Kehidupan Setelah Kematian

Kehidupan Setelah Kematian
Bab 7:Resminya Regist menjadi petualang


__ADS_3

"Hei Regist, kami disini", Ucap mereka berdua sambil melambaikan tangan mereka.


"Huh? Disana ya" Ucap Regist.


Regist pun mendelatangi mereka berdua.


"Hei Regist, sepertinya ini penginapan bagus", Ucap Albert.


" Ayo masuk"Ucap Regist.


Mereka pun masuk ke penginapan itu.


Regist pun langsung melempar koinnya.


"Kamar untuk tiga orang", Ucap Regist.


" Baik Tuan", Ucap pemilik penginapan itu.


pemilik penginapan itu mengantarkan mereka ke kamarnya.


"Silahkan Tuan, mungkin ini sedikit tua, tapi masih bisa dipakai", Ucap pemilik penginapan itu.


" tidak apa-apa, yang penting masih bisa ditinggali itu sudah cukup untuk kami", Ucap Regist.


Mereka pun masuk ke Kamar itu, dan Kamar itu lumayan besar dan lumayan kuno.


"Hahahaha, Akhirnya kita bisa tidur nyenyak juga", Ucap Clara.


"Akhirnya kita tidak merasakan tidur di Tempat yang keras lagi", Ucap Albert.


" Hhhh, kalian benar, akhirnya bisa istirahat juga, Ayo kita tidur", Ucap Regist.


Regist pun mematikan lampu di kamar itu, dan langsung ke kasurnya.


Saat dia ingin Menutup matanya.


Seketika Regist mengingat Masalalunya, Sejak Umur 4 Adik-adiknya Selalu Mengikutinya kemana pun, baik diluar istana dan di dalam istana, terkadang saat mereka ketakutan, mereka Selalu ke Kamar Regist dan tidur bareng dengan Regist.


"Hhhh, apa kabar mereka ya", Ucap Regist.


Seketika tempat pun berubah ke tempat kerajaan kalvair.


" Hhhh, sudah 6 bulan kakak tidak ada di sini, kak, dimana kau", Ucap Elola.


"Elola, tenang saja, kakak Pasti akan selamat", Ucap Arthur.


" Kakak tidak selemah yang kalian kira, bahkan dia bisa membunuh tangan kanannya iblis Beelzebub dengan sendirian", Ucap Lucas.


"kau benar kak, yang penting sekarang kita harus bersiap-siap untuk membantu ibu Untuk mempersiapkan persalinannya" , Ucap Roy.


Tempat pun berganti kembali.


"Ahhh, sudah pagi aja", Ucap Albert.


" Heh, kau terlambat bangun", Ucap Clara.


"Dimana Regist" , Ucap Albert.


"Entah lah, Saat aku bangun Dia sudah tidak ada", Ucap Clara.


" HESSS, HESSS, HESSS".


Saat mereka sedang sibuk, Mereka pun mendengan sebuah suara.


"Hem? Apa kau mendengar suara itu", Ucap Albert.


" aku juga mendengarnya, sepertinya di luar jendela itu", Ucap Clara.


Mereka pun melihat dari Luar jendela itu.


"Hei Regist, kami sudah mencari kau dari tadi", Ucap Clara.


" Apa Yang kau lakukan disana", Ucap Albert.


"Hanya Sedikit Pemanasan, Kalian duluan mandi saja", Ucap Regist.


" Ok, Aku duluan", Ucap Albert.


"Heh, jangan harap", Ucap Clara.


Mereka pun berebut Kamar mandi itu.


" Hhhh, sepertinya Pemanasan akan ku akhiri disini", Ucap Regist.


Pada pagi itu akan menjadi hari yang menyenangkan Untuk mereka.


Setelah mereka selesai mandi, mereka pun menuju ke lantai bawah untuk memesan makanan.


"Hei, apa aja menu di sini", Ucap Regist.


"Untuk makan ada daging babi, sate kambing, sate sapi, steak daging babi, Dan steak daging sapi, kalau untuk minuman, ada bir, teh, dan air Putih, Tuan mau yang mana", Ucap pemilik penginapan itu.


