
" Dek'... Mas berangkat kerja dulu ya..kamu baik-baik di rumah...jangan terlalu cape ya..?" ucap Mas Fahry suami ku.
" Iy Mas..Mas hati-hati ya .."
" Iy sayang.. " Mas Fahry menyodorkan tangan nya untuk di cium..dan setelah nya Mas Fahry mengecup keningku dengan lembut..ahhh rasanya sangat bahagia..ya Allah jangan pernah berkurang perhatian Mas Fahry untuk ku..mohon ku pada yang maha kuasa.
"Assalamualaikum..."
"Wa'allaikumsalam Mas "
******
Aku harus buru-buru kepasar untuk membeli keperluan rumah..tadi aku sudah izin dengan suami ku sehabis sholat subuh berjama'ah..setelah pekerjaan rumah beres aku langsung meluncur ke pasar setelah aku memesan ojek online dan menuju ke pasar terdekat..maklum aku tidak punya sepeda motor untuk aku pakai..Mas Fahry kerja membawa motor kesayangan nya..yang dia beli sebelum menikah dengan ku..
Cukup lama aku di pasar..kerna memang banyak yang sudah habis..seperti bumbu dapur..perlengkapan mandi dan cuci baju..jadi aku harus memutar otak mencari bahan" yang murah dan berkualitas..karna aku hanya di beri uang bulanan pas-pasan oleh Mas Fahry..
Aku sudah biasa mandiri sebelum dan setah aku menjadi yatim piatu..ayah meninggal karna pas usiaku 15 tahun karna kecelakaan..dan bunda pun ikut menyusul ayah pas usiaku 18 tahun setelah aku lulus sekolah menengah ke atas..
Ayah bekerja sebagai sopir keluarga Dirga..dan majikan ayah sangat membantu keluarga kami dalam segi ekonomi..sedangkan bunda ibu rumah tangga.. karena ayah tak mengizinkan bunda untuk bekerja..
Bunda sangat terpukul setelah ayah meninggal kan kami dalam kecelakaan yang ayah alami..Bunda begitu mencintai Ayah dan Ayah pun sama seperti bunda..hanya aku yang di tinggal sediri oleh mereka..ya Allah kenapa nasib ku seperti ini..tapi aku tidak boleh menyerah oleh ke adaan..karna saat ini aku sudah ada yang menemani menyayangi dan melindungi..iya dia Mas Fahry suami ku yang aku sayang dan cinta..
__ADS_1
*****
" Mir...Miraaaa... duh kemana sih nih anak.. ko ngga ada di rumah.." ibu mertuaku menggedor-gedor pintu rumah kontrakan ku.. " Sarah...si Mira ngga ada kayak nya di rumah..kemana sih tuh perempuan ngga tau diri itu.." tambah nya lagi.
" Entah lah...paling keluyuran Bu...ngabisin uang Fahry..." jawab Sarah Kaka perempuan nya mas Fahry.
" Bisa jadi.." kata ibu menggantungkan ucapan nya.." tapi sar..kan adik mu Fahry hanya kasih uang bulanan untuk si Mira hanya 1,5 juta aja kan " lanjut ibu.
Iya aku hanya di beri jatah bulanan sama Mas Fahry 1,5 juta perbulan..itu sudah termasuk bayar PAM dan TOKEN LISTRIK... sedangkan untuk ibu nya Mas Fahry memberi 2,5 juta perbulan dan biasanya pertengahan bulan sudah nodong lagi ke Mas Fahry ..dengan beribu alesan.
" Ya.. bisa saja Mas Fahry menambahkan uang belanja untuk si Mira itu Bu..kan kita tidak tau..siapa tau juga si Mira menghasut Fahry untuk menambahkan uang belanjanya.." hasut Sarah
" Apa iya ya..ucapan kamu ada benar nya juga..dasar perempuan sundal ngga tau diri..sudah bagus anak ku yang ganteng dan pekerja kantoran itu mau dengan nya..hah kenapa si Fahry mau-mau nya nikahin si Mira yang ngga punya apa-apa.." kata ibu.
"Assalamualaikum...wah ada Ibu dan ka Sarah.. sudah lama Bu..ka..?? ucap ku
" heh dari mana saja kamu " sahut Ibu tanpa mengucap salam ku dan bertanya dengan sinis.
" Abis ngeborong Kenya Bu.." kata ka Sarah menyindir diri ku.
Ya Allah...tega sekali menuduhku seperti itu...ayah bunda doakan Mira agar selalu kuat menerima semua ini..
__ADS_1
" Bu..ka..mari masuk " setelah aku membuka pintu rumah kontrakan ku..tanpa menanggapi ucapan yang di lontarkan oleh Ibu mertua dan Kaka iparku itu..buatku jika pun di sahuti tetap saja aku yang salah dan tak ada benarnya aku membela diriku.
" Bu..ka..silahkan duduk..Mira kebelakang dulu untuk ambil minum dan sekalian mau taro belajaan ini dulu di dapur "
" Hem " sahut ibu mertuaku..dan ka sarah hanya sinis menatapku..ya Allah apa salahku kepada mereka.
Aku menikah dengan Mas Fahry sudah 2tahun..tapi kami belum di kasih kepercayaan oleh Allah untuk memiliki momongan..dan selama aku menikah dengan Mas Fahry.. aku tidak pernah lalai menjalankan kewajiban Ku sebagai istri dan menantu.
" silahkan di minum Bu..ka " setelah aku menaruh 2 gelas teh manis hangat untuk ibu mertuaku dan Kaka iparku itu.
" Eh Mira.. Ibu minta uang buat Fany bayar uang stady tour..1 juta" ucap ibu mertua
" Maav Bu... Mira ngga ada uang..uang bulanan Mira yang dari Mas Fahry sudah habis di belikan keperluan dapur dan membeli Token Bu" sahut ku pelan dan hati-hati takut ibu mertuaku tersinggung oleh ucapan ku.
" Halah Bohong kamu..Bu jangan di percaya ucapan nya..pasti dia punya uang Bu..dasar pelit " ucapan ka Sarah sontak membuat ku terkejut..bukan kah mereka semua tahu kalau aku hanya di kasih uang belanja 1,5 perbulan..tapi mengapa ya Allah mereka seperti itu pemikiran nya..aku menggeleng pelan.
" Bener ka.. Bu..Mira sudah tidak ada uang lagi " jawab ku sambil menunduk kan wajahku..karna aku takut melihat mata ibu mertuaku yang sedang melotot ke arah ku.
" sudah Bu..ibu telpon saja Fahry...minta sama dia saja Bu...dan sekalian adukan tentang si Mira yang pelit ke Fahry.." pedas nya ucapan ka Sarah.
Aku hanya bisa menunduk tak berani mengangkat wajahku..aku beneran sudah tak ada uang..bukan nya pelit..uang yang tersisa hanya tinggal 70ribu itu pun untuk jaga-jaga jika ada bumbu yang kurang untuk ku masak.
__ADS_1
*******************
Keluarga Suami Yang Selalu Ikut Campur