
Benar saja Ahmya mengalami semua itu keram di waktu pagi ,merasa mual dan hambar di mulut nya beberapa saat dia pusing hingga ingin terjatuh .lagi lagi tabib datang ,karna bibi meng khawatir tentang keadaan sang tuan nya , Ahmya tida ingin memanggil tabib .tapi bibi meng kekeh ingin memanggil nya alhasil tabib itu datang ,
" sudah berapa hari anda seperti ini "
" sepetinya sudah beberapa hari aku seperti ini ,sekarang pun kepala ku pusing dan mulut ku terasa hambar " sahut Ahmya dengan teliti menjawab
" tabib periksa tuan ku dengan benar, hamba takut tuan ku ada apa apa " bibi meng merasa khawatir
" baiklah "
Sang tabib pun memeriksa dengan teliti ,dan tida meninggal kan satupun itu ,dan tabib pun tersenyum ,bibi meng pun heran mengapa tabib tersenyum , Ahmya tida ingin berfikir jauh tapi Ahmya seakan akan menolak semua itu
" selamat ya tuan " sahut sang tabib
" ada apa tabib .,ayo berbicara dengan jelas " sahut bibi meng merasa heran
" selamat anda akan menjadi ayah ,dan dia sudah berkembang ,tapi masih kecil masih sekecil biji buncis ,tida apa apa dia sehat anda harus menjaga itu "
__ADS_1
Bibi meng merasa bahagia mendengar nya tapi Ahmya hanya diam dia bahagia atau tida itu hanya akan sia sia menurut nya , dia hanya tersenyum mendengar itu semua
" benar kah itu tabib ,coba periksa lagi "bibi meng masih tak percaya
" hamba akan melakukan lagi ,"
Namun Ahmya mengelak itu semua
" bukan kah aku hanya melakukan sekali mengapa aku bis hamil "
" bisa tuan ,memang sangat jarang terjadi tapi kau memang spesial tuan ,dewa memberkatimu ,dan tolong jaga bayi ini ,berjaga jaga aku akan buatkan tonik penguat kandungan dan ingat makan makanan sehat tuan, dan bila nanti anda ingin melihat gender nya,tunggu beberapa Minggu hamba akan kembali "
" gugurkan saja ,aku tida ingin memilki nya " sahut lantang Ahmya
tabib dan bibi meng sangat kaget mendengar itu
" apa tuan ,tuan jangan seperti itu,itu perbuatan pendosa kau sangat spesial tuan, jarang seli ada yang seperti ini,dan bila bayi ini di gugurkan itu sangat bahaya " sahut sang tabib
__ADS_1
" tuan ahmya mengapa berfikir seperti itu ,itu dosa tuan ,kasihan bayi nya ,jangan tabib jangan dengar kan " bibieng melarang sang tuan
" mengapa bukan kah aku tidak pantas mendapat kan ini semua "
" tuan ini perbuatan dosa bukan hanya bayi nya yang hilang tapi nyawa mu juga akan hilang ,kau tidak kasihan dengan bayi di perut mu ,"
Seketika Ahmya menangis dia tidak berfikir omongn nya sendiri ,dan hanya dengan diam tabib pun pergi di antar oleh bibi meng dan berbicara di luar pintu ,agar sang tuan tida mendengar semua itu
" apakah tuan mu sedang berada dalam suasana yang tida baik " bertanya sang tabib
" sepetinya seperti itu "
" tolong jaga dia dengan benar kasihan bayinya bila dia merasa terguncang tolong hibur dia agar Bayi nya tida apa apa ,kasihan itu bayi yang malang ,dia tida berdosa " kasihan sang tabib kepada sang ayah dan anak di perutnya itu
" baik saya akan menjaga dengan sepenuh hati ,terimakasih saya akan antar dan nanti anda akan datang lagi kan " bertanya bibi meng
" setiap sabulan sekali aku akan datang dan aku akan membawa ramuan khusus ibu hamil. Pria hamil sama seperti ibu hamil jadi tida apa apa ,dan jaga mental nya "
__ADS_1
" baik ."
Sang tabib pun pergi meninggal kan istana itu ,