Keluarga Suami Yang Selalu Ikut Campur

Keluarga Suami Yang Selalu Ikut Campur
Harga Diriku.. 5


__ADS_3

Aku harus bisa membujuk Mas Fahry...agar aku di izinkan bekerja kembali...aku ngga mau harga diriku selalu di injak-injak oleh keluarga Mas Fahry...sudah cukup aku bersabar...sudah cukup aku menahan semua nya sendiri...sedangkan Mas Fahry tidak ada membela ku di depan Ibu dan Kaka nya sama sekali.


Setelah aku selesai membuat sarapan untuk ku dan Mas Fahry...aku menyuruh melihat Mas Fahry di kamar...apakah sudah rapih atau belum...jika belum aku akan membantunya..


Aku membuka pintu kamarku yang ku tempati bersama Mas Fahry...ku lihat suami ku sedang memasang dasi nya untuk berkerja..." aahh tampan sekali suami ku itu "...batin ku


Dia tersenyum manis menatap ku dari pantulan cermin...dan aku membalas nya tak kalah manis...iya aku akan mulai merayu Mas Fahry kembali...tujuan ku untuk mempertahan kan harga diriku...bukan untuk yang lain..catat ya bukan untuk yang lain.


" Mas...sini aku bantu pasangkan dasi nya " ucap ku lembut...dan Mas Fahry membalikan tubuh nya menghadap aku dan tersenyum sambil menyerahkan dasi nya kepadaku.


" Mas..." tanya ku...jantungku rasanya berdetak tak karuan.


" Iy...ada apa dan kenapa " jawab nya sambil melihat ku tajam..." duh serem banget liat nya " batin ku


" Anu Mas...aku mau minta izin mu Mas " ucap ku terbata.


" Izin apa...dan untuk apa ?? "


" Aku mau minta Mas izinkan aku untuk bekerja kembali...aku mohon Mas mau mengizinkan ku " ucap ku setelah dasi itu terpasang rapi dan sempurna di leher nya Mas Fahry..." Bantu aku ya Robb " batin ku


" Apa alas nya kamu minta izin untuk bekerja kembali " tanya nya tegas.


" Aku hanya mau membuktikan sama Ibu dan ka Sarah kalau aku bukan benalu...kalau kalau aku bukan cuma ongkang-ongkang kaki aja...seperti yang keluarga Mas tuduhkan pada ku " ucap ku dengan hati-hati takut aku menyinggung perasaan nya.


" Hah...baik lah jika itu alas kamu..Mas juga sudah tidak tau harus bujuk Ibu dan ka Sarah agar tidak memusuhi mu sayang "


" Alhamdulillah...makasi ya Mas..iy Mas ngga apa-apa...Mas sudah berusaha agar aku dan keluarga Mas rukun " jawab ku bahagia.


" Kamu mau bekerja dimana ? "


" Em...di tempat ku yang lama Mas...kata Hesti sedang ada lowongan di bagian aku dulu bekerja "

__ADS_1


Iy aku sempat bertukar kabar sama Hesti...dan Hesti memberitahu ku beberapa hari yang lalu jika ada lowongan kerja di tempat lamaku...dulu aku bekerja sebagai QC di perusahaan OTOMOTIF... semoga saja belum ada yang mengisinya.


" Baik lah..tapi kamu harus janji sama Mas...jaga MATA dan HATI kamu ya sayang " ucap nya penuh dengan penekanan...sambil memelukku dengan erat...bahagia nya aku.


" Iy Mas aku berjanji sama Mas...aku pun tau kodrat aku sudah bersuamikan kamu " jawab ku meyakin kan nya.


Aku mengantar suami ku ke depan pintu rumah ku...karna jam sudah menunjukan waktunya dia berangkat untuk mencari rezeky yang halal untuk keluarga kami.


Ah...aku harus cepat-cepat menghubungi Hesti...jika aku mau melamar kerja kembali di perusahaan itu...aku segera mengambil handphone ku di saku cela ku...dan mencari kontak Hesti di dalam nya...aku segera menekan nomor nya Hesti semoga saja dia cepat mengangkat telpon dariku.


Tut...tut...tut...


" Halo assalamu'alaikum Hesti" ucap ku pada saat sambungan telpon ku di angkat oleh Hesti.


