Kehidupan Setelah Kematian

Kehidupan Setelah Kematian
Bab 9:selesainya misi pertama mereka


__ADS_3

Monster lumpur itu menghujani mereka dengan lumpur yang mengandung racun pelumpuh.


"Berhati-hatilah, jangan sampai kita menyentuh lumpur itu", Ucap Penjaga pos itu.


" Kita juga harus bersiap-siap untuk hujannya", Ucap Regist.


Regist pun mengeluarkan teknik miliknya.


"MASADEPAN", Ucap Regist dalam hati.


Seketika Regist melihat semua hujanan lumpur itu bakal jatuh ke arah mana.


" Berhati-hatilah, itu akan menuju ke kepalamu", Ucap Regist sambil menghindar-hindar.


"Walaupun kau bocah yang buta sambil menggunakan topeng, tapi sepertinya insting mu lumayan juga untuk menjadi petarung"" Ucap Penjaga pos itu sambil menghindar-hindar.


Mereka pun terus menghindar-hindar sampai hujan lumpur itu selesai.


"Hhhh, sepertinya sudah selesai", Ucap Regist


"Kalau begitu saatnya kita menyerang", Ucap Penjaga pos itu.


Penjaga pos itu pun langsung bergerak menyerang langsung monster lumpur itu.


" TUNGGU DULU PENJAGA POS", Ucap Regist.


Saat Penjaga pos itu berada langsung dihadapannya di seketika tidak bisa bergerak karna dia menginjak genangan lumpur setelah hujan itu.


"AKHH!!! SIAL!!!", Ucap Penjaga pos itu.


Seketika monster lumpur yang ada di hadapan Penjaga pos itu langsung mengulurkan tangannya ada hendak memukul Penjaga pos itu.


" GAWAT!!! ", Ucap Penjaga pos itu.


Akan tetapi dalam sekejap Penjaga pos itu langsung bertukar tempat dengan sebuah sapu yang ada dibelakangnya, alhasil monster lumpur itu hanya memukul sebuah sapu yang ada dihadapannya itu.


" Huh? kenapa aku tiba-tiba ada di belakang? ", Ucap Penjaga pos itu.


"Huh, untung sempat", Ucap Regist.


" Hei anak muda, apa kau yang memindahkan ku", Ucap Regist.


"Lebih baik kita cepat sebelum dia bergerak ke desa", Ucap Regist.


Regist pun langsung bergerak dengan cepat menuju ke monster lumpur itu.


" Pasti dia memiliki kelemahan, Tapi dimana?", Ucap Regist dalam hati.


sekilas Regist pun melihat sesuatu yang bercahaya di dalam perut monster lumpur itu.


"Hei, pak Penjaga pos, Apakah kelemahannya ada di cahaya tersebut", Ucap Regist.


" Semua monster yang ada di dunia ini memiliki kelemahan yang sama, yaitu cahaya tersebut, kita harus menghancurkan cahaya itu", Ucap Regist.


"Core ya, sepertinya aku harus sedikit serius untuk bisa mengalahkannya", Ucap Regist.


Regist pun meninggalkan bayangannya kepada Albert dan Clara.


" Kalian jaga bayanganku yang sedang mengumpulkan energi alam, Aku akan terus bertahan sampai energi alamnya bisa digunakan sepenuhnya ", Ucap Regist kepada mereka berdua.


" Baiklah, kau berhati-hatilah ", Ucap Mereka berdua.


Regist pun melanjutkan kembali pertarungannya dengan Monster lumpur bersama dengan Penjaga pos itu.


" Hei pak tua, Lebih baik kau jangan mengulanginya lagi", Ucap Regist.


"Jangan panggil aku pak tua bocah, namaku adalah Rogaland, Kau bisa memanggil ku Rogan", Ucap Penjaga pos.


" Heh, sempat sekali kau memperkenalkan diri Pak Rogan, Persiapkan dirimu", Ucap Regist.


Monster lumpur itu pun langsung bergerak menuju mereka berdua.