" kalau begitu aku pesan 3 steak daging sapi dan 3 teh", Ucap Regist.


"Baik tuan", Ucap pemilik penginapan itu.


" Hei, kita akan duduk disitu", Ucap Regist.


"Sepertinya tempat itu tidak terlalu buruk", Ucap Albert.


Mereka pun duduk di tempat itu.


" Hei Regist, sekarang kita akan kemana? ", Ucap Clara.


" Hemm, Entah lah, aku masih belum memikirkannya", Ucap Regist.


"Bagaimana kalau kita Mendaftar ke sebuah guild, Biasanya setiap desa memiliki guild meraka masing-masing", Ucap Albert.


" Hemm, terserah saja, aku juga sedang bosan", Ucap Regist.


"Hei, kau seakan sedang mengejek sebuah guild", Ucap Clara.


" Dengar ya, guild itu adalah suatu tempat berkumpulnya para petualang yang hebat", Ucap Albert.

__ADS_1


"Dan sombong", Ucap Regist.


" Hei settt, kau tidak boleh berbicara seperti itu, kau sama saja dengan menghancurkan reputasi para petualang ", Ucap Clara.


" Hhhhh, terserah saja", Ucap Regist.


Disaat mereka sedang berbicara, pemilik penginapan itu pun datang.


"Silahkan dinikmati untuk menu nya", Ucap pemilik penginapan itu.


" Hei, kau tau dimana tempat guild", Ucap Regist.


"tempat itu berada di utara, pertigaan di sebelah gubuk kecil", Ucap pemilik penginapan itu.


" Begitu ya, kalau begitu terimakasih", Ucap Regist.


dan pada saat itu Regist melempar setumpukan koin emas yang ada di kantongnya.


"Tuan, ini kebanyakan", Ucap pemilik penginapan itu.


" Itu untuk Infomasinya, setiap informasi itu berharga, jadi kau berhak mendapatkannya", Ucap Regist.


"Kau begitu terimakasih banyak tuan", Ucap pemilik penginapan itu.


Pada saat dia makan tiba-tiba.


" DERRR".


Seberapa orang masuk ke tempat itu.


"HEI GADIS MUDA!!!! APA KAU BISA MEMBERI KAMI BIR!!!!", Ucap Salah satu pria itu.


" Maafkan kami, T-tapi, K-kami sudah kehabisan stok Bir", Ucap pemilik penginapan itu.


"AKHHH!!!! KAMI TIDAK PERDULI!!!! CEPAT SEKARANG SEDIAKAN JUGA BIR ITU ATAU AKU HANCURKAN PENGINAPAN INI!!!!", Ucap Orang itu.


orang-orang yang sedang makan di situ pun terganggu dengan orang-orang itu.


" APA YANG KALIAN LIHAT, CEPAT KELUAR DARI SINI", Ucap orang itu.


Para pelanggan yang ada di tempat itu pun berlarian keluar dari tempat itu Dan hanya tersisa Regist Clara, Dan Albert yang ada di tempat itu.


"HEI BOCAH, BUKANKAH SUDAH KUBILANG, KELUAR DARI SINI, KECUALI TINGGALKAN GADIS ITU, Sepertinya Lumayan cantik juga kau", Ucap orang itu.


Albert Dan Clara pun menatap mereka dengan keadaan yang sangat Marah, akan tetapi meraka sedikit ketakutan dengan aura intimidasi yang dikeluarkan orang-orang itu.


" Hhhh, lagi-lagi hal seperti ini, Inilah alasan kenapa kalian jangan terlalu percaya dengan manusia", Ucap Regist.


"HEH, APA YANG KAU OCEHKAN BOCAH!!!! LEBIH BAIK KALIAN BERDUA PERGI DARI SINI, DAN TINGGALKAN GADIS ITU", Ucap orang itu.


Regist pun tiba-tiba berdiri dari kursinya, sekaligus menatap orang-orang itu.


" API NERAKA", Ucap Regist dalam hati.


Seketika orang-orang itu terbakar dengan sendirinya bersamaan dengan perubahan mata regist yang berwarna merah darah sekaligus matanya meneteskan darah.


