam saja ketika seorang yang di cintai membawa orang lain di samping nya ,dan akan menjadi pesaing cinta nya ,
pelayan Tao Tao menunggu di pintu membawa kotak obat,namun dari jauh putri Liu berlari menghampiri kamar Aizen dan bertemu Tao Tao ,Tao Tao kaget melihat nya
" hah,...,di mana Aizen ", sahut Liu terengah engah Karan berlari cepat
" tu,...,tuan ,ada di dalam tapi saya membawa kotak obat karna tangan nya terluka ", sangat kaget dan gagap berbicara
" biar aku saja yang membalut ", sahut nya terburu buru
" tapi tuan ,tuan suami utama sedang ", mau bicara tapi takut
" sedang apa cepat ", namun mendengar dari luar sedikit tangisan yang sunyi namun menyakitkan
__ADS_1
" sudahlah aku sudah tau kau pergi saja ,dan bila pelayan Ki yu dan kimba datang suruh menunggu di pintu ini kau paham " sahut nya menyuruh pelayan Tao Tao
" baik tuan ",