
tidak terasa aku tertidur pulas bersama rizky. Rizky masih belum juga sadar. aku pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri. ku lihat jam sudah menunjukan pukul 13.00
aku membangunkan Rizky dan berpamitan untuk pulang.
"Rizky bangun " aku membangunkan sembari berbisik di telinganya
Rizky terbangun , seperti nya dia merasa pusing setelah mabuk nya subuh tadi. botol alkohol yang cukup banyak. seperti nya dia mempunyai masalah hidup, pikirku.
" aduh maaf Lia , aku pusing sekali. aku mabuk berat ya? " tanya nya
"iya , kamu terlalu banyak meminum alkohol. dan melarangku untuk menemani mu minum."
"oh iyaa , kamu kan sudah minum juga di diskotik. jadi aku tidak ingin kamu terlalu banyak minum. itu akan mengganggu kesehatan mu." Rizky tersenyum padaku.
" makasih udah perhatian. oh ya aku pamit dulu yaa. masih ada kerjaan lagi "
aku memang sudah di hubungi salah satu tamu ku yang ingin menyewa tubuhku. tiada lelah. ini semua ku lakukan demi keluarga.
" baiklah jaga kesehatan ya Lia" Rizky memelukku dan mencium keningku.
***
sesampainya di kos aku hanya mengganti pakaian dan memesan taksi. aku pergi lagi untuk menemui tamu ku.
keluar dari kos aku berjalan melewati gang menuju jalan raya. karena taksi itu menunggu disana. aku di kejutkan oleh teriakan yang memanggil namaku. "kaya suara Mario." batin ku. ku balikkan badanku. dan ternyata benar dugaan ku. ku berlari. membuka pintu taksi.dan menyuruh supir taksi itu untuk cepat jalan. aku lihat kebelakang.
__ADS_1
"syukurlah, sudah tidak ada lagi mobil Mario. ya Allah bagaimana ini , dia sudah tau tempat tinggal ku. aku harus bagaimana" batinku
aku mengambil ponselku dan menghubungi ayu.
aku berbicara terburu-buru ketika telpon ku di angkat ayu.
" halo yu, ada yang mau aku bicarakan"
" apa li? sepertinya serius sekali"
" Mario, dia menemukan ku tadi saat aku berjalan menuju taksi. aku berlari. aku takut yu. seperti nya tempat tinggal ku sudah tidak aman."
" ya ampun Li, dasar ya cowok brengsek itu. tidak henti-hentinya dia mengganggu mu. aku akan fikirkan jalan keluarnya"
" aku takut yu" air mataku menetes. aku merasa hidup ku tidak tenang. aku takut hal kemarin terulang kembali.
" tapi yu, aku takut Mario juga menyakiti mu."
" udah itu nanti saja ya kita pikirkan. kabari jika kamu sudah selesai bekerja. aku akan kesana"
***
" terimakasih ya Lia sudah memuaskan om" tamu ku memberikan uang bayaran plus tips untukku.
" iya sama-sama om," aku menerimanya
__ADS_1
"om pamit dulu yaa,"
setelah tamu ku pulang. aku menghubungi ayu untuk menyuruhnya ke hotel.
***
" yu , aku takut untuk pulang ke kos. "
" tadi aku lihat tidak ada siapa-siapa Lia . aku akan menemanimu sampe depan kamar kos. ayo pulang " ayu mengajakku pulang.sebenarnya aku enggan untuk ke kosan. aku ingin pindah sekali rasanya. aku takut jika aku keluar rumah tiba tiba Mario membawa ku lagi.
***
malam itu
aku melirik kanan kiri. tidak ada mobil mario. hanya mobil hitam ,yang ku pikir itu mobil tetangga disitu.
"syukurlah.. situasi nya seperti nya aman." batinku. aku melanjutkan perjalanan ku. aku harus pergi keluar ke supermarket untuk membeli perlengkapan kamar yang aku butuhkan.
diujung jalan sana aku melihat sosok lelaki yang kukenal. Rizky. dia melambaikan tangan. lalu berteriak.
" LIAAAAA.... DI BELAKANG MU"
belum sempat aku membalikkan badan ku. tiba tiba ada yang membungkam mulutku, aku berusaha melawan. namun usaha ku gagal. dan akhirnya aku tidak sadarkan diri.
***
__ADS_1
aku sidikit pusing. setelah aku sadar. aku dikejutkan dengan keadaan tangan dan kaki ku yang terikat. dan aku berada di tempat gelap. yang pencahayaannya ada 1 lampu saja.
"ya Allah aku dimana. siapa yang menculik ku kesini. apa ini ada hubungannya dengan Mario. aku takut" aku menangis.