"AHKKKK!!!! SIALAN!!! API APA INI!!!! HEI KAU!!! APA YANG KAU LAKUKAN DENGAN KAMI", Ucap orang itu.


"Api hitam ini akan terus menyala sampai kalian menjadi debu", Ucap Regist.


" Heh, Kalau Begitu jangan pernah menginjakkan kaki kalian di desa ini, kalau sampai aku melihat kalian menginjakkan kaki kalian di desa ini, maka aku akan membuat kalian merasakan penderitaan yang melebihi kematian", Ucap Regist.


"B-B-BAIK, K-KAMI AKAN PERGI DARI DESA INI", Ucap orang itu.


Orang-orang itu pun berlari keluar dari penginapan itu dengan keadaan ketakutan, Saat mereka berlari menuju keluar desa ternyata mereka di cegat oleh 2 orang di gerbang desa itu.


" CEPAT MINGGIR DARI SITU!!!! ", Ucap orang itu.


Tanpa pikir panjang kedua orang itu langsung menyerang orang-orang yang berlari itu.


" Heh, akhirnya kita menangkap mereka", Ucap orang itu.


"Kau benar Andre, akhirnya kita menangkap buronan ini", Ucap Xavier.


" AKHHH!!!! APA INI!!!! KENAPA KALIAN MENANGKAP KAMI!!!! ", Ucap orang itu.


" Apa kalian pikir kalian bisa bebas begitu saja setelah kau melakukan penggelapan dana kerajaan, bahkan kau melakukan pembunuhan, kami bahkan tau kalau kau telah mendirikan pasar ilegal Untuk keuntungan mu sendiri", Ucap Andre.


"MUSTAHIL!!!! HARUSNYA KALIAN TIDAK MUNGKIN MENGETAHUI HAL ITU!!!! ", Ucap orang itu.


" Kau bisa menjelaskannya di ruang sidang kerajaan Valcke", Ucap Xavier.


"Hhhh, sialan, akan tetapi aku tidak bertemu bocah itu lagi", Ucap orang itu.


" Siapa orang yang kau maksud itu? ", Ucap Xavier


" Ahh, kau terlalu banyak bicara Xavier, yang penting sekarang kita bisa mendapatkan buronan ini", Ucap Andre.


"Kau benar, lebih baik kita cepat kembali ke kerajaan", Ucap Xavier.


Tempat pun berpindah ke penginapan.


" Hei Regist Apa kau baik-baik saja? ", Ucap Clara.


"Kau benar, apa kau baik-baik saja? Setelah mengeluarkan api itu tiba-tiba matamu mengeluarkan darah", Ucap Albert.


" Tidak apa-apa, Ini hanya efek samping dari kekuatan itu.


" Tuan, tunggu sebentar, aku akan mengambilkan kotak obat di kamarku", Ucap Pemilik penginapan itu,


Pemilik penginapan itu pun berlari ke kamarnya dan kembali lagi dengan membawa obat.


"Kau tidak perlu repot-repot untuk hal seperti Ini", Ucap Regist.


Saat Regist melihat kotak obat itu, dia melihat ada sebuah kain Putin yang panjang.


" Hei, apa aku bisa memakai Kain itu, seperti kedua mata ku sedikit sakit,mungkin aku akan mengikatkan Kain itu ke kedua mataku untuk menghindari infeksi", Ucap Regist.


"Kau bisa menggunakannya tuan", Ucap Regist.


Regist pun mengambil Kain itu dan mengikatkan untuk menutupi kedua matanya.


" Hei Regist, apa kau tidak apa-apa dengan hal seperti itu", Ucap Clara.

__ADS_1


"walaupun mataku tertutup, Tapi aku masih bisa berjalan dengan leluasa, ayo, kita ke tempat guild", Ucap Regist.


" Jika menurutmu tidak apa-apa, maka ayo kita Pergi", Ucap Albert.


"baiklah, ayo kita berangkat, nih, koin untuk ganti rugi tempat ini", Ucap Regist.


" Tapi tuan, Ini sudah terlalu banyak, Tadi kau sudah memberiku banyak koin emas", Ucap Pemilik penginapan itu.


"Tidak apa-apa, Ambil lah", Ucap Regist dengan memaksa.


