
"Hei Regist, apa kita akan mengambil misi baru lagi? ", Ucap Albert.
"ya, kita akan mengambil misi baru lagi, tapi sebelum itu kita akan ketempat pandai besi yang pernah kita datangi", Ucap Regist.
"Akhhh, tubuhku segar sekali, seperti ini efek dari sungai luvad kemarin", Ucap Albert.
" oh ya, dimana clara, dari tadi aku tidak melihatnya sama sekali", Ucap Regist.
"Entahlah, mungkin dia sedang berbelanja cemilan", Ucap Albert.
" hehh, Sepertinya kau masih tidak peka ya untuk kejadian kemarin", Ucap Regist.
"Huh? Peka? apa maksudmu?", Ucap Albert.
" Hehhh, kau akan mengetahuinya di beberapa tahun yang akan datang nanti, ayo kita ke lantai bawah untuk makan", Ucap Regist.
"Baiklah, ayo", Ucap Albert.
Mereka berdua pun menuju ke lantai bawah.
saat sampai di lantai bawah mereka berdua disambut dengan Arisu dan samura sekaligus dengan hidangan yang biasanya dimakan oleh regist.
"Bau ini kan", Ucap Albert.
Seketika Albert bergegas menuruni anak tangga itu dan menuju ke meja tempat hidangan itu.
Saat hendak sampai tiba-tiba Albert tertabrak sesuatu dinding dengan keras dan seketika dia terjatuh ke lantai.
" Aww, Apa itu tadi, kenapa aku merasa seperti ada dinding dihadapanku", Ucap Albert dengan memegang bagian kepala yang sakit.
"Santai lah, tidak baik terlalu buru-buru", Ucap Regist.
"jadi itu ulah kau ya", Ucap Albert.
" Sebelum kita makan, lebih baik kita menunggu satu orang lagi", Ucap Regist.
"Huh? satu orang? Maksudmu Clara", Ucap Albert.
" Ya, dia akan datang dalam 3...2....1", Ucap Regist.
tiba-tiba pintu masuk penginapan itu terbuka dan dibalik pintu itu ternyata adalah Clara.
"Wah, sepertinya kalian sudah siap mau makan saja", Ucap Clara,
" Tentu saja, ayo sini gabung, kita akan mulai makannya", Ucap Albert.
"Aku datang", Ucap Clara.
Ketika menuju mereka, Clara melihat sebuah kursi kosong yang tepat berada di samping Albert.
Dia pun teringat dengan momen saat dia diselamatkan oleh Albert.
Clara pun pergi menuju Arisu dan berbisik kepadanya.
" (Apa kita bisa bertukar tempat duduk) ", Ucap Clara dengan berbisik kepada Arisu.
" (Huh? b-baiklah, aku akan duduk di dekat Albert, kau duduk di samping Regist", Ucap Arisu dengan berbisik kepada Clara.
"Hei, apa yang kalian bicarakan? ", Ucap Albert.
" T-tidak ada", Ucap Clara.
__ADS_1
Mereka berdua pun bertukar kursi.
"Huh? Kenapa kalian bertukar kursi", Ucap Albert dengan kebingungan.
" T-t-tidak apa-apa ", Ucap Clara dengan wajah yang sedikit panik.
Albert pun melihat Clara dengan tatapan yang mencurigai.
" Hhhh, Sudah-sudah, lebih baik kita makan saja", Ucap Regist.
"Baiklah, Selamat makan", Ucap Mereka.
Mereka pun menikmati makanan mereka, tanpa terasa makanan yang mereka santap pun habis tanpa sisa.
" Terima masih atas makanannya", Ucap Mereka.
"akhirnya kenyang juga", Ucap Clara.
" Ahh, karena sudah selesai kita akan berangkat", Ucap Regist.
"Kalian ingin kemana? ", Ucap Arisu.
" Kami akan ketempat paman ramond", Ucap Regist.
"Paman ramond? ", Ucap Arisu dengan kebingungan.
“Kalau begitu ayo kita berangkat", Ucap Regist.
