
"heh……apa ini, kenapa begitu banyak wanita yang memakai pakaian pembantu? ", Ucap Roku dalam hati.
" Aku tidak bisa terjebak terus disini, Aku harus mengalahkan iblis itu", Ucap Roku dalam hati.
Pada suatu waktu, semua pembantu itu keluar karena dipanggil untuk ditugaskan dan disaat itu Roku pun berpikir untuk keluar dari tempat itu.,
pada saat itu Roku melihat sebuah bantal besar, dan dia pun kepikiran buat menyusun bantal itu agar bisa keluar dari tempat tidur bayi tersebut.
dia pun terus melakukannya dan terus melakukannya lagi, dan akhirnya dia bisa memanjat pagar tempat tidur itu.
"cih, tinggi sekal, jika Aku langsung turun mungkin akan menerima benturan yang sangat keras……hhhh……tubuh bayi memang sangat lemah".Ucap Roku dalam hati.
dia pun mengingat apa yang dikatakan Dewa itu.
" benar sekali, energi itu".
Roku pun mulai membayangkan energi itu dan menambah dengan imajinasinya, dengan mengambil refrensi dari novel atau komik yang dia baca di kehidupan sebelumnya.
"angin", Ucap Roku dalam hati
dan angin itu pun muncul seketika di bawah nya dan bentuknya sama dengan apa yang dia imajinasikan.
" sudah kuduga, sepertinya komik dan novel yang kubaca itu berguna juga", Ucap Roku dalam hati.
dan pada saat itu, Roku melihat sebuah kalung di dadanya dengan tulisan sebuah nomor satu.
"apa ini? sebuah kalung dengan nomor satu? ahhh Aku tidak perduli dengan itu, saatnya keluar kamar". Ucap Roku dalam hati sambil tersenyum riang
pada saat membuka pintu besar itu, dia melihat seseorang yang menurutnya agak pendek.
" hei regist, apa kau mau diam-diam keluar dari kamar", Ucap seorang wanita itu
"APA INI!!! KENAPA AKU HARUS TERTANGKAP!!!!! DAN SIAPA ITU REGIST!!!!! ", Ucap Roku dalam hati sambil mengamuk.
" Sepertinya kamu tidak punya bermain? baiklah, biar ibu menemanimu sambil berkeliling di istana ini", Ucap wanita itu.
"IBUKU SEPENDEK INI!!!!! ", Ucap Roku di dalam hati sambil kebingungan.
dan mereka pun berangkat dan menuju ke tempat yang wanita itu kunjungi.
disaat perjalanan menuruni tangga.
" setttt"
sebuah pintu besar terbuka dan dibalik pintu itu ada seseorang yang berbadan kekar dan berotot.
__ADS_1
"selamat datang sayang……", Ucap perempuan itu sambil kegirangan.
" DIA AYAHKU!!!!!! APA-APAAN INI!!!!!! APA AYAHKU INI SEORANG FEDOFIL!!!!! ", Ucap Roku dalam hati sambil kebingungan.
" hei, lihat ini, si regist", Ucap wanita itu sambil tersenyum bahagia.
dan ayahnya Regist(Roku) menatap Regist dengan tatapan dingin.
"cih, sepertinya ayah ingin cari masalah dengan ku", Ucap Roku dalam hati.
karena tatapan yang begitu dingin dari ayahnya dengan aura intimidasi yang kuat, Roku pun memulai membalas dengan tatapan yang sama dengan ayahnya dan mengeluarkan aura yang sama kuat nya dengan ayahnya.
tabrakan yang kuat dari aura mereka berdua membuat seluruh kastil mulai bergedar, dan membuat semua binatang yang ada di kastil tersebut mendadak pingsan seketika.
" hehehe……dia mewarisi teknik milikku", Ucap ayahnya regist(Roku) sambil tersenyum.
"YANG MULIA!!!!………APA KAU BAIK-BAIK SAJA!!!!!", Ucap seseorang yang tidak dikenal
" tidak apa-apa, mungkin cuma sebuah angin lewat saja", Ucap ayahnya regist(Roku) dengan tatapan yang begitu dingin.
"plakkk"
"APA YANG KAU LAKUKAN!!!! APA KAU INGIN MEMBUAT ANAK KITA MENAGIS!!!! " Ucap ibunya regist(Roku) dengan mengeluarkan amarahnya.
"maafkan aku……aku hanya memberi dia sedikit tes".Ucap ayahnya regist (Roku).
ketika itu ada seorang pembantu wanita menuruni anak tangga secara tergesa-gesa.
"nyonya………pangeran kedua, ketiga, keempat, dan tuan putri, mereka semua menangis akibat getaran yang terjadi diistana ini tadi", Ucap pembantu itu.
"Baiklah, aku akan segera ketempat mereka……ini, tolong antar regist ke kamarnya", Ucap ibunya Regist(Roku).
dan pembantu itu pun mengantar Roku kembali kekamarnya dan menemani Roku.