Mereka berdua Pun langsung menghindari Serangan-serangan dari monster lumpur itu.


"Hei Bocah buta, Apa kita akan terus begini", Ucap Rogan.


" Tunggu saja, Kita akan Melancarkan pada waktu yang pas", Ucap Regist.


Mereka pun terus menghindar-hindar Dan terus mengulur waktu sampai tiba masanya.


"Baiklah, Hei pak Rogan, Apa kau bisa membukakan sebuah lubang yang ada di perutnya", Ucap Regist.


" Aku bisa melakukan itu, tapi itu akan sia-sia karena tubuhnya Akan selalu regenerasi dalam hitungan detik", Ucap Rogan.


"Tenang saja aku Punya Rencana", Ucap Regist.


" Baiklah jika itu mau mu", Ucap Rogan.


Rogan Pun menggunakan sihir dan melemparkan sebuah bola air ke Perut monster lumpur itu., dan alhasil perut monster lumpur itu pun berlubang dan ada sebuah bola bercahaya di perut monster lumpur.


"Baiklah, itu sudah cukup", Ucap Regist Dengan mode energi Alamnya.


Regist pun Melempar pedang miliknya ke core monster lumpur itu dengan kecepatan cahaya, dan seketika core monster lumpur itu tertancap sebuah pedang milik Regist, monster lumpur itu pun langsung tidak bergerak dan meleleh karena tidak ada intinya telah hancur.


"Huh, akhirnya, tapi sekarang kita harus bersih-bersih lagi, Yang harusnya bersih jadi kotor lagi karena monster tadi", Ucap Regist.


" Tidak apa-apa, Kita akan mengulanginya lagi, yang penting monster tadi tidak masuk ke permukiman warga setempat", Ucap Rogan.


"Tenang saja, aku telah memanggil mereka semua yang bekerja tadi kembali karena monster tadi sudah dikalahkan", Ucap Arisu.


" Huh syukurlah, kupikir cuma kami berempat saja yang membersihkan selokan yang besar ini", Ucap Clara.


"Baiklah, ayo lanjutkan misi kita Sebelum malam", Ucap Regist.


" Ayooo", Ucap Mereka semua.


Mereka semua pun kembali membersihkan selokan itu.

__ADS_1


Orang-orang yang berlarian tadi satu demi satu kembali ke selokan itu karena telah mendengar berita bahwa monster lumpur itu telah dikalahkan.


"Hei, sepertinya ini akan selesai sebelum malam", Ucap Arisu.


Mereka pun terus membersihkan dan tanpa disangka mereka bisa membersihkan selokan itu sebelum malam.


"Huh, sudah selesai, hah? sudah sore aja", Ucap Regist.


" Kau benar", Ucap Clara.


"Dengan begini misi pertama kita telah selesai", Ucap Albert.


" Kau benar, ayo kita kembali ke guild untuk melapor", Ucap Regist.


Mereka pun ke tempat pos dan melapor bahwa mereka sudah selesai.


"Hei, tadi itu seru sekali yah, hahaha", Ucap Rogan.


" Huh, seru ya, padahal kau tadi hampir mati, tapi sempat tertawa", Ucap Regist.


"HEI!!! TUNGGU!!!", Ucap Arisu.


" Huh? ada apa? ", Ucap Regist.


" Apa kalian mau pergi ke guild ", Ucap Arisu.


" ya, kami mau ke guild untuk melapor kami telah menyelesaikan misinya", Ucap Regist.


"Apa Aku bisa ikut kalian, Aku juga mau melapor untuk misiku", Ucap Arisu.


" boleh saja, ayo pergi", Ucap Regist.


"Ayooo", Ucap mereka bertiga.


Mereka pun berjalan menuju ke tempat guild.


" Hei, bagaimana kalian bisa sampai ke desa ini", Ucap Arisu.


"Kami bertiga berjalan dari ribuan kilometer dari selatan", Ucap Regist.