Mereka pun keluar dari penginapan itu dan menuju keluar tempat Ramond.
" Hei Regist, bukan kah kau tadi menyebut paman ramond, orang seperti apa dia? ", Ucap Arisu.
Mereka pun tiba di tempatnya Ramond.
"Hhhh, akhirnya kalian datang juga, kupikir kalian lupa dengan 4 hari yang lalu,hahahaha", Ucap Ramond.
"jangan terlalu berharap, sekarang mana senjata-senjata yang ku pesan itu", Ucap Regist.
" Ikuti aku", Ucap Ramond.
mereka pun mengikuti Ramond dan menuju ketempat senjata itu.
"Aku tidak menyangka akan ada ruangan bawah tanah di tempat kecil seperti ini", Ucap Albert.
"INI??? ", Ucap Almora.
" Kau kenapa? apa ada yang salah dengan dinding ini", Ucap Albert.
"INI KAN MAJESTIC CRYSTAL DRAGON", Ucap Arisu dengan terkejut.
"MAJESTIC CRYSTAL DRAGON!!!! ITU KAN MATERIAL YANG PALING DICARI OLEH SELURUH KERAJAAN", Ucap Clara.
" Huh? Apa itu? Majestic dragon? ", Ucap Albert.
" MAJESTIC CRYSTAL DRAGON, APA KAU TIDAK TAHU MATERIAL INI? BUKAN KAH SUDAH PERNAH DIJELASKAN OLEH AYAH, CRYSTAL INI ADALAH CRYSTAL YANG SANGAT BERGUNA UNTUK PERSENJATAAN KERAJAAN, SAAT MATERIAL INI DIJADIKAN BUSUR MAKA SETIAP 1 ANAK PANAH YANG DIPAKAI MAKA AKAN MENCIPTAKAN LEDAKAN SEBESAR 1 KOTA, JIKA DIJADIKAN SEBUAH PEDANG MAKA SETIAP 1 TEBASAN ITU BISA MEMBELAH GUNUNG MENJADI 2, JIKA DIJADIKAN TONGKAT SIHIR MAKA SETIAP SIHIR YANG DIKELUARKAN AKAN SETINGKAT DENGAN PENYIHIR
GRANDMASTER TINGKAT BAWAH ATAU PUNCAK MASTER.
"Huh? Itu berarti crystal ini setara dengan purple stone", Ucap Albert.
" Bukan setara, tapi diatas purple stone, karena energi yang dihasilkan oleh majestic crystal dragon itu sangat melimpah dan para penelitian masih belum 100 persen meneliti crystal ini, jadi kita tidak tau apakah akan ada efek samping setelah menggunakan senjata yang terbuat dari material ini", Ucap Regist.
__ADS_1
"aku tidak tahu kalau kau juga mengetahui tentang crystal ini", Ucap Albert.
" Aku hanya membaca buku di perpustakaan kerajaan ku dan menemukan buku yang membahas tentang material-material yang berguna untuk kehidupan sehari-hari", Ucap Regist.
saat mereka sedang berbicara.
"Hei, Bagaimana menurut mu", Ucap Ramond.
" Baiklah, ini sudah pas, sekarang ambil lah ini, aku tau kalau kau itu tidak suka uang, karena itu aku memberimu ini", Ucap Regist.
Regist pun memunculkan sesuatu di tangannya.
"Apa ini? ", Ucap Ramond.
" Ini adalah dark crystal", Ucap Regist.
"HUH? DARK CRYSTAL? ITU BERARTI KAU SUDAH MEMBUNUH IBLIS", Ucap Ramond.
Aku berharap kau bisa menggabungkan dark crystal dengan ini", Ucap Regist.
Regist pun memunculkan sesuatu kembali di tangannya.
" INI!!!!! APA KAU INGIN AKU MENGGABUNGKAN DARK CRYSTAL DENGAN MAJESTIC CRYSTAL DRAGON ITU, DAN DARI MANA KAU MENDAPATKANNYA!!! ", Ucap Ramond.
" Dari mana kau memiliki itu, apa kau telah membunuh seekor dragon", Ucap Albert.
