
Jangan lupa Like ,comment dan reward koinnya dong untuk author. Dan juga klik bintang 5 yaa
aku menangis dan berteriak. tapi tak ada satupun orang yang mendengar ku. rasanya aku sudah lelah. aku berada dalam ruangan kosong ini sendirian. aku hanya teringat kewajiban ku, aku harus menghidupi keluarga ku. tapi kenapa aku terjebak disini.
ku dengar ada seseorang yang membuka pintu.
"Mario, ternyata benar dugaan ku" batinku.
dia datang bak iblis berwujud manusia. aku sudah mengenal sifat buruknya. yang memperlakukan ku dengan kasar.
sakit hati ini rasanya. lelaki yang sangat aku cintai. memperlakukan ku dengan kasar.
benar, Mario mengajak ku menikah. tapi bagaimana bisa aku hidup dengan lelaki tempramen. baru jadi pacar saja aku sudah di tampar seperti ini. Marik datang hanya untuk membuat lebam di pipiku. aku sudah tidak tahan. aku berharap Rizky cepat datang menolong ku karena hanya dia yang tau kejadian ku di culik.
setelah itu dia pergi dan akan kembali lagi malam harinya. Mario bilang akan melakukan di gudang ini. apa maksudnya?? setelah dia kasar pada ku, dia mau menikmati tubuh ku.
" brengsek, hati ku masih sakit ketika mengetahui sifat buruk dia, kini bukan hanya hatiku. tapi raga ku pun di sakiti olehnya. apa mau lelaki itu. Rizky tolong aku , siapapun aku mohon keluar kan aku , ya tuhan aku masih ingin hidup. aku masih ada kewajiban untuk membahagiakan keluarga ku" batinku
pencahayaan yang tidak cukup membuat ku mempertajam penglihatan ku untuk menemui sesuatu benda yang bisa membuka tali yang mengikat di tangan ku. ketika aku melihat pecahan kaca. aku menjatuhkan diri ku ke lantai. dan bergeser agar tangan ku bs meraih pecahan kaca itu.
"aarhh sakit. kuat sekali ikatan tangan ini. mungkin jika tali ini lepas akan terdapat jejak di pergelangan tangan ku." aku berusaha menggores kan pecahan kaca itu ke tali. tapi yang ada malah tangan ku yang tergores.
.aku mendengar suara seseorang yang berusaha membuka pintu.
" LIAAA , INI AKU RIZKY, APA KAMU SUDAH SADAR"
raut wajah ku berubah menjadi senang.ketika Rizky datang
"Rizky tolong aku" aku meloncat loncat untuk mendekati pintu karena keadaan kaki yg terikat dan tangan terikat kebelakang. darah bercucuran dari tangan ku yang tergores pecahan kaca. namun aku bisa menahan. aku hanya berharap Rizky menolong ku.
"sabar yaa Lia, aku akan berusaha membuka pintu ini. "
pikirku mustahil Rizky bisa membuka pintu yang terbuat dari besi itu. aku hanya menangis meratapi nasibku saat ini.
__ADS_1
" Lia jangan menangis , aku akan menolong mu. " Rizky yg berada di balik pintu berusaha menenangkan ku. sembari memukul genggaman pintu besi itu.
" Rizky sebaiknya kamu pergi. karena lelaki itu akan datang. aku tidak ingin kamu di bunuh olehnya"
" tidak apa apa Lia, aku akan siap kehilangan nyawa ku demi kamu. kamu harus bertahan di dalam sana. kamu harus pikirkan keluarga kamuu juga."
aku memang sudah banyak bercerita tentang kehidupan ku dan keluarga ku kepada Rizky dia sangat berbeda dari Mario. dia lelaki lembut. tapi hatiku masih terluka. dan aku belum mencintai Rizky.
"Ya Allah , aku pasrah jika begini jalan kematian ku, aku ikhlas"
❤️RIZKY❤️
aku tertidur.sudah berjam" aku menunggu di semak semak yang tak jauh dari gudang itu. setelah bangun aku melihat mobil yang terparkir depan gudang itu. aku catat plat mobil itu.
