
putri Liu pun turun dari kereta kuda nya dan di bantu oleh dua pelayan nya ,putri melihat satu persatu putra dan putri raja es ,namun memang benar salah satunya aga malu malu ,itu lah incaran si mata belang ,ya putri Liu , dia menyukai lelaki yang malu malu dan bisa menarik putri agar bisa di goda ,padahal lelaki itu tak menggoda tapi Karna putri orang yang sangat belang jadi dia menyukai itu ,
" ayo tuan hati hati " sahut dua pelayan nya sambil menadah tangan tuan Liu agar putri baik baik saja saat turun
" selamat datang di kerajaan kami istana es " sahut lantang dari sang raja es yaitu raja seasal dia tersenyum dan menyambut dengan meriah ,
Malam ini akan ada pesta penyambutan raja untuk putri Liu. dia berfikir raja es itu garang tapi ternyata tida .mungkin dia baik tapi lihat saja nanti
" salam hormat ,untuk raja es seasal dari hamba putri ketiga Liu dari kaisar Hong dan ibunda Hong " dengan nada lantang nya dan sopan membuat para anak raja melihat dengan senyum bangga apalagi ,dengan putrinya yang masih single dia terlihat sangat menyukai nya dan satu putra nya yang malu malu tapi bisa menyukai nya
" sudah sudah ayo kita masuk ,aku sudah menyiap kan minuman teh. Terbaik untuk mu , aku tak sabar ingin melihat bagaimana anak ketiga kaisar Hong ini hahaha " sahut nya
" baiklah ,hamba mengerti " sahut santai
Putri pun berjalan masuk dan di belakangi oleh anak anak kaisar mereka sangat sopan karna didikan yang baik dan benar ,tapi dalam cerita itu bukan kah ada salah satu yang tida bisa di atur ,putri sangat bingung siapa dia yang tida bisa di atur itu,putri pun masuk dan duduk ,
" putri kau ingin duduk di sana " Sahut pelayan nya
" iya ,kau tunggu di depan bersama kimba ,akan ada yang membawakan makan untuk kalian dan para ajudan kita "
" baiklah "
__ADS_1
mereka pun mulai duduk dan sunyi menunggu aba aba dari sang raja es
" aku tau kau akan bosan di dalam kereta karna menuju kesini itu sedikit lama ya kan "
" ya kau cukup tau raja " santai nya sang putri Liu ,membuat para anak raja menyukai nya
" hahaha ,aku kira kau akan takut kepada ku kau benar benar calon raja "sahut nya sambil tertawa lepas
" terimakasih atas sanjungan nya " ,
Mereka berkumpul di meja panjang aula utama di depan nya itu adalah anak laki-laki yang pemalu tapi di samping nya ada putri yang menyukai nya ,Liu menatap sang putra es namun di jawab malu dan menunduk
" aku sangat senang kau datang ke sini ,jarang jarang ada tamu ,aku akan buat kan pesta yang besar karna kedatangan mu " sahut nya sambil meminum teh
" wah wah kau sangat perhatian sekali kepada ku ,tenang saja aku tak selemah itu hahaha ,seperti nya kau sangat menghormati Kedung orang tua mu " sang raja bertanya dan ingin tahu
"ya bisa di bilang seperti itu "
" aku sangat senang kau santai sekali berbicara kepada ku padahal aku seorang raja "
" mana mungkin saya ketakutan ,saya di panggil dengan baik baik lalu buat apa saya menaikan senjata ,benar kan "
__ADS_1
" benar sekali "
" owh iya aku akan mengenal kan putra dan putri ku ,ayo perkenalkan diri kalian agar putri Liu bis mengenal kalian dengan jelas "
Semua pun mengenal kan diri nya kepada sang tuan putri Liu
"perkenalkan nama saya Dwi anak pertama ,saya sudah menikah dan mempunyai seorang putri "
" perkenalkan nama saya sak saya putra kedua dan saya sudah menikah "
" perkenalkan nama saya Sera saya putri ketiga saya baru bertunangan dengan kerajaan es barat "
"M m " malu malu dan hanya bisa menunduk
" maaf putri Liu putra ku yang satu ini sangat malu malu dia emang seperti itu tolong di maklum kan "
" owh tida apa apa saya menyukai itu " dengan menatap dan membuat malu sang putra ke empat sang raja
" baiklah aku saja dulu ,aku putri chain aku putri kelima ,dan kita tadi sudah bertemu ,dan aku sedang mencari seseorang untuk menjadi teman tempat tidur ku " sahut lantang sambil tersenyum arah sang tuan putri Liu
" chain jaga sikap mu tida sopan "merasa marah sang raja es
__ADS_1
"owh tida apa apa ,saya baik baik saja "
Mereka pun menikmati minum teh itu dan masing masing pergi ,putri dan raja pun pergi ke suatu tempat dan berbicara hanya berdua saja yang lain sedang merapihkan tempat tidur untuk putri Liu singgahi dan membuat kesibukan untuk mengadakan pesta dua hari dua malam ,wah begitu megah bukan ,putri pun melihat sekeliling kerajaan ini seperti kastil ini sangat besar beda dengan istana sang tuan putri Liu