
ternyata Rizky dan Mario adalah teman kecil. posisi pisau yang dekat dengan leher ku. membuat aku pasrah. aku tidak bisa membayangkan jika Mario nekat. ternyata benar saja Mario melayangkan pisau itu ke perutku tapi malah Rizky yang tertusuk.
polisi yang melihat itu segera menembak kaki Mario karena dia sudah membuat Rizky menjadi korban. lalu mengamankan mario. aku di bantu beberapa polisi untuk membuka ikatan kaki dan tangan ku. beberapa polisi menggendong Rizky ke mobil Dan membawa nya ke rumah sakit terdekat. aku menaiki mobil polisi dan menjadikan paha ku bantal untuk kepala Rizky.
" Rizky kamu harus bertahan. maafkan aku"
sesampainya di rumah sakit. aku tidak di perbolehkan masuk ke ruang operasi. aku menunggu. bahkan luka pergelangan tangan ku tak terasa karena aku mengkhawatirkan Rizky. lama sekali. hingga datanglah seorang wanita dan lelaki paruh baya yang masih cantik dan tampan.
" bagaimana keadaan anak saya Rizky" tanya seorang wanita itu yang ternyata ada lah orang tua Rizky
" dia masih diruang operasi tante. dan belum keluar sampai sekarang."
kedua orangtua Rizky terduduk lemah dan menangis
"sebenarnya apa yang terjadi dengannya. ceritakan sama saya "
"saya di culik Tante , dan Rizky menolong saya.... " belum sempat menjelaskan mama nya Rizky memotong pembicaraan ku
" apa kamu wanita yang sering di ceritakan Rizky. hingga Rizky menolak perjodohan dari saya "
" apa maksud Tante. saya tidak mengerti"
" kamu Lia kan? "
" iya saya Lia , apa yang Rizky ceritakan Sm Tante?"
bukannya penjelasan yang aku dengar tapi malah makian dari mamanya Rizky.
" kamu yaaa , kamu pake pelet apa hah, hingga Rizky mau berkorban seperti ini. kamu dari keluarga mana. apa pekerjaan orang tua mu."
" sudah mah , jangan teriak teriak di rumah sakit"
__ADS_1
aku mendengar jawaban dari mama nya Rizky sakit hati. aku meninggalkan rumah sakit dan pulang ke kos
sesampainya di kos aku menangis.
batinku "aku saja mengenal dia sebagai tamu ku. dan aku juga tidak tahu tentang perjodohan atau apalah itu. dan aku gada hubungan apapun. tapi kalo di pikir-pikir kenapa Rizky berkorban seperti ini. apa omongan dia waktu mabuk itu benar. ahh rasanya tidak mungkin. Rizky tampan , kaya dan pasti sudah banyak wanita yang tergila-gila padanya. mungkin karena Rizky melihat ku di culik. dia hanya ingin menolong ku. udah itu aja. "
aku membersihkan diri ku dan luka ku. setelah sudah siap. aku mendengar suara ketukan pintu. lalu ku buka pintu. ayu memelukku.
" darimana aja sih kamu Li. aku khawatir lho. aku telp beberapa hari ini kamu ga angkat. apa yang terjadi"
aku mempersilahkan ayu masuk ke kamar ku. dan aku menceritakan apa yang terjadi pada ku.
" terus bagaimana keadaan Rizky skrg li"
"dia masih di ruang operasi. tapi setelah orang tuanya datang . mama nya Rizky malah memaki ku dan bilang aku pakai pelet untuk memikat Rizky. aku aja sama sekali tidak mencintai Rizky yu. aku hanya menghargai dia sebagai tamu ku. hati ku masih terluka karena perlakuan rio padaku."
ayu melihat luka di pergelangan tangan ku.
" iya makasih ya yu"
ayu membersihkan luka ku. dan menyuruh ku untuk beristirahat. lalu ayu kembali ke kamar kosnya. sebenarnya aku masih khawatir keadaan Rizky. ingin rasanya aku pergi ke rumah sakit untuk menjenguknya tapi pasti ada mamanya Rizky yang bermulut pedas.
❤️RIZKY❤️
aku sadarkan diri. dan ternyata aku sudah di rumah sakit. ada mama dan papa yang menunggu ku.
"nak kamu sudah sadar?" tanya mama
" mana Lia ma?" tanyaku kembali tak menghiraukan ucapan mama
" kamu ini yaa lagi sakit masih sempet sempet nya nyari Lia , perempuan yang gak jelas asal usulnya dari mana " ketus mama.
__ADS_1
" mama gak boleh ngomong gitu. tanpa persetujuan mama pun , Rizky bakal menikahi nya."
"kamu tu ngeyel banget di bilangin. apa kekurangannya citra. dia cantik, kaya , dan berpendidikan. "
" tapi aku tidak mencintai nya ma,"
"sudah sudah , ribut terus ini di rumah sakit mah , Rizky, papa harap kamu mempertimbangkan keputusan mu. karena ini demi perusahaan kita juga."
tak ku gubris ucapan papa. karena aku tidak berani melawannya. aku tidak perduli seberapa sakit yang aku rasakan sekarang. aku hanya ingin tau keadaan Lia saat ini.
sudah beberapa hari ini aku di rumah sakit. tapi Lia tidak mengunjungi ku. aku curiga. mama berkata kepada Lia hal yang menyakitinya. hingga dia tidak mau menjengukku.
sepulang dari rumah sakit.
aku berencana untuk pergi ke kos lia.
" papa sama Mama duluan aja. aku mau ke rumah teman."
" kamu yakin gapapa bawa mobil sendiri. atau mama suruh supir antar kamu." tanya papa
" ga perlu ma, Rizky pergi dulu."
aku memasuki mobilku dan menuju ke tempat lia.
sesampainya di kos. aku mengetuk pintu kos kamar Lia. dan Lia membukanya
" Rizky "
lia tampak terkejut melihat ku
__ADS_1