kehidupan wanita malam

kehidupan wanita malam
eps 7 *takkan bisa kembali*


__ADS_3

pagi itu.


dengan suasana kamar yang berantakan. kami menyelesaikan kegiatan kami. membersihkan diri. setelah itu om bima memberikan aku uang sisanya secara cash dan berpamitan pulang.


" ini yaa uang sisanya , om puas sekali.. om pergi dulu yaa " lalu mengecup keningku.


aku hanya mengangguk. setelah om Bima pergi.


aku menjatuhkan diri ku ke kasur. tubuh ku masih berbalut handuk putih. dan menangis sejadi jadinya sambil melempar uang itu ke kasur.


perasaan ku senang bercampur sedih.sedih diusia muda ku. tidak seindah para remaja pada umumnya. aku harus bekerja. dan menjadi tulang punggung. aku tidak punya tittle. aku hanya lulusan SD. aku harus kerja apa.


senang , karena aku mendapatkan uang yang sangat besar. aku bisa membantu ekonomi keluargaku. aku terlambat. keperawanan ku yang seharusnya untuk orang yang aku cintai kini harus aku jual. semua Takkan bisa kembali.


************


sampai di kos

__ADS_1


aku berencana untuk berpamitan kepada ayu. karena aku sudah punya uang. aku akan ngekos di kamar yang berbeda. karena kos ayu begitu sempit untuk kami berdua.


" yu , terimakasih yaa udah bolehin aku numpang, aku akan pindah ke kamar sebelah "


"iya gpp Kok ,aku malah senang ada teman. Lia , mata kamu kok sembap begitu. kamu habis nangis ya ?" ayu memegangi muka ku.


aku memeluk ayu dan menumpahkan tangisan ku. ayu merangkul ku dan mengelus punggung ku. aku sudah tidak bisas menahan tangis ku. selama di perjalanan pulang tadi.


ayu:" udah dong,, jangan nangis .coba cerita. kamu diapain sama om Bima, aku chat mami ya"


aku :" ngk yu , aku ga di apa apain . bayaran aku full kok. om Bima memperlakukan aku dengan baik. aku cmn sedih teringat keluarga ku."


aku melepaskan pelukan ku dan terharu mendengarkan cerita Lia . kami baru kenal tetapi kami seperti teman lama.


************


selesai sudah aku membereskan kamar kos ku. aku memilih kamar yang ber AC . ahh rasanya sudah lama sekali aku tidak memakai AC. aku mengingat kehidupan ku yang dulu. dengan uang yang ada aku bisa berbelanja dan membeli perlengkapan kamar kos ku . sisanya aku simpan dan sebagian aku kirim ke orang tua ku.

__ADS_1


aku mengambil uang yang di berikan om Bima tadi . rasanya seperti mimpi memegang uang sebanyak itu


"kalo aku kirim ke mama , nnti mama curiga aku kan baru beberapa hari di Jakarta masa sudah mengirimkan uang sebanyak ini" batinku.


ponsel ku berbunyi dan ternyata mama menelpon ku.


" halo ma"


" halo Lia , kamu apa kabar"


" baik ma , mama gimana ?"


" mama baik juga , gimana majikan kamu. berat ya nak kerja jadi pembantu"


" baik ma majikan ku, gak ko ma . kerjaan ini menjadi ringan jika teringat mama dan adik adik" aku berbohong.


" ya Allah anak mama , mama sudah kangen banget sama Lia. jaga kesehatan ya Lia ,"

__ADS_1


"iya ma, mm juga" dada ku terasa sesak jika mengingat kejadian tadi pagi bersama om Bima


cukup lama perbincangan aku dan mama di telp. sampai mama curhat masalah kebutuhan nya dan biaya sekolah adikku.


__ADS_2