
30 menit sebelum Regist berteleportasi ke kerajaan kalvair.
"hei Grey, apa kau sanggup mengalahkan mereka". Ucap ayahnya anak perempuan itu
" Apa yang kau katakan rey, Bukan kah kau disembuhkan oleh anak ku, harusnya kau percaya diri lagi, bukan kah kau juga seorang raja", Ucap ayahnya Regist.
tanpa berlangsung lama mereka pun maju menghadapi segerombolan iblis-iblis itu.
satu demi satu iblis pun terbunuh.
"hei grey, ini mengingatkan ku tentang masa-masa itu", Ucap raja rey(Ayahnya Silvia).
"heh, sepertinya sudah lama sekali, mengingat masa-masa itu, aku, kau, dan frey, saat itu frey berkorban untuk kita demi menyelamatkan kita", Ucap raja Grey(ayahnya Regist).
Tanpa sadar mereka terbawa suasana ke masalalu.
dan Tiba-Tiba.
" AYAH, SELAMAT KAN IBU, MEREKA DIKEPUNG OLEH PARA IBLIS", Ucap Silvia dengan keadaan panik.
"Rey, pergilah, biar aku yang menahan mereka disini", Ucap Raja Grey(ayahnya Regist).
" apa kau yakin sendirian disini", Ucap raja rey(Ayahnya Silvia).
"kau lupa siapa aku?? ", Ucap Raja grey(Ayahnya Regist).
" ahh, benar juga, aku hampir lupa dengan gelar mu", Ucap Raja rey(Ayahnya Silvia).
Raja rey pun pergi meninggalkan Raja grey dan pergi ke tempat istrinya.
"Ibu, aku takut", Ucap pengeran kedua.
" Tenang saja Lucas, ibu ada di sini untuk melindungi kalian", Ucap Ibunya Regist.
"Ibu, kakak pertama ada dimana?, Apa kakak pertama baik-baik saja? ", Ucap tuan putri itu.
" Ibu juga tidak tau, tapi yang jelas kakakmu itu sekarang tidak berada disini, sepertinya dia sedang bersembunyi entah dimana", Ucap Ibunya Regist
"Minerva, lebih baik kau bawa anak-anakmu bersembunyi, biar aku yang mengurus mereka", Ucap Ibunya anak perempuan itu.
" bagaimana dengan dirimu tessa?", Ucap Minerva (Ibunya Regist).
"aku akan baik-baik saja", Ucap tessa (ibunya anak perempuan itu).
Minerva pun pergi membawa anak-anak.
Saat ingin berangkat tiba-tiba
" ROY, MENGHINDAR!!!!", Ucap Minerva (ibunya Regist).
pada saat itu seekor iblis terbang kearah mereka dan menyerang mereka.
tapi pada saat itu Minerva melindungi anak-anak dengan tubuhnya dan itu membuat Minerva memiliki luka yang lumayan parah.
"anak-anak, lebih baik kalian pergi Dari sini sebelum iblis itu menyerang kalian", Ucap Minerva sambil kesakitan.
akan tetapi pangeran kedua tidak mau pergi dan menutupi ibunya dengan dirinya.
"JIKA KAU INGIN IBU, LEWATI DULU MAYAT KU", Ucap Lucas.
yang lain pun melakukan seperti yang Lucas lakukan.
"JIKA KAU MEMBUNUH IBU, LEWATI DULU MAYAT KAMI SEMUA", Ucap pangeran ketiga, keempat, dan putri pertama.
"APA YANG KALIAN LAKUKAN, KALIAN PERGI SAJA DARI SINI", Ucap Minerva.
" LEBIH BAIK KAMI MELINDUNGI IBU DARI PADA TIDAK MELAKUKAN APA-APA", Ucap mereka semua.
tanpa banyak bicara iblis itu pun menyerang mereka, tapi tiba-tiba.
"SHENGGGGG"
"Apa kalian baik-baik saja? sepertinya aku datang tepat waktu", Ucap Raja rey.
"Kami baik-baik saja, Tapi ibu terluka", Ucap Lucas.
" kalau begitu bawalah ibu kalian ke tempat yang aman", Ucap Raja Rey.
Mereka pun membawa ibu mereka ke tempat yang aman.
"Baiklah, ini mungkin bakal jadi hari yang berat", Ucap Raja Rey.