KRIIING...ponsel ku berbunyi
dari salah satu karyawan ku. Anisa
" ada apa Anis, saya sedang sibuk?"
" pak, ibu meminta bapak untuk menemui nya di toko sekarang juga. bapak tidak mengangkat telpon dari ibu. beliau ingin berbicara penting"
sudah beberapa kali aku menghiraukan telp mama ku karena aku tertidur dan aku baru melihat ponsel.mama ingin bertemu dengan ku dan ingin membicarakan hal penting. aku bingung disisi lain aku ingin menolong wanita yang aku cintai.
" bilang sama ibu, saya sedang sibuk" aku mematikan telp. ketika aku melihat kebelakang mobil yang terparkir di depan gudang sudah tidak ada. sial aku sudah hampir tau siapa dalang nya. tapi kenapa Anis harus menelpon ku.
aku mencoba menggedor pintu. syukurlah ada jawaban dari lia. di dalam sana dia menangis. dan meminta bantuan ku. aku akan berusaha untuk mu. wanita yang aku cintai dalam diam. bahkan aku sudah siap menerima kekurangan nya dan mempertaruhkan nyawanya demi menolong nya.
sudah banyak benda yang aku gunakan untuk membuka pintu gudang. tapi sia sia. hingga malam tiba. suasana gudang yang sepi dan jauh dari pemukiman penduduk. aku terdengar jelas suara mobil mengarah ke gudang. aku menelpon polisi untuk bersiap siaga ada di tempat persembunyian. aku pun ikut bersembunyi sampai orang itu membuka pintu gudang.
ketika mobil terparkir di depan gudang .orang itu datang sendirian dan membuka pintu gudang. lalu membiarkan pintu itu terbuka sedikit. aku masih belum jelas melihat wajahnya . polisi mengepung gudang dan menggebrak pintu gudang lalu menodongkan pistol
"angkat tangan "
__ADS_1
aku datang mengikuti polisi yang sudah menodong ke arah penculik itu. namun betapa terkejutnya aku melihat penculik itu. MARIO teman masa kecilku dan wanita yang aku cintai dalam keadaan lebam di pipinya dan darah yang bercucuran di tempat itu.
" brengsek kau Mario" teriakku.
" owh Rizky, kawan ku. sudah lama kita tidak bertemu kawan." bukannya takut melihat polisi yang menodongkan pistol tapi Rizky masih tersenyum jahat.
aku mendekati Mario untuk meluapkan emosi ku. tapi Mario mengeluarkan pisau dan menjadikan Lia sandera.
" jangan mendekat atau akan aku bunuh wanita ini" posisi pisau yang sudah di leher Lia membuat ku enggan untuk mendekati Mario. aku takut dia nekat. teman masa kecil ku yang aku kenal sebagai lelaki temperamen. apa yang dia mau dia harus dapat tapi dengan sikap yang salah.
"jangan nekat Mario. polisi akan siap menembak mu"
" tembaklah aku. aku akan terlebih dahulu membunuh wanita ku yang cantik ini"
"wanita ku ?"
"yess, dia pacar aku. dan kau Rizky apa hubungan kamu dengan nya ? lalu darimana kamu mengetahui tempat ini"
"ini cara yang salah untuk membuat pasangan mu bahagia. bahkan kau tega membuat lebam pada pipinya dan meninggalkan bekas darah. kau tak pernah berubah."
Mario hanya tertawa.
DDUUUUAARRR !!!
polisi menembak ke atas
" angkat tangan anda, serahkan wanita itu"
" tidak akaaan , dia milikku apa hak kalian hah ? "
aku sudah geram di buatnya. jika posisi pisau tidak di leher Lia sudah pasti aku akan meninjunya.
aku terhenyak melihat Mario yang nekat melayangkan pisau itu kearah perut Lia. aku berlari. dan benar saja pisau itu malah menusuk perut ku. aku tidak sadarkan diri.
__ADS_1