" hhhhh……aku tidak terlalu suka bermain-main untuk hal ini".Ucap Roku(Regist) dalam hati dengan perasaan yang tidak bersemangat.
"hhhh, pangeran sepertinya tidak suka bermain, dia berbeda dari bayi-bayi biasanya".Ucap pembantu itu.
dan pada saat itu regist(Roku) melihat suatu tongkat kecil di sela-sela lemari pakaiannya, dia pun bersemangat untuk mencoba meraih tongkat itu dan bergerak sekuat tenaga.
"ada apa pangeran?????", Ucap pembantu itu.
pembantu itu pun juga melihat sebuah tongkat kecil di sela-sela lemarinya Regist(Roku), dan pembantu itu berusaha mengambil tongkat itu, dan pembantu itu berhasil mendapatkannya, tapi disaat itu juga keluarlah sebuah mahluk bertanduk dibelakang lemarinya Regist (Roku).
" akhhhh", Ucap pembantu itu sambil terkejut.
__ADS_1
"sudah kuduga energi itu berasal dari sini", Ucap Regist(Roku) dalam hati.
dan tanpa banyak bicara iblis itu bergerak menyerang pembantu itu, setelah menyerang pembantu itu dia langsung menyerang Regist(Roku), tapi serangan iblis itu dibatalkan dengan Regist(Roku) dengan mudahnya.
dalam sekejap iblis itu lenyap dikalahkan oleh Regist(Roku).
" kekuatan pemberian dari Dewa itu sangat mengerikan sekali, aku harus memberikan nama apa ya untuk tehnik itu? sepertinya penghapus keberadaan nama yang bagus untuk tehnik itu", Ucap Regist(Roku) dalam hati.
"kemana mahluk itu? dia menghilang dengan sendirinya?", Ucap pembantu itu sambil kebingungan.
" APA YANG TERJADI DI SINI? AKU MERASAKAN ADA SEBUAH ENERGI ASING DISINI", Ucap ayahnya Regist(Roku) dengan amarah yang besar
"APA YANG TERJADI? BAGAIMANA DENGAN REGIST", Ucap ibunya Regist(Roku) sambil kepanikan
" tadi ada seekor iblis yang lumayan besar dan ganas, dia sempat menyerang ku dan memberikan luka yang cukup dalam di bahu ku bagian kiri, dan saat dia ingin menyerang Regist, dia menghilang begitu saja", Ucap pembantu itu sambil kesakitan.
"sepertinya dia tidak berbohong, aku juga merasakan energinya tadi dan lenyap begitu saja", Ucap ayahnya Regist.
" Aku tidak perduli apa yang terjadi, yang penting kau dan Regist selamat dari insiden itu", ucap ibunya Regist.
"Kau benar, kita harus memperketat pertahanan yang ada di istana ini……DENGAR PRAJURIT-PRAJURIT KU, CEK SEMUA TEMPAT YANG ADA DI ISTANA INI, BAIK DAPUR, KAMAR TAMU, GUDANG, DAN SELURUH TEMPAT YANG ADA DI WILAYAH KERAJAAN INI", Ucap ayahnya Regist Dengan tegas.
" owekkk, owekkk, owekk"
"APA INI, KENAPA AKU TIDAK BISA MENGONTROL DIRI KU", Ucap Regist(Roku) dalam hati.
" sepertinya akibat insiden tadi yang membuat pangeran menjadi begini", Ucap pembantu itu.
"kau benar, agak mustahil seorang bayi ditempatkan di situasi seperti ini, sepertinya cuma kamar Regist saja yang hancur seperti ini, kamar anak-anak lain tidak mengalami hal seperti ini, aku akan membawa Regist dan anak-anak lain tidur di kamar aku dan suami ku", Ucap ibunya Regist.
" hhhh, sepertinya hari yang panjang ini sudah berakhir, lagi pula sudah mau waktunya makan malam", Ucap Regist(Roku) dalam hati.
dan pada hari itu, hari yang menggemparkan itu pun berakhir dengan akhir yang indah dan makan malam pun tiba, mereka semua menyambut dengan riang dan merayakan atas terselesaikannya masalah di siang hari tadi.
dan waktu pun mulai berlalu, jam tidur pun datang, seluruh anak-anak pun dibawa kek kamar ratu akibat insiden tadi.
"hhhhh, jam tidur pun datang dengan sendirinya", Ucap Regist(Roku) dalam hati sambil mengela nafas.
pada saat itu melihat sebuah kaca dan memikirkan sesuatu
" apa aku masih orang yang sama? aku sudah mempunyai nama baru, tapi aku masih bingung dengan masa lalu ku", Ucap Regist(Roku) dalam hati.
dan pada saat itu dia melihat sebuah cermin yang sangat besar dan mengingat apa Dewa itu katakan.
"kau benar, sekarang aku bukanlah Roku, dia itu sudah mati, sekarang aku adalah Regist", Ucap Regist dalam hati.
__ADS_1
dan di malam itu pun Regist pun sadar dengan dirinya dan sekarang dia pun tidak memperdulikan masalalu dirinya lagi.