Raja Rey pun bertarung dengan iblis-iblis itu, mereka terus bertarung sampai tidak ingat waktu.
" Sepertinya ini iblis yang terakhir", Ucap Raja grey.
"Hei Grey, apa kau baik-baik saja? ", Ucap Raja Rey.
" Aku baik-baik, Bagaimana dengan mu?", Ucap Raja grey.
"ayah, apa kau baik-baik saja? ", Ucap Silvia.
" Aku baik-baik saja, lebih baik kau pergi ke tempat ibumu dan Minerva", Ucap Raja Rey.
saat Silvia ingin ke tempat ibunya, tak disangka di dihadang oleh seekor iblis, dan iblis itu bisa berbicara.
"HAHAHA, ANAK INI AKAN MENJADI TUMBAL YANG BAGUS BAGI RAJA KAMI", Ucap iblis itu.
Iblis itu pun mengeluarkan sihir pengikat dan mengikat Silvia.
" HEI KAU, LEPASKAN ANAK KU", Ucap Raja Rey Dengan perasaan yang marah.
"HAHAHA, KAU TELAH TERLAMBAT, SEKARANG SAATNYA YANG BAGUS UNTUK PERGI DARI SINI", Ucap iblis itu.
" SIALAN KAU!!!!! ", Ucap Raja Rey.
Raja Rey pun langsung bergerak dengan sangat cepat, dalam sekejap dia langsung sampai ke tempat iblis itu.
" SRENGGGG"
Akan tetapi iblis itu berhasil menghindari dengan terbang.
"HAHAHA, KAU LAMBAT SEKALI, SEKARANG ANAK MANUSIA INI MILIK RAJA KAMI", Ucap Iblis itu.
" SIAL!!! AKU TIDAK BISA MENGGAPAINYA!!! ", Ucap Raja Rey dengan perasaan marah.
Dan iblis itu menciptakan sebuah portal yang langsung berhubungan dengan alam neraka, karena sudah tidak ada yang bisa dilakukan lagi, Dan mereka tidak punya tenaga lagi untuk mengejar iblis itu.
Silvia pun berteriak, Dan berharap diselamatkan oleh dia lagi.
" TOLONG AKU!!!!! ", Ucap Silvia Sambil berteriak.
" BLEPPP"
Dan dalam sekejap ada seseorang yang muncul di dekat iblis itu Dan Silvia.
Dan orang itu menendang iblis itu dengan sangat keras, bahkan membuat iblis itu terlempar ke tumpukan reruntuhan istana itu.
"Hei, apa kau sudah selesai main mainnya", Ucap Regist.
" Itu kakak pertama, ibu, lihat itu", Ucap putri pertama.
"a-apa kau orang itu", Ucap Silvia.
" hei, hei, apa kau akan terus tidur seperti itu? lebih baik kau bersiap-siap", Ucap Regist.
"A-A-Apa yang terjadi, kenapa kita berada diatas? ", Ucap Silvia.
"Aku harus berpindah tempat", Ucap Regist.
Dan Regist pun berteleport ke bawah dalam sekejap.
"pergilah ke tempat ayah mu, biar Aku yang mengurus ini", Ucap Regist.
" baiklah", Ucap Silvia.
Silvia pun pergi ke tempat ayahnya, sebelum pergi dia berpesan kepada Regist.
"Berhati-hatilah", Ucap Silvia.
" apa kau tidak mengenalku, lebih baik kau menghawatirkan dirimu dari pada menghawatirkan diriku", Ucap Regist.
__ADS_1
Dan Silvia pun pergi ke tempat ayahnya.
"SIAL SEKALI, AKU TIDAK TAHU KALAU ADA MANUSIA SEKUAT DIRIMU DI BUMI INI", Ucap Iblis itu.
" Hahaha, Sepertinya kelinci percobaan yang sebenarnya ada disini", Ucap Regist.
"REGIST!!!! LEBIH BAIK KAU BERHATI-HATI DENGANNYA, DIA BISA MEMBUAT PORTAL YANG MENGHUBUNGKAN ALAM BUMI DENGAN ALAM NERAKA", Ucap Raja grey.
" Hei ayah, lebih baik kau pergi memeriksa ibu, sepertinya dia terluka lumayan parah", Ucap Regist.
"baiklah, ayah akan pergi, jadi jagalah dirimu", Ucap Raja grey.
