
putri pun sampai ke pasar kota dan mendatangi rumah bordil itu ,mereka membicarakan itu
" ada apa apa ini ,baru satu bulan anda datang ke sini ,tapi anda datang lagi ,apakah ada hal yang harus anda tanyakan ", sahut sang papa tuan rumah
" aku butuh informasi si pemusik itu " sahut sang tuan
" haha apakah kau sudah mendapat kan informasi bahwa dia kekasih gelap mu ", sahut nya dengan menggoda
" bukan seperti itu ",
" butuh imbalan ,untuk informasi baru " ,
" ini, , , , ,cepat katakan tak ada waktu untuk ku " sahut sang tuan memberikan sekantung emas
" baiklah ,dia berada di jalan xx ,tapi aku tida tahu tempat nya aku selalu melihat dia berhenti di gang rumah itu ,aku tidak tahu jelas ",
" baiklah ,sudah kan ",
" kau bilang ,aku bisa bekerja sama dengan negara itu ,dan kau bilang aku mempunyai seseorang dari negara itu ",
" owh iya ,bukan kah salah satu Harem mu dari negara itu ,kau bisa saja bekerja sama ,lalu untuk apa lagi ,kau bawa saja dia bertemu dengan ayah dan ibunya ,kau akan mendapat kan apa yang kau ingin kan tuan putri " sahut sang papa bordil itu
" baiklah aku akan ikuti apa yang kau bilang tapi bila gagal bagaimana "
" itu keputusan mu kau kan sedang mencari cari kota ,jadi aku cukup tau hal itu ,dan aku tak bisa membantu lebih "
__ADS_1
" baiklah ,aku pergi "
" kau selalu seperti itu ,kau tak ingin tinggal lebih lama merasakan arak ku "
" nanti saja ,ada hal mendesak yang harus aku urus "
" baiklah tuan ku " sahut lembut sang papa
putri pun sudah meninggal kan rumah bordil itu ,dan bergegas ke tempat yang iya bilang itu ,namun tak ada petunjuk sama sekali sungguh membuat tuan putri kesal dan marah ,dia akan memberikan surat kepada sang papa bordil itu ,isi surat itu
" aku tida menemui orang itu ,tapi aku minta bila dia datang ke tempat mu suruh datang ke ruangan itu ,anggap saja aku meminta maaf kepada nya ,aku ingin memberikan dia sesuatu ,bilang seperti itu jangan bilang aku tau tentang dia "
Di sis lain papa bordil
" ada apa papa ,seperti nya kau sangat bahagia mendapat kan surat itu ", sahut sang geisha
" tida apa apa sayang papa mu ini sedang mendapat kan mainan yang sangat bagus " ,
" mengapa papa tida memberikan kami juga " ,
" tida sayang ini mainan bangsawan papa juga harus menjaga nya " sahut nya
Di sis lain sang putri ,
" bagaimana tuan ,apakah kita akan pulang ke istana " sahut sang pelayan Ki yu
__ADS_1
" aku tak ingin ke istana " sahut lelah sang putri
" ada apa ,dengan mu ,kau terlihat sangat lelah ",
" bisa tida kita pergi ke tempat di mana aku dulu pernah berdiam diri "
" owh ada ,yasudah kita ke sana ,tapi itu tempat kau bertemu dengan nya dan aga jauh ",sahut sang pelayan
" tida apa apa ,sejauh apa pun itu aku ingin pergi sebentar untuk meringan kan otak ku " sahut sang tuan
" ya sudah ,, , ,kimba kita pergi ketempat itu " sahut nya memanggil kimba "
" baik "
Mereka pun ke tempat yang di bicarakan pelayan Ki yu dan tempat bertemu nya tuan putri dan tuan Ahmya,lalu mereka pun sampai ketika tuan putri turun ,karna tempat itu berumput lumayan tebal itu seperti danau kosong yang tak berhuni dengan pemandangan gunung di ujung nya jadi sangat nyaman dan Tak ada orang yang pernah datang ke tempat itu kecuali hanya putri dan tuan Ahmya,lalu putri pun turun
" mau saya antar tuan "
" tida ,kau dan kimba tunggu di sini aku hanya ingin sendiri "
" baiklah ,hati hati tuan ,sepetinya rumput nya sedikit tebal "
" ya tida apa apa ,aku bisa jalan sendiri "
Tuan putri pun berjalan menelusuri jalan setapak itu
__ADS_1