" Hei itu sangat jauh, tapi dari ratusan kilometer ke arah selatan terdapat hutan yang dipenuhi oleh ribuan serigala yang begitu ganas, bagaimana kalian bisa melewati hutan itu", Ucap Arisu.


"Kami membunuh mereka", Ucap Clara.


" Heh, padahal kau waktu itu tertidur dan tidak sanggup melawan mereka lagi", Ucap Albert.


"hei, apa kau pikir Aku tidak lihat bahwa kau juga terlebih dahulu tertidur sebelum Aku", Ucap Clara


" Justru kau lah yang terlebih dahulu tertidur sebelum Aku", Ucap Albert.


Mereka pun berdebat karena tidak terima dengan perkataan mereka masing-masing.


"Huhhh, Biarkan saja mereka, ayo kita pergi", Ucap Regist.


" B-Baiklah", Ucap Arisu.


"Huh? Hei Regist, tunggu kami", Ucap mereka berdua.


Mereka pun sampai dan berada di depan guild itu dengan keadaan rame.


" Aku tidak tahu kalau guild saat sore akan serame ini", Ucap Clara.


"Mereka sedang menikmati hasil dari misi-misi mereka, Jadi tidak heran akan banyak orang yang berada di guild ini", Ucap Arisu.


" Ayo kita masuk sebelum semakin rame", Ucap Regist.


Mereka pun masuk ke guild itu.


"Hei, kami sudah menyelesaikan misinya", Ucap Regist sambil memberikan kartunya.


" Baiklah, kami proses dulu", ucap Almora.


"Kalau begitu kami akan duduk di meja sana", Ucap Regist.


" Baiklah, nanti akan kami panggil saat sudah selesai", Ucap Almora.


Mereka pun duduk di meja di pojokan itu.


"Hei, Bagaimana menurut kalian tentang misi tadi", Ucap Arisu.


" Lumayan menantang adrenalin", Ucap Regist.


"Kau benar, tadi itu lumayan menegangkan", Ucap Clara.


" Apa lagi pas saat paman rogan tadi hampir terkena oleh pukulan monster tadi, tapi dia tiba-tiba bertukar tempat dengan sapu yang ada di belakang", Ucap Albert.


"Kau benar, hei Regist teknik apa itu, Aku tidak pernah melihat teknik seperti itu", Ucap Clara.


" Itu hanya teknik buatan ku sendiri", Ucap Regist.


"Kau menciptakan teknik yang baru lagi ya", Ucap Clara.


" Hah? Teknik baru? ", Ucap Arisu.


" ya, itu sebabnya kalian tidak pernah mendengar teknik Ini", Ucap Regist.


"Hei, Apa kau bisa mengajari teknik itu kepada kami", Ucap Clara.


Tiba-tiba Regist menepuk kepala Clara.


" awww", Ucap Clara.


"Kalian bahkan belum menguasai energi alam dengan sempurna", Ucap Regist.


" Ayolah, kau pelit sekali", Ucap Clara dengan wajah cemberut.


"A-A-Apa kau bisa mengajariku juga", Ucap Arisu.

__ADS_1


Regist pun Menggunakan teknik yang dimana dia bisa mengetahui bakat seseorang.


" Hhhh, penyembuhnya, baiklah aku akan mengajari mu sebuah teknik", Ucap Regist.


"Beneran…", Ucap Arisu.


" ya, mungkin kita akan memulainya besok", Ucap Regist.


"HEI KALIAN, PROSESNYA SUDAH SELESAI, KALIAN BISA MENGAMBIL IMBALAN BESERTA KARTUNYA", Ucap Almora.


" Baiklah, Ayo kita kesana", Ucap Regist.


Mereka pun menuju ke tempat meja resepsionis.


"Huh? Kenapa tiba-tiba aku naik jadi rank F", Ucap Clara.


" Kau benar, kanapa kita semua Tiba-tiba naik menjadi Rank F", Ucap Regist.


"Misi rank G hanya bisa dilakukan sekali saja, saat kalian sudah menyelesaikannya otomatis kalian akan naik rank", Ucap Almora.