Raja grey dan raja Rey pun pergi meninggalkan Regist.
sekarang hanya ada mereka berdua, Regist dan Iblis itu.
"Heh, sekarang hanya ada kita berdua, lebih baik persiapkan dirimu", Ucap Regist.
" SIALAN KAU MANUSIA, RASAKAN INI", Ucap Iblis itu sambil membaca mantra.
"cih, api ya", Ucap Regist.
Regist pun mengeluarkan sihir api juga, akan tetapi api itu berbeda dengan Iblis itu.
" APA YANG TERJADI??? KENAPA API MU BERWARNA BIRU???ⁿ", Ucap Iblis itu.
"heh, persiapkan dirimu untuk kejutan. yang tidak terduga", Ucap Regist.
mereka pun bertarung tanpa henti dan bahkan tidak memberi celah sedikit pun.
" Apa yang terjadi??? kenapa aku tidak bisa membunuh manusia itu", Ucap Iblis itu dalam hati.
"hei, apa cuma segini kemampuanmu", Ucap Regist.
" jangan kau pikir cuma ini yang ku miliki", Ucap Iblis itu.
Iblis itu pun menggunakan sihir terkuat dia dengan membuat langit-langit di kerajaan kalvair dipenuhi dengan portal yang menghubungkan ke alam neraka.
dan setiap portal itu mengeluarkan sekitar ribuan iblis-iblis Dari alam neraka tersebut.
"HAHAHA, BAGAIMANA MANUSIA, APA KAU SANGGUP MENYELAMATKAN KERAJAAN MU", Ucap Iblis itu dengan tertawa riang.
Para iblis-iblis itu pun langsung bergerak dengan kecepatan yang melampaui suara menuju ke arah Regist.
" heh, TIME SLOW", Ucap Regist.
Dan sekejap iblis-iblis itu pun menjadi lambat.
"sepertinya teknik ini akan memakan lumayan banyak energi, tapi lebih baik di coba saja", ucap Regist.
Regist pun menutup matanya dalam beberapa menit.
Dan saat itu Regist pun membuka matanya dan keluar aura yang begitu kuat serta dengan mata yang berubah menjadi berwarna merah kecoklatan seperti ruby.
aura tersebut menutupi kerajaan kalvair, Dan seketika semua iblis itu pun mati dalam sekejap begitu juga dengan portalnya yang semuanya menghilang seketika.
" cih, aura Raja memang harus jarang digunakan, teknik ini lumayan memakan energi yang begitu banyak", Ucap Regist dalam hati.
"BAGAIMANA MUNGKIN, DALAM SEKEJAP BAWAHANKU MATI DALAM SEKEJAP, PADAHAL MEREKA SEMUA ABADI KECUALI KAU BERHASIL MENGHANCURKAN KRISTAL ITU", Ucap Iblis itu dengan terheran-heran,
" Hahaha, itu hanyalah hal yang kecil", Ucap Regist.
tiba-tiba Regist pun tidak bisa menjaga keseimbangannya Dan terjatuh.
"Sepertinya energi ku sisa sedikit, bagaimana dengan bayangan ku", Ucap Regist.
dia pun mencoba sedikit merasakan keberadaan bayangannya.
" Sepertinya sudah cukup", Ucap Regist.
Dan seketika bayangan yang berada di hutan tersebut menghilang sekaligus mengirimkan suatu energi yang lumayan asing buat para manusia, maupun iblis.
"APA YANG TERJADI, KENAPA TIBA-TIBA ENERGINYA LANGSUNG PULIH , DAN KENAPA TIBA-TIBA HAWA YANG BERADA DI DIRINYA BERUBAH DERASTIS, APA YANG TERJADI DENGAN MATANYA", Ucap Iblis itu dalam hati.
" HEI, PERSIAPKAN DIRIMU", Ucap Regist dengan perasaan yang begitu dingin.
dalam sekejap Regist pun langsung bergerak kearah Iblis itu.
"APA YANG TERJADI???? AKU TIDAK MERASAKAN ENERGI DIA, HARUSNYA SAAT DIA BERTELEPORTASI DIA MENINGGALKAN JEJAK ENERGI YANG HABIS DIA GUNAKAN, TAPI AKU TIDAK MERASAKANNYA SAMA SEKALI BAHKAN DENGAN KEBERADAANNYA, SEAKAN DIA SUDAH MENYATU DENGAN BUMI INI", Ucap Iblis itu dalam hati.