"Apa kau ingat saat kita di Altair, saat aku belum bertemu dengan kalian aku sedikit berkeliling dan menemukan sebuah teka-teki", Ucap Regist.
" Huh? teka-teki? Apa kah yang kau maksud itu dinding yang bertulisan huruf itu.
"Kau benar", Ucap Regist.
" Tunggu, Bukankah itu tulisan yang ada di legenda itu, kalau tidak salah huruf-hutuf yang bertulisan di dinding itu huruf yang sangat asing, bahkan para peneliti masih tidak ada yang bisa menterjemahkan huruf itu, kalau tidak salah huruf-hutuf itu ditulis oleh sang raja pertama kalvair sekaligus pendiri kerajaan paling pertama di seluruh kerajaan ini", Ucap Albert.
"Apakah dia sangat terkenal", Ucap Arisu.
" Tentu saja, bahkan jika dibandingkan dengan kerajaan lain tidak apa-apanya, karena kalau tidak ada kerajaan kalvair maka tidak akan ada sama sekali kerajaan yang ada didunia ini tercipta, kerena kerajaan kalvair adalah kerajaan yang pertama kali berdiri di dunia ini", Ucap Albert.
"Kau benar dinding ini adalah pemberian hadiah dari sang raja pertama, kalau tidak salah nama dia adalah Rozen kibaru, ini diberikan karena dia berhasil menyelamatkan dunia dari kehancuran para iblis, setelah memenangkan peperangan itu dia pun menundang seluruh ras yang ada di dunia ini sekaligus mengatakan bahwa dia akan membuat sebuah perdamaian dengan ras selain manusia", Ucap Ramond.
" akan tetapi sebagian para warga tidak setuju dengan pendapat sang raja, bahkan ras yang dia undang juga menolak untuk melakukan itu, akan tetapi dia tidak pernah menyerah dan terus mengatakan itu Berulang-ulang kali, cuma sedikit yang mengikutinya, akan tetapi dia malah senang karena masih ada orang yang mengikuti dia, hingga pada suatu hari si raja memutusakan bahwa dia akan menikah, beberapa tahun pun berlalu, kerajaan yang selain kalvair pun berdiri dan semakin banyak dari waktu ke waktu, akan tetapi para iblis mulai kembali lagi dan memulai menginvasi bumi kerajaan² yang baru berdiri itu dihancurkan oleh para iblis dan kehancuran pun terjadi kembali", Ucap Almora.
"kalau begitu apa yang terjadi selanjutnya", Ucap Clara.
" Kita akan melanjutkan ceritanya nanti, jadi bagaimana? apa kau bisa menggabungkan kedua meterial ini", Ucap Regist.
"Tentu saja, tidak ada yang tidak bisa dilakukan kalau soal menempa, akan tetapi karena penggabungan antara material yang sailing bertolak belakang ini akan split, jadi kemungkinan akan membutuhkan waktu yang lumayan lama untuk membuatnya, akan tetapi Aku harus membuat seperti apa", Ucap Ramond.
" berbentuk sebuah bola, akan tetapi ini masih ini tidak akan sempurna, jadi Aku akan menambahkan elemen saat kau sedang menempanya", Ucap Regist.
"Tapi bagaimana dengan elemen cahaya dan kegelapannya", Ucap Ramond.
" Aku akan meneteskan darah ku saat kau lagi menempa setelah menambahkan elemen, mungkin dengan darah akan membuat sebuah dinding yang menghalangi pertemuan antara cahaya dan kegelapan sekaligus dibantu oleh elemen yang mendorong mereka berjauhan agar mengurangi dampak dekatnya kedua elemen tersebut", Ucap Regist.
"Baiklah kalau sangat yakin dengan dirimu", Ucap Ramond.
Mereka berdua pun memulai menempa material itu.
saat sedang menempa mereka dikagetkan dengan sebuah geteran yang sedikit keras.
" Sepertinya kita harus cepat sebelum para iblis itu semakin mendekat", Ucap Regist.
__ADS_1