" Tapi apa kita masih bisa mengambil misi rank G", Ucap Regist.


"Kalian masih bisa mengambil misi Rank yang dibawah Rank milik kalian selamat itu misi yang tidak melampaui Rank kalian", Ucap Almora.


" Begitu ya, kalau begitu setiap misi pasti ada imbalannya apabila telah diselesaikan", Ucap Regist.


"Kau benar, Untuk Rank F kebawah untuk setiap 1 misi yang diselesaikan akan mendapat 10 koin perunggu, Kalau untuk Rank D Sampai A akan mendapat sekitar 10 sampai 100 koin Silver, Kalau untuk Rank S sampai Rank SSS akan mendapat Sekitar 100 sampai 1 Koin kristal", Ucap Almora,


" Begitu ya, Kalau begitu terimakasih atas infomasinya", Ucap Regist.


"Kami hanya menyampaikan saja Tuan", Ucap Almora.


" Hei, aku tidak terlalu suka dipanggil tuan", Ucap Regist.


"Kalau begitu kami harus memanggilmu dengan apa", Ucap Almora.


" Kau bisa memanggil ku Regist", Ucap Regist.


"Kau juga bisa memanggil ku Albert, Rasanya tidak enak dipanggil seperti itu", Ucap Albert.


" Kau benar, kau bisa memanggil ku Clara ", Ucap Clara.


" kau benar, tidak enak dipanggil seperti itu, kau bisa memanggil ku Arisu", Ucap Arisu.


"Kalau begitu Salam kenapa untuk semua, kalian bisa memanggilku Almora", Ucap Almora.


" Kalau begitu kami akan pulang, terimakasih atas kerjasamanya", Ucap Regist.


"baik, terimakasih kembali juga untuk partisipasi atas misinya tadi", Ucap Almora.


Mereka pun kelua dari guild itu,


" Hei kami akan ke pulang ke penginapan", Ucap Regist.


"Aku juga akan pulang ke penginapan ku", Ucap Arisu.


" Kalau begitu kita berpisah disini", Ucap Regist.


"Baiklah, sampai ketemu esok", Ucap Arisu.


Mereka pun berpisah dan kembali ke penginapan masing-masing.


saat sampai di penginapan,


" Selamat datang kembali tuan", Ucap pemilik penginapan itu.


"Yoo, Kami akan langsung ke kamar", Ucap Regist.


" Baiklah, silahkan beristirahat tuan", Ucap Pemilik penginapan itu.


Mereka pun menuju lantai 2 dan langsung masuk ke kamar mereka.


"Akhirnya bisa tiduran juga", Ucap mereka berdua.


"Hei, mandi dulu sebelum tidur", Ucap Regist.


" Kami mau tidur langsung saja", Ucap mereka.


"Terserah kalian saja", Ucap Regist.


Regist pun menuju ke kamar mandi dan mandi untuk menyegarkan tubub dia sebelum tidur.


" Selesai mandi regist pun keluar dari kamar mandi dan melihat mereka berdua sudah tertidur pulas.


"heh, Pasti mereka sangat kelelahan sampai lupa memakai selimut", Ucap Regist.


Regist pun berjalan pelan-pelan dan memakaikan selimut pada mereka.


" aku juga sebaiknya tidur agar tidak terlambat besok", Ucap Regist.


Regist pun menuju ke kasurnya dan langsung tidur.


Pagi pun tiba.


"Eakhhh, Sudah pagi aja, Aku akan keluar untuk olahraga sedikit", Ucap Regist.


Regist pun menuju ke pintu keluar.


Saat keluar dari kamar dia melihat seseorang yang tidak asing.


" Huh? Arisu? ", Ucap Regist.


Arisu pun mendengar suara yang tidak asing


" Huh? Suara Ini, apa itu kau Regist", Ucap Arisu.


Masing-masing dari mereka pun terkejut dengan pertemuannya kembali.

__ADS_1


__ADS_2