Regist pun dalam sekejap langsung berada di belakang Iblis itu.
" SIAL, DIA BERADA DI TITIK LEMAH KU", Ucap Iblis itu.
"DWARRRRR"
Dalam sekejap Iblis itu langsung terlempar begitu jauh keluar Dari daerah kerajaan kalvair.
"AKHHHH!!!, APA INI!!!, INI TIDAK MASUK AKAL!!!! PUKULAN DIA SEAKAN BISA MENGHANCURKAN SEBUAH GUNUNG YANG BEGITU BESAR", Ucap Iblis itu.
" Apa kau sudah selesai dengan ocehan mu", Ucap Regist dengan tatapan yang begitu dingin.
Iblis itu pun menyerang Regist, akan tetapi sebelum dia menyerang, serangan Regist sudah sampai ke anggota tubuh bagian dia.
"AKHHHH, INI TIDAK MASUK AKAL, KENAPA DIA TIBA-TIBA BEGITU KUAT", Ucap Iblis itu dalam hati.
" AKU TIDAK BISA TERPOJOK DISINI, TIME STOP!!!!", Ucap Iblis itu.
waktu pun berhenti seketika, akan tetapi dia tidak melihat Regist.
"Kemana anak itu, harusnya dia juga ikut terdiam saat waktu itu terhenti", Ucap Iblis itu sambil kebingungan.
tiba-tiba.
" BUK, BUK BUK"
"APA INI, KENAPA AKU MERASA ADA YANG MEMUKULKU, PADAHAL TIDAK ADA SEORANG PUN YANG BERGERAK DISINI", Ucap Iblis itu.
Dalam sekejap Regist tiba-tiba muncul dihadapan Iblis itu.
" MUSTAHIL, APA KAU MASIH SEORANG MANUSIA, TIDAK MUNGKIN SEORANG MANUSIA TIDAK TERIKAT OLEH WAKTU, KAU HARUSNYA JUGA MEMBEKU DENGAN WAKTU ITU, TAPI KENAPA TIDAK", Ucap Iblis itu dengan keringat yang bercucuran.
"persiapkan dirimu karena telah menimbulkan keributan di istana ini" Ucap Regist.
Regist pun memukul Iblis itu dengan tenaga penuh Dan iblis itu melayang keatas, dan dalam sekejap Regist berada di atas iblis tersebut Dan memukul Iblis itu lagi ke bawah dengan serangan terkuat nya Dan membuat iblis itu tidak berkutik sama sekali, seketika waktu yang tadinya diam berjalan kembali seperti semula.
" AKHHHH,S-S-SIALAN KAU M-M-MANUSIA", Ucap Iblis itu dengan keadaan sekarat.
pertarungan pun diakhiri dengan kekalahan Iblis itu.
Raja Grey dan Raja Rey pun datang dan melihat keadaan Iblis itu dengan keadaan sekarat.
"Kau tidak apa-apa?", Ucap Raja Grey.
" Tenang saja ayah, aku sudah mengalahkannya, bagaimana dengan keadaan ibu? aku lihat ibu tadi dalam keadaan terluka lumayan parah", Ucap Regist.
"Tidak apa-apa, Dia sudah baik-baik saja", Ucap Raja Grey.
" Bagaimana kau bisa mengalahkannya? Sepertinya di kerajaan ini telah muncul bintang yang terang setelah ayahmu", Ucap Raja Rey.
mereka pun berbincang-bincang mengenai hal yang terjadi tadi.
tiba-tiba.
"REGIST, KAU DARI MANA SAJA!!! IBU SUDAH MENCARI MU KEMANA-MANA", Ucap Minerva.
Minerva pun berlari ke arah Dan memeluk Regist.
" KAKAK", Ucap adik-adiknya Regist.
"Kak, kau kemana saja, kami semua sudah mencari mu kemana-mana, tapi kami semua tidak menemukan mu kembali", Ucap adik perempuan Regist.
" Hahaha, maaf kan kakak Elola, Sebelum kejadian ini, kakak kabur dari istana, hehehe", Ucap Regist dengan santainya.
"BUKKK"
Tiba-tiba, Minerva memukul kepala Regist.
