KEBAHGIAAN DI PENUHI HAREM LELAKI TAMPAN

KEBAHGIAAN DI PENUHI HAREM LELAKI TAMPAN
PASAR DAN HAREM


__ADS_3

putri pun sampai di istana ibunda ,dan putri berbincang cukup lama di Sana


" selamat pagi ibunda " sahut putri yang tersenyum cerah


" pagi putri ku, wah sepertinya ada yang sedang bahagia ", sahut nya


" ya aku sangat bahagia ,apakah aku boleh membicarakan kebahagian ku ",


" ya tentu , aku sangat ingin tahu dan bila sampai putri ku tida membicarakan kebahagiaan nya aku akan mencari tau sendiri"


" tidak tidak ,biar aku saja yang akan bercerita , bisa bisa habis semua, bila ibunda yang mencari tahu hahaha " jawab putri sambil bercanda


," maksut mu apa "


" heheh tida " ,senyum lebar di bibir sang putri


" jadi putri ku ingin bercerita apa "sahut ibu sambil menggoda putri nya


," semalam aku pergi ke tempat Harem ,dan ternyata semua nya cantik dan menawan ,aku sangat bahagia ,terimakasih untuk ibunda dan ayah Handa ,telah memilih beberapa Harem untuk ku ,dan semalam aku hanya memilih satu untuk menemaniku tidur " ,jawab sang putri berterimakasih atas kebaikan ibunda dan ayah nya


," wah....siapa dia,sehingga putri ku memilih nya ",


" namanya Aizen Dia cantik menawan dan sangat pemalu awalnya memang aku yang salah ,tapi aku senang menggoda nya " ,jawab putri aga sedikit nakal dengan bicara nya


" dasar , kamu sangat menakuti nya ",


," tida ,Ya , , , hanya menekan pembicaraan ku saja, awalnya Aizen menolak ikut bersama ku ,tapi aku menekan kata hukuman jadi Dia tak berani menolak.dan setelah di kamar ,ya dia sangat takut pada ku ,aku tak berani menyentuh nya ,aku khawatir nama ku akan jelek di hadapan para Harem ,dan lagi aku tak ingin memaksa. Tapi aku akan membuat mereka bisa jatuh cinta kepadaku


dan pagi ini ,aku senang aku bisa mencium Aizen dua kali ,sebenarnya pagi ini dia sangat cantik aku sampai tak tahan melihat nya tapi aku hanya mencium nya saja ,dan langsung aku pergi ketempat ibunda ", sahut putri yang dengan berkata serius tapi bercanda


" wah ,hebat sekali dia menolak permintaan putri ku ,mm .....bukan kah itu suami utama ya ,ibu hampir lupa ,tapi bila kelamaan kapan kamu bisa menjalan kan tugas mu sebagai istri dan kapan dia menjalan kan tugas nya sebagai suami ", sahut ibu penasaran dan mengajarkan nya


," ibunda tolong jangan paksa aku "


" yasudah , kamu memang seperti ayah mu ,sangat mirip ,tida memaksa ibu dan memaksa putri putri nya karna dia tida menyukai perbuatan seperti itu ", sahut ibu bangga kepada anak nya


" ibunda aku ingin pergi ke pasar kota ,apakah boleh " putri meminta ijin kepada ibunda


" ya boleh silahkan kau putri ku kau punya token tapi hati hati ,nanti minta di antar dengan beberapa pelayan ",


" tida ibunda aku akan membawa ki yu pelayan ku "


" ya sudah ,ingat hati hati "


" ibunda putri pamit ya mau ke Harem ,salam buat kaisar .babay " ,


" dasar katanya mau ke pasar kota .itu mau ke Harem "


" Mampir dulu heheh " ,sahut putri sambil berlari keluar istana

__ADS_1


Ibunda sangat senang melihat tingkah dan sikap putri nya .ibunda berharap akan baik baik saja ke depan nya


putri pun bergegas menuju kediaman Harem bersama Ki yu sambil mengobrol


" ki yu setelah ini kita berangkat ke pasar kota yu tapi jalan saja dari sini ", sahut putri mengajak jalan Ki yu


" anda mau berbuat apa di pasar " jawab Ki yu yang ingin tahu tuan nya mau berbuat sesuatu


" hey aku tida akan berbuat macam macam , aku hanya ingin merasakan makanan pasar" sahut nya memperjelas keinginan nya


putri pun berkata dalam hati nya " di dunia moderen tak ada makanan jaman dulu ya jaman sekarang yang ada di sini ,jadi aku benar benar mau menikmati semua makanan di tempat ini ,heheh "


" aku merindukan makanan pasar boleh yah,aku sangat ingin makan makanan manisan buah yang di pasar " jawab nya putri memohon kepada pelayan nya


" ya sudah ,nanti beli saja apa yang anda inginkan"


Mereka sampai dan hanya putri saja yang masuk


" Ki yu biar aku saja yang masuk "


" baik tuan " ,singkat nya menjawab kepada tuan nya


sudah waktu siang mungkin ditempat ini petang yang di maksut siang sekitar jam 9 ,mereka masih merawat diri melulur kan badan nya , dan apa saja ,saat putri sedang berjalan masuk terdengar bunyi suara mandi dan sangat kencang terdengar dari luar pintu kamar itu ,putri pun langsung memasuki ruangan itu mencari tau suara air itu dari mana ,masuk tanpa ijin ,dia tida tahu itu kamar salah satu dari para Harem ,lalu tanpa berpikir dia melihat ada jubah mandi di atas tembok yang terbuat dari rotan ,jaman seperti ini masih ditutupi dengan tembok terbuat dari rotan jadi masih bisa mengintip ,dan ternyata itu adalah Akemi yang sedang berendam sambil melantun kan musik dengan bibir nya , tak tahu ada seseorang yang sedang mengintip nya ,dia hanya asik bernyanyi