" wa'allaikumsalam Mir... iya ada apa..apakah kamu mau bekerja kembali Mir ? " tanya nya dengan tidak sabar menunggu jawaban ku.


" Hahaha...iya aku mau Hes...apakah masih ada tempat kosong itu untuk ku ?? " aku terkekeh mendengar pertanyaan yang Hesti tanyakan pada ku.


" Syukur lah...jika kamu mau bekerja kembali...aku seneng denger nya Mir...dan apakah suami mu mengizinkan kamu Mir bekerja kembali ? "


" Ya sudah...sekarang kamu baut lamaran nya ya...besok kamu datang langsung dan bertemu dengan HRD nya..karna lowongan itu masih ada untuk mu Mir " terdengar bahagia dari suaranya Hesti.


" Baik lah..aku akan buat...dan besok aku janji pada mu akan langsung ke perusahaan untuk bertemu dengan HRD nya...terimakasih sebelum nya ya Hes "


" Sama-sama Mir...okey aku lanjut lagi bekerja ya..besok kita bertemu "


" Siap.. assalamualaikum"


" Wa'allaikumsalam Mira" ucap nya langsung mematikan sambungan telpon dari ku.


Alhamdulillah ya Allah... terimakasih karna masih di beri kesempatan masuk perusahaan itu kembali...dengan gaji yang lumayan besar dan posisi yang sama seperti 2 tahun yang lalu.

__ADS_1


Jam sudah menunjukkan pukul 10 pagi...dan aku sudah melakukan tugas ku sebagai seorang ibu rumah tangga..." seneng bangat...aku akan bekerja kembali " batin ku


******


DOR..DOR..DOR..." MIRA..MIR...KEMANA SIH TUH ANAK...MIRAAAAA....BUKA PINTUNYA...DASAR MANTU SUNDAL...DASAR BENALU...BUKA PINTUNYA " ucap seseorang dari luar sana..." ah suara itu...aku hafal betul itu suara siapa " iya aku tau suara itu punya Ibu mertuaku...kenapa harus teriak-teriak sih " batinku


Cleeekk


Kulihat muka Ibu mertua ku itu mengeratkan gigi-gigi nya dan muka nya ituuu merah seperti....ah sudah lah.


" HEH..DASAR MANTU DABLEG...DARI MANA SAJA HAH KAMU ?? PASTI KAMU ABIS TIDUR-TIDUR AN KAN..ABIS SANTAI KAN...DASAR NGGA TAU DIRI...SUDAH NUMPANG HIDUP SAMA ANAK KU " ucapan ibu mertuaku pedas sekali..seperti Bon cape level 50 hah.


" Bu.." saat aku hendak mencium punggung tangan nya...justru ibu mertuaku langsung menepis nya dengan kasar..iya sangat sangat kasar...huuhh.


" Astaghfirullah "... ucapku dalam hati sambil mengelus dada ku...


" Ngga Sudi aku di pegang oleh mu...dasar benalu " kasar sekali ucapan nya .padahal aku cuma ingin mencium tangan nya...dan berlaku sopan..karna dia ibu suamiku..tapi ya sudah lah.


" Bu...aku hanya menghormati ibu..karna ibu itu ibu dari suamiku " ucap ku tegas.


" Wah wah wah...sudah berani yaa kamu sekarang menjawab ucapan ku " iya sebelum nya aku memang tidak pernah membatah apapun yang ibu mertuaku ucapakan pada ku..walaupun itu sangat sangat menyakitkan harga diriku...tapi tidak untuk saat ini...sory saja Esmeralda..karna aku bukan Mira yang dulu..aku adalah Almira Puteri.


" Sudah lah Bu..aku bertanya baik-baik pada ibu " sambil tersenyum mengejek..bukan maksud ku sih.


" Dasar tidak punya akhlak...begitu cara mu menyambut ku hah ? " ucap nya bengis


" Sekarang apa mau ibu datang ke sini...dan marah-marah seperti itu ? " aku kembali bertanya


" Sialan kau...mantu yang tak di inginkan...mantu kurang ajar kau " ibu mertuaku malah makin menjadi.


" Aku ke sini mau minta sama kamu untuk meninggal kan anak ku " lanjut nya lagi... sontak ucapannya membuat aku melotot kan kedua bola mataku..sungguh aku tak percaya.

__ADS_1


******************************************************


keluarga Suami Yang Selalu Ikut Campur


__ADS_2