kehidupan wanita malam

kehidupan wanita malam
eps 2 * pahlawanku sudah tiada*


__ADS_3

sesampainya aku di kampung..


aku langsung mengunjungi pemakaman papa,sedih sekali rasanya , aku tidak melihat wajah papa untuk terakhir kalinya.


bi Imah mendampingi ku ke pemakaman papa.


bi Imah :" nak ayo kita pulang hari sudah menjelang malam "


aku :" tidak bi , aku akan tidur disini bersama papa"


bi Imah :" jangan seperti itu nak , ikhlaskan papa agar tenang di alam sana"


aku :" tidak bi " ( tangisan ku menjadi-jadi )


bi Imah mengambil ponsel yang ada di dalam tas nya dan menelpon mama.


bi Imah :" buk, Lia tidak mau pulang. bagaimana ini ?"


mama :" biar saya kesana bi"


aku melihat mama datang diantar paman dan menyuruh ku pulang. sebenarnya aku tidak ikhlas. kenapa secepat ini papa pergi. kenapa harus papa ??


dengan berat hati aku meninggalkan pemakaman papa.


pa , maafkan Lia ..

__ADS_1


Tegal Jam 20.00


aku masih menangis dan mengurung diri di kamar. aku tidak mau makan. aku hanya ingin papa kembali.


TOK TOK TOK..


mama :" Lia , sayang , buka pintunya .. sudah jam 8.. jangan terlambat makan malam nak."


aku terdiam.


TOK TOK TOK..


mama :" buka Lia , mama mau bicara sebentar."


mama :" sudah lah Lia , jangan tangisi papa.. papa akan nangis juga."


mama menghapus air mata ku.


mama :" mama mau bicara, Lia gak papa kan lanjut sekolah di kampung aja. kita tinggal disini saja ya. Lia mau ??"


aku :" iya ma gak pa pa "


aku tidak menolak untuk sekolah di kampung. Karena bagi ku sama saja. bahkan aku bisa tiap kali ke pemakaman papa. karena jarak sekolah dan pemakaman sangat dekat.


keesokkan harinya.

__ADS_1


aku mulai mendaftarkan diri. dan kebetulan Kaka sepupu ku (risma) berada di sekolah itu. Kaka sepupu ku mengantarkan aku untuk ke sekolah mendaftarkan diri.


ka Risma :" dek , kak antar yaa ke sekolah. bentar kok disana , cuman daftar aja "


aku :" baik ka "


sekolah itu jaraknya lumayan jauh dari rumah. karena perkampungan kami jalannya menurun dan menanjak. membuat aku kewalahan dalam perjalanan. apalagi kami hanya jalan kaki. aku gak bisa bayangkan kalo aku sekolah nanti. tiap hari harus melewati jalan yang sangaaat jauh..


aku :" ka aku capek , kita istirahat dulu"


ka Risma :" sebentar lagi dek kita sampai. ayolah ini hanya akan membuang waktu. kita akan istirahat sampai di sekolah. akan ada kantin disana."


aku terpaksa melanjutkan perjalanan ku. ya Allah lelah sekali. aku tidak menyangka akan sesusah ini hidupku setelah tidak adanya sosok papa.


kurang lebih 20 menit perjalanan dari rumah ke sekolah. disana ramai sekali. aku dengan mudah mendapatkan teman. dan terkadang ada orang yang berbisik-bisik seperti sedang membicarakan ku.


wajahku yang begitu cantik dan asing seperti orang luar kota membuat aku jadi pusat perhatian.


sssh shhh..


begitulah desas desus anak anak sana yang menatap aku.


aku lelah. aku hanya ingin pulang. keadaan seperti ini membuat ku tidak nyaman. ada apa dengan ku ? apa ada yang salah dengan diriku. hingga mereka berbicara berbisik tapi tatapan yang sinis mengarahku.


sudahlah tak ku hiraukan. mungkin karena berasal dari kampung budaya menggosip sangat kental di kampung itu. tapi siapa sangka mereka malah mendekati ku dan mengajak ku berkenalan

__ADS_1


__ADS_2