Keluarga Suami Yang Selalu Ikut Campur

Keluarga Suami Yang Selalu Ikut Campur
Kedatangan Nissa... 13


__ADS_3

Aku akan menyuruh bang Adit untuk mencari kerja..enak saja dia tinggal makan tidur...ngga ada tanggung jawab nya.


" Bu..aku ke kamar dulu ya " ucap ku pada ibu.


" Hmm..Sarah ?? tolong ingat apa kata ibu " jawab nya..


" I~ iy iya Bu..aku ingat " setelah ku jawab aku gegas menuju kamar ku..ku lihat bang Adit lagi bersandar di pembaringan nya.." enak sekali hidup nya " batin ku.


" Bang...kapan kamu cari kerja ?? Aku ngga enak sama ibu ku...masa dia sama Fahry yang menanggung semua kebutuhan kita dan Egi " tanyaku sedikit sinis


" Bang Adit...kamu denger ngga sih yang aku ngomong apa...hah ? " teriak ku..karna dari tadi omongan ku ngga di jawab sama sekali...malah asik main game.


" Iya Abang denger...trus kenapa ?? " ko malah balik tanya sih nih orang.


" Kapan kamu mau cari kerja ?? " tanyaku lagi..geram bangat aku padanya.


" " Ngga tau... " jawab nya santai.


" Ko ngga tau sih Bang ?? Aku malu sama ibu bang " kataku.


" Kamu aja yang kerja...kan kalo perempuan gampang tuh dapet kerja.." jawab nya membuat aku membelalakkan mataku.


" Gila..maksud kamu aku yang kerja gitu ?? trus kamu ngapain hah ?? makan tidur santai gitu ? " bentak ku..habis sudah kesabaran ku.


" Bang..jawab kenapa sih... " tanya ku lagi..


Tok..tok..tok


" Sarah..Sar.. " ketukan pintu membuat ku terkejut...apa ibu mendengar ucapan ku ke bang Adit ya ?. batin ku.


Ku tinggal kan bang Adit yang masih main game..dan segera membuka pintu kamarku..kulihat wajah ibu yang Bahagia..ada ya..ko ibu bahagia gitu.. batinku.


" iya Bu.." jawab ku singkat.


" Sar..buatkan minuman dingin ya..." katanya..


" Buat ibu ? " tanya ku


" Bukan..buat Nissa..cepet ya " setelah menyuruhku membuat minum untuk Nissa ibu langsung pergi ke rumah tamu.

__ADS_1


Aku langsung membuat minuman yang ibu minta..dan membawa nya ke ruang tamu..kulihat ada Nissa sedang ngombrol sama ibu.


" Ini minuman nya..silahkan di minum Nissa.." kataku setelah ku taro minuman di meja dan aku ikut gabung dengan mereka..kulihat Nissa banyak sekali membawa belanjaan..apa ya kira-kira isinyA..batinku kepo hihihi.


" Terimakasih Ka Sarah..oh iya ini ada sedikit oleh-oleh buat Kaka dan Egi " jawab nya dan memberikan ku satu paper bag itu kepada ku.


" Wah terimakasih ya Niss...jadi ngerepotin " ucapku dan langsung ku ambil paper bag nya..


" Sama-sama Ka..semoga suka ya sama isinya " katanya lagi


" Pasti suka dong..kan pemberian calon adik ipar.." jawab ku


" Ah Kaka..bikin aku malu saja " Nissa tersenyum mendengar nya dan kulihat Meron wajah nya..


" Ibu juga dapet dong " ucapan ibu dan ngga mau kalah..malah ibu dapet 2 paper bag..." wah royal juga nih si Nissa " batin ku.


" Wah iya itu..ibu dapet dua lagi...kamu baik bangat sih Niss ? " kata ku mengambil hatinya .ngga apa-apa yang penting dia senang...batin ku.


" Biasa aja Ka..ngga enak rasa nya kalau main ngga bawa buah tangan " jawab Nissa


"Oh iya...ada apa nih ke sini ?? " tanya ku


" Nissa ini kangen sama tante...jadi Nissa main deh... ngga apa-apa kan Tan ? "


" Ya ngga apa-apa dong sayang...Tante malah senang kamu berkunjung ke sini " wah ibu ku itu pintar sekali bikin hati Nissa berbunga hihihi.


