kehidupan wanita malam

kehidupan wanita malam
eps 13 *pengorbanan cinta tulus 2*


__ADS_3

aku membuka pintu kamarku dan ternyata Rizky datang.


"ya ampun kamu baik baik saja kan." aku memperhatikan seluruh tubuh nya. karena biar bagaimanapun Rizky terluka karena ku. lalu Rizky memelukku.


" aku tidak baik baik saja, karena kamu tidak menjengukku"


perasaan apa ini , kenapa jantungku rasanya ingin keluar dari tempatnya. aku melepaskan pelukan Rizky dan mempersilahkan Rizky masuk, Rizky duduk di kursi dan aku membuatkan minum. lalu aku ikut duduk bersamanya.


" Lia, apa kamu kenal Mario sebagai tamu mu juga ?" Rizky memulai percakapan.


"iyah " aku menundukkan pandangan ku. karena merasa malu.


"untung saja kamu tidak mati di tangan psyco itu. aku sudah sangat mengenal sifat dia."


" aku tidak menyangka dia ada lah sahabat mu, kenapa kalian sudah lama tidak bertemu?" tanyaku


"dulu, aku punya pacar. dan pacar ku berselingkuh dengan Mario. Mario tau dia pacar ku, tapi dia tidak perduli. hingga sampe aku mengetahui bahwa keduanya telah melakukan hubungan intim, aku memutuskan untuk tidak mengenal Mario lagi dan menjauh darinya"


aku yang mendengarkan penjelasan Rizky hanya mengangguk. tanda mengerti.


"makasih yaa ki, udah menolong aku."


"iya sama-sama, aku mau ngomong sama kamu."


"ngomong apa ?" jantungku berdetak kencang.

__ADS_1


dan Rizky mengeluarkan sesuatu yang ada dalam saku celananya. "kotak cincin" batinku. lalu Rizky duduk dibawah dan memberikan cincin.


" Will you marry me ?"


aku terkejut. kenapa secepat ini. bahkan perasaan ku pada Rizky tidak ada sama sekali. kita belum mengenal satu sama lain. lalu bagaimana dengan orang tua Rizky. banyak sekali pertanyaan dalam pikiran ini. disisi lain hati ku masih menyisakan luka Mario.


"maaf Rizky, aku butuh waktu"


Rizky kembali duduk di samping ku.


" maaf aku terlalu terburu-buru. aku sudah lama mencintaimu. dan baru baru ini aku mulai memberanikan diri untuk mendekati mu, kamu simpan saja cincin ini. jika kamu menerima ku datang dan pakailah."


aku menerima cincin pemberian Rizky dan menyimpannya.


sesampainya di rumah. aku melihat ada mobil orang tua citra terparkir di garasi mobil depan rumah.


" argh sial , aku sudah masuk garasi dan ga bisa kabur lagi. pasti mama dan papa sudah melihat aku datang" gumamku.


ketika aku masuk benar saja mereka sedang di ruang santai. citra menghampiri ku.


" sayang, baru pulang yaa "


"iya" jawab ku singkat. aku langsung ke kamar meninggal citra yang masih mematung di sana.


citra , dia memang cantik dan juga pintar. tapi aku tidak menyukai sifatnya yang suka pamer dan melawan orang tua hanya karena bersi keras ingin menikah dengan ku. dan aku sama sekali tidak mencintainya . bahkan untuk melirik dia saja aku sudah muak.

__ADS_1



berbeda sekali dengan Lia.yang kini sudah berambut pendek. walau dia hanya wanita malam. tapi dia bekerja keras demi keluarga nya. tak kenal lelah. tanpa polesan makeup saja dia sudah cantik. orang yang sangat rendah hati. dan wanita inilah yang seharusnya cocok menjadi ibu dari anak-anakku kelak



baru saja aku bertemu Lia. tapi aku masih merindukannya. aku membuka ponsel dan memfoto Lia tanpa sepengetahuannya. aku tersenyum melihat foto fotonya.


TOK TOK TOK..


" Rizky ayo dong kebawah. citra dan orang tuanya sudah menunggu"


aku membuka pintu.


"apa lagi ma, aku mohon jangan paksa aku ."


"turun ke bawah cepaaat" mama melototi ku. tandanya ia sudah begitu geram melihat ku yang tidak menuruti perintah nya.


dengan sangat terpaksa aku mengikuti langkah mama untuk bergabung di ruang santai. aku duduk berhadapan dengan citra.


" jadi tanggal berapa yang pas untuk acara pertunangan citra dan Rizky?" papa Rizky memulai percakapan.


"maaf om , aku tidak mencintai citra. pah, ma, Rizky harap papa dan mama menghargai keputusanku. aku sudah besar. biar aku yang menentukan siapa yang menjadi pendamping hidup ku"


aku beranjak dan pergi meninggalkan mereka.

__ADS_1


__ADS_2