"KAU INI!!!! APA KAU SADAR YANG KAU LAKUKAN, KAU TELAH MEMBUAT KEPANIKAN DI ISTANA INI!!!", Ucap Minerva.
Regist pun hanya bisa tertunduk Dan mendengarkan marahan Dari ibunya.
__ADS_1
" Kak, apa kau baik-baik saja, habisnya kau bertarung dengan Iblis itu dengan tatapan yang mengerikan", Ucap pengeran ketiga.
"aku baik-baik saja arthur, mungkin agak sedikit sakit", Ucap Regist.
Regist pun memperlihatkan luka-luka yang ada di anggota tubuhnya, mulai dari kepala, leher, perut, bahu, kedua lengan atas, Dan lengan bawah, serta kedua kakinya.
" kak, perut mu terluka, apa kau yakin baik-baik saja", Ucap Roy.
"tidak apa-apa, Hei, apa kalian ingin melihat sesuatu yang keren", Ucap Regist.
Regist pun menempelkan salah satu tangannya ke perut yang terluka, dalam sekejap perut Regist yang awalnya terluka pun menjadi pulih kembali seperti biasanya.
" Teknik penyembuh!", Ucap Raja Rey.
"hebat sekali kak", Ucap mereka.
" aku pernah membaca di perpustakaan kerajaan kita, Teknik penyembuh adalah teknik yang sangat langka, teknik ini pernah sekali ditunjukan pada ribuan tahun yang lalu, Kalau tidak salah leluhur kita, Raja pertama kalvair lah yang bisa menggunakan teknik itu, tapi semenjak Raja pertama meninggal, teknik itu tidak pernah lagi terlihat, jarang sekali orang bisa menggunakan teknik itu, hanya orang-orang Dari garis keturunan kerajaan lah yang bisa melakukannya, itu pun hanya sedikit yang bisa mempraktekkan teknik itu", Ucap Lucas.
"Apa yang kau katakan, semua orang bisa melakukan teknik itu, baik keturunan kerajaan, maupun rakyat jelata, kau hanya perlu membayangkan tubuhmu sembuh sekaligus mengalirkan energi ketempat tubuhmu terluka, otomatis energi itu mengekstrak apa yang ada dipikiran mu", Ucap Regist.
Lucas pun mulai mempraktekkan apa yang Kakaknya jelaskan.
dia pun mencoba ketubuh ibunya yang terluka, seketika apa yang Regist jelaskan itu pun terjadi.
" Luka ibu menghilang", Ucap Elola.
"Apa yang dikatakan kakak benar", Ucap Lucas.
" Akan tetapi lebih baik informasi ini jangan sampai sepenuhnya tersebar luar, jika tidak kekuatan ini akan disalah gunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab", Ucap Regist.
mereka pun berbincang-bincang, Dan pada saat itu.
"AYAH!!! ", Ucap Silvia.
Apa yang kau lakukan disini, bagaimana dengan ibu", Ucap Raja Rey.
" Ibu ada di belakang ku",Ucap Silvia.
Raja Rey pun melihat istrinya di belakang anaknya.
mereka pun semua berkumpul Dan berbincang-bincang atas kejadian tadi.
Regist pun kembali dimarahi lagi oleh Minerva atas kelakuannya tadi.
dan saat ditengah amarah Minerva, Silvia pun berjalan kearah Regist.
"t-terima k-kasih karena telah menyelamatkan ku lagi", Ucap Silvia.
" ayolah, kau tidak perlu berterima kasih untuk hal yang seperti itu", Ucap Regist.
Dan seketika Silvia pun merasakan sesuatu aneh dengan dirinya.
"Kenapa ini? kenapa aku merasakan sesuatu yang tidak biasanya, jantung ku berdetak begitu cepat", Ucap Silvia dalam hati.
" hei, apa yang terjadi dengan mu? apa kau baik-baik saja? wajah mu memerah", Ucap Regist dengan kebingungan.
Regist pun mendekat menyentuh jidatnya Silvia.
"kalau dilihat Dari dekat ternyata kau cantik juga", Ucap Regist.
wajah Silvia pun semakin memerah.
" BUKK"
"Aduhhhh, apa yang kau lakukan, kenapa kau tiba-tiba memukul ku", Ucap Regist.
" huh, pikirkan saja sendiri", Ucap Silvia.
"Hei Grey, apa kau memikirkan hal yang sama dengan ku", Ucap Raja Rey.