" seperti ada suar air seperti nya aku ikuti saja suara itu , mm boleh kali ya lihat sedikit ,lagian si aku datang tak ada yang menyambut ku kan aku jadi bosan seperti ini " sahut putri yang sangat penasaran dengan suara air itu


" wah itu ,sebentar aku berfikir ini namanya.... owh iya ,Akemi , wah tubuhnya sangat bagus , dadanya bidang dan putih , Meskipun tak memakai bedak mereka sangat cantik ", sahut nya putri sambil melihat keindahan surga itu ,dan mesum nya iya mengeluarkan darah dari hidung nya


" ugh..... mengapa rotan ini sangat enteng" ,


" ah orang jahat mengintip .tolong, , , , , , eh putri , tuan putri tolong jngn lihat ,tuan menghadap ke belakang sebentar hamba akan memakai jubah " sahut Akemi yang takut terlihat oleh putri


" eh ,heheh maaf ya , abis aku datang tak ada yang menyambut ku ,lalu aku mendengar suara air dan sampailah aku kesini " jawab singkat padat dan jelas yang keluar dari mulut putri


" tapi mengapa putri tak bersuara ,bila putri berbicara aku akan sesegera mungkin menyambut putri ", sahut nya dari salah satu Harem nya


" tidak ,... Aku senang melihat seperti ini eh" ,jawab keceplosan putri kepada Akemi


" maksut putri apa " jawab Akemi bertanya Tanya


Bukan nya menjauh malah mendekat ,Akemi masih dalam keadaan telanjang ,dan masih di bawah air rendaman nya ,Akemi tak berani untuk bangun dari bak mandinya ,tapi putri malah sengaja menghampiri Akemi yang ketakutan akan mendapat kan tuan putri yang dekat itu


" putri saya minta putri tolong menghadap kebelakang , saya malu saya ingin memakai jubah" sahut Akemi yang semakin berkata


" maksut mu apa "sahut nya sambil menggoda


" putri jangan mendekat ,nanti basah "


putri pun mendekat ke bak mandi Akemi dan tangan nya meraba ke tempat yang tak seharusnya dia tuju

__ADS_1


" maksut nya ini " tangan nya memegang sesuatu yang membuat Akemi sensitif terhadap sentuhan putri


," akhhhhh putri jangan , jangan salah pegang akhhhh" merasa sensitif dengan sentuhan putri


dalam hati putri " ya ampun mengapa ini lembut sekali ,aku tak tahan dengan semua ini ,apakah dia merasakan sama seperti ku apa beda ,tapi ini sangat kenyal tanpa ku lihat tapi sepertinya sangat enak di pandang "


" putri jangan akhhhh, putri aku tida bisa melakukan ini putri " jawab nya Akemi yang semakin keluar suara nya yang bergetar membuat orang tak tahan menahan semua itu


" ga bisa apa " lagi lagi putri menggoda dan semakin kencang dengan apa yang di pegang itu


tiba tiba suara cay cay. Memanggil Akemi


" Akemi apakah kau sudah selesai mandi ,aku dengar putri akan kesini ,aku ingin meminjam pemerah pipi " tak berlama lama cay cay pun membuka pintu kamar Akemi lalu cay cay kaget melihat tuan putri


" hah ,tuan putri ,sedang apa di kamar Akemi ,sejak dari kapan anda berada di sini ,dan Akemi mengapa kau tak memakai pakaian " sahut cay cay sedikit kesal dengan keberadaan putri dan Akemi tida memakai pakaian sehelai pun


" ya ,a ada apa cay cay " sahut Akemi takut cay cay salah paham dengan putri yang berada di kamar nya


" aku baru sampai ,aku akan tunggu di depan" sahut nya sambil memberikan kecupan di siang hari sehingga cay cay tak salah paham atas putri dan hanya bisa diam


" i iya tuan ku ,terimakasih ,aku akan antar "


Putri dan cay cay pergi menuju ruangan utama ,dan Akemi cepat cepat merapihkan diri nya ,Aizen pun melihat putri yang keluar dari kamar Akemi dan di antar oleh cay cay


" mengapa kalian keluar dari kamar Akemi " sahut Aizen yang ingin tahu


" tida aku baru sempai ya kan cay cay ", sambil menatap mata cay cay


" i i iya suami utama ,tuan putri baru saja sampai " sahut cay cay yang tida ingin merahasiakan itu ,tapi putri malah menatap nya agar semua itu di rahasiakan


" owh seperti itu " ,Aizen tida bisa di bohongi dengan putri dan cay cay


" apakah sudah kumpul " jawab sang tuan nya


" dan mereka menjawab " sudah " kepada tuan nya


" ki yu bawa hadiah kesini ,aku akan memberikan hadiah pertama ku untuk kalian, ku harap pakai aku tak ingin melihat Harem ku tak memakai barang pemberian ku" jawab suruhan sang tuan putri


" terimakasih atas pemberian nya taun putri "


" aku ingin beristirahat di Mana tempat nya,tolong tunjukan ",


" saya akan antar ", jawab Aizen


" aku mau Daigo yang antar " jawab putri dengan memalingkan wajah nya


" baiklah " sahut nya singkat dari bibir Aizen


" silahkan tuan putri saya akan antar " jawab manis dari keempat Harem itu

__ADS_1


 


sampailah putri ke tempat peristirahatan ,dan di antar oleh Daigo dan Aizen yang mengikuti dari belakang bersama tiga Harem yang lain nya


__ADS_2