" Iya Niss...main aja ke sini..Kaka juga seneng kamu main ke sini " ku tambah kan kata manis buat Nissa..biar dia makin besar kepala..


Di lihat-lihat Nissa ini royal juga..dan tau apa yang aku dan ibu mau..bagus deh..walaupun aku tau dia ingin mengambil hati ibu dan aku..kan ibu jadi semakin gencar maksa Fahry untuk menikahi Nissa.


" oh iya Tan..boleh ngga Nissa minta no kontak nya Mas Fahry ? " kan kan kan..ada mau nya..kulihat dia malu-malu minta kontak nya Fahry.


" Boleh dong " jawab ibu senang


" Makasi ya Tan.." katanya.. " Oh iya Tante..ka Sarah..kita makan di luar yuk...aku traktir...gimana mau kan ?? " di ajak makan masa nolak.


" Mau Niss...Tante mau bangat " kata ibu semangat 45 sekali hihihi.


" Kaka juga mau Niss..." jawab ku juga tak kalah semangat dari ibu " Ya udah.. siap-siap ya..Nissa tunggu " kata Nissa..aku dan ibu gegas bersiap untuk pergi makan siang...

__ADS_1


Yang ikut aku..ibu..bang Adit dan anak ku Egi..kalau Fany masih di sekolah...Fany balik dari sekolah sore hari.


Dasar...keluarga penjilat...di ajak makan langsung cuss...di kasih hadiah langsung senang...ngga apa-apa..yang penting aku punya pendukung...agar bisa dengan Mas Fahry...toh uang ku banyak .jd ngga ada salah nya aku menyenangkan keluarga orang yang aku suka..batin Nissa.


Kulihat mereka sudah siap dengan pakaian nya..dan siap menuju ke arah ku...aku bisa lihat wajah-wajah senang...aku pun tersenyum pada saat mereka berempat berdiri di dekat ku


" Hayo Niss..kita udah siap " kata Tante Tuti.


" Yuk..kita berangkat sekarang ya " kataku


" Oh iya Niss...kita mau makan dimana ?? " tanya Ka Sarah pada saat di dalam mobil.


" Ada deh..pokonya Tante..Kaka dan yang lain pasti suka " jawab ku sumringah


" Baik lah...aku tau selera kamu Niss..pasti tempat nya mewah dan berkelas " kata ka Sarah..aku tersenyum saja sebagai jawaban.


*******


caffe bulan


Aku dan keluarga Mas Fahry masuk ke caffe bulan ...caffe yang bonafit dan harga nya yang lumayan menguras kantong..tapi buat ku ngga masalah...yang penting aku dapat apa yang aku mau...ya itu Mas Fahry tentunya.


Sayang sekali..ngga ada Mas Fahry di sini..coba kalau ada..aku pasti bahagia..karna pujaan ku itu...aku pastikan cepat atau lambat dia ada di pelukan ku...aku yakin itu.


Kami memesan makanan dan makan dengan bercerita banyak tentang kesukaan Mas Fahry dan apa yang tik di suka oleh nya...dan aku juga menanyakan tentang istrinya si Mira itu..gimana bisa dekat dan menikah dengan Mas Fahry...


" Gimana makan nya..enak ? " tanyaku


" Enak sekali...pas di lidah..iya kan Bu ? " jawab ka Sinta dan meminta pendapat Tante Tuti.. iya lah enak di lidah jebol di kantong ku. batin ku


" Iya..ini enak sekali Nak.." jawab Tante Tuti


" Syukur lah jika enak..nanti kita ke sini lagi ya..tapi ajak Mas Fahry" kata ku sambil malu-malu..


" Hahaha iya pasti itu " kata Tante dan ka Sarah barengan


Ko bang Adit melihat ku seperti itu ya..kenapa dia ?? aku bukan tak faham dengan tatapan nya..tapi kenapa harus aku coba..jijik sekali aku melihat nya.


*******************************************************

__ADS_1


keluarga Suami Yang Selalu Ikut Campur


__ADS_2