" heh, pernikahan ya", Ucap Raja Grey.
"Hei bocah, siapa nama mu?", Ucap Regist.
" jangan memanggilku dengan sebutan bocah, Nama ku Silvia", ucap Silvia.
"Namaku Regist, ku harap kita akan bertemu kembali", Ucap Regist.
Disaat mereka semua berbincang-bincang.
tapi disaat itu.
" HAHAHA, HANCURLAH KALIAN WAHAI MANUSIA-MANUSIA LEMAH", Ucap Iblis itu.
"cih, aku hampir lupa kalau Iblis itu belum mati", Ucap Regist.
"BERSIAPLAH UNTUK KEHANCURAN KALIAN SEMUA" Ucap Iblis itu.
Regist pun menggunakan teknik matanya Dan melihat ada sesuatu yang aneh dengan tubuh Iblis itu. "Apa ini, seluruh energi yang ada di dirinya beralih ke jantungnya", ucap Regist.
Akan tetapi Regist Menyadari apa yang Iblis itu lakukan.
" SEMUANYA, MASUK KE GERBANG INI", Ucap Regist dengan keadaan panik.
"HAHAHA, SUDAH TERLAMBAT, SAATNYA KALIAN SEMUA MERASAKANNYA"Ucap Iblis itu.
Dan seketika Iblis itu pun meledakkan dirinya.
semua yang ada di tempat itu sempat dipindahkan ke istana kembali.
" kita semua selamat, tapi dimana Regist ", Ucap Regist.
Dan suara ledakan itu sangat besar bahkan menyebabkan gempa yang begitu besar.
" LEPASKAN AKU!!!! REGIST MASIH DISANA!!!! "Ucap Minerva.
" HENTIKAN SAYANG!!!! KITA TIDAK BISA KESANA, KITA HARUS BERLINDUNG TERLEBIH DAHULU ", Ucap Raja Grey.
" TAPI REGIST!!! DIA", Ucap Minerva dengan perasaan yang hancur.
Raja Grey pun pergi membawa Minerva Dan anak-anak lainnya pergi Dari situ beserta Raja Rey dengan Keluarnganya.
ledakan pun telah berhenti, Mereka semua keluar Dari persembunyian.
saat keluar mereka semua melihat warga-warga yang tidak bersalah pun ikut terluka akibat gempa yang disebabkan ledakan itu.
"Ibu, ayah, kalian pergilah ke tempat kakak, biarkan kami yang membantu warga-warga yang terluka" Ucap Lucas.
"baiklah, Rey, apa kau bisa menjaga mereka", Ucap Raja Grey.
" serahkan pada ku", Ucap Raja Rey.
mereka berdua pun bergerak mengarah ketempat Regist.
Sesaat sampai di tempat itu, mereka melihat sebuah lubang yang besar akibat ledakan tadi.
tanpa pikir panjang Minerva pun turun menuju ke dalam lubang tersebut.
"sayang, tunggu", Ucap Raja Grey.
mereka pun melihat sebuah darah yang berceceran Dan sepertinya itu adalah darah Regist akibat ledakan tadi.
" REGIST!!! DIMANA KAU!!! ", Ucap Minerva sambil berteriak.
kemudian mereka melihat ikat kepala milik Regist.
"INI MILIK REGIST, AKU KENAL INI", Ucap Minerva.
" Tapi sepertinya Regist tidak berada di sini, Sepertinya dia telah berhasil kabur Dari ledakan itu, aku sempat merasakan energi Regist walaupun samar-samar, yang jelas dia sudah berhasil kabur, tapi sepertinya hawa keberadaannya sudah tidak ada disini, sepertinya dia sudah berteleportasi ketempat yang sangat jauh", Ucap Raja Grey.
"Apa itu berarti Regist masih hidup? ", ucap Minerva.
"sepertinya begitu", Ucap Raja Grey.
" syukurlah dia masih selamat"Ucap Minerva dengan menagis bahagia.
"Lebih baik kita pergi ke kerajaan lagi, Bukan kah kau sedang hamil", Ucap Raja Grey.
" kau benar, aku tidak boleh memaksakan keadaanku", Ucap Minerva.
mereka pun kembali ke kerajaan.
__ADS_1
"Regist……Kuharap kau baik-baik saja", Ucap Raja Grey dalam hati.