" Baik tuan, terima masih banyak", Ucap Pemilik penginapan itu.


Mereka pun keluar dari penginapan dan Pergi ke guild itu.


Setelah itu mereka pun sampai ke guild itu.


"Ayo masuk", Ucap Regist.


" Baikkk", Ucap mereka berdua.


Mereka pun ingin memasuki tempat itu.


sebelum memasuki guild di merasakan ada sebuah toko yang berjualan topeng di disamping guild itu.


"Hei, kalian duluan saja, aku akan menyusul", Ucap Regist.


" Kau mau kemana? ", Ucap Albert.


" aku ada sedikit urusan, kalian saja duluan", Ucap Regist.


"Baiklah", Ucap mereka berdua.


Mereka berdua pun masuk ke guild itu.


saat mereka masuk, Regist pergi ke tempat orang yang berjualan topeng itu.


Regist pun merasakan dengan instingnya di tempat itu dan menemukan topeng yang sedikit menarik baginya.


" Hei paman, Berapa harga topeng ini", Ucap Regist.


"Ini hanya 1 koin silver nak", Ucap orang itu.


" kalau begitu aku akan membelinya", Ucap Regist.


Regist pun langsung memberikan koin silvernya.


"Terima kasih nak", Ucap orang itu.


" Kau tidak perlu berterima kasih, harusnya aku yang harus berterima kasih", Ucap Regist.


Regist pun pergi dari tempat itu dan menggunakan sihir untuk topeng itu.


"PENGUBAH SUARA", Ucap Regist dalam hati.


Setelah di menggunakan sihirnya ke topeng itu, dia pun langsung memakai topeng itu.


" Ahhh, tes, seperti suaraku sudah berubah", Ucap Regist.


dia langsung masuk ke guild itu.


"Hei Regist, kami sudah mendaftar di guild itu", Ucap mereka.


" Hhhh, begitu ya", Ucap Regist.


"Huh? kenapa suaramu terasa berbeda", Ucap Clara.


" Kau benar, sepertinya suaramu berubah ", Ucap Albert.


" ini hanya efek dari topeng ku", Ucap Regist.


Regist pun langsung menuju ke tempat meja pendaftaran.


"Hei, apa aku bisa mendaftar menjadi petualang", Ucap Regist.


" Bisa saja, Kau hanya perlu mengisi formulir ini", Ucap orang yang memberikan formulir itu.


Regist pun mengisi formulirnya.


"Hemm, Kekuatan yang ku miliki ya, disini tertulis kekuatan yang kau miliki", Ucap Regist dalam hati.


Regist pun memilih penjinak.


" Hei, ini sudah selesai ", Ucap Regist.


" Baiklah, tunggu sebentar, kami akan memberikan kartu identitas mu", Ucap orang yang memberikan formulir tadi.


Orang itu pun masuk ke ruangan.


"Hei Regist, kau memilih job apa? ", Ucap Albert.


" Aku memilih penjinak ", Ucap Regist.


" kenapa kau memilih job itu, itu adalah job terlemah dari semua job", Ucap Clara.


"Kau benar, itu adalah job yang terlemah, karena itu lah aku memilihnya", Ucap Regist.


Mereka berdua pun masih kebingungan dengan kata-kata Regist tadi.


" Ini tuan, kartu identitas mu", Ucap orang yang memberikan formulir tadi ke Regist.


"Rank G ya, tak apa lah, Oh ya, dimana tempat untuk menerima misi", Ucap Regist.


" Kau bisa ke lantai atas untuk memilih pekerjaan mu", Ucap orang yang memberikan formulir itu.


"Baik lah, kalau begitu berapa biayanya untuk kami", Ucap Regist.


" setiap 1 orang mendaftar mereka harus membayar 1 koin emas", Ucap orang yang memberikan formulir itu.


Regist langsung memberikan 3 koin emas ke orang yang memberikan formulir itu.


"Baik, terima kasih tuan", Ucap orang yang memberikan formulir itu.


" Hei kalian, kita pergi ke lantai atas", Ucap Regist.

__ADS_1


"Ayoooo", Ucap mereka berdua.


Mereka pun berjalan menuju ke lantai atas.


__ADS_2