
Sialan sekali si Mira..dia pikir siapa dia..apa katanya tadi..dia Direktur utama PT Angkas utama..yang benar saja..aku harus cari tau...jangan sampai Tante Tuti malah berpihak pada si Mira sialan itu..
Karna aku tau..keluarga Mas Fahry itu matre semua..tapi tidak termasuk Mas Fahry..aku harus segera bertindak..sebelum semuanya terlambat.
" Bu..kita tidak salah dengar kan ?? temen nya si Mira bilang kalau Mira itu adalah Direktur utama PT Angkas utama...? " ucap ka Sarah sontak membuat aku geram
" Kita lihat saja nanti malam..bukan katanya dia mau menjelaskan apa yang terjadi " jabawan Tante Tuti
" yuk kita kembali ke meja kita...makanan nya kan belum habis " ucapan ku
" Okey " mereka semua langsung kembali ke meja nya termasuk aku.
" Tante..Tante ngga akan batalin perjodohan aku dan Mas Fahry kan?? tanya ku setelah kami duduk kembali ke meja kami.
" kita lihat nanti ya Nak...Tante lagi bingung ini " apa dia bilang ?? yang benar saja..ucapan Tante Tuti bikin aku kesal saja.
" Maksud Tante gimana ya ?? " tanyaku sinis
" Maksud Ibu itu..kita omongin nya nanti dulu Nissa..ibu lagi banyak pikiran dan ibu juga lagi kesal sama si Mira itu...iya kan Bu ?? ka Sarah yang menjawab dan minta persetujuan Tante Tuti..
" Iya nak Nissa...Tante lagi kesel bangat sama si Mira anak sundal itu..ngga mungkin kan dia jadi Direktur..?? " jawaban Tante Tuti membuat ku sedikit tenang..
" Hmm baik lah..tapi aku ngga mau ya perjodohan ini di batal kan " kataku tegas
" Kamu tenang aja ya Niss..ngga akan di batalkan.." ka Sarah meyakin kan ku..
" Niss..ada lowongan kerja ngga di perusahaan kamu ?" tiba-tiba bang Adit suaminya ka Sarah tanya ke aku.
" Ngga tau Bang.." jawab ku sekena nya..karna aku risih sama tatapan dan senyum nya itu.
" Abang butuh bangat kerjaan nih..Izizah Abang S1.." katanya lagi.
" Iya Niss...kalau ada lowongan kasih ke bang Adit ya " ka Sarah ikut meminta.
" Baik lah ka..nanti aku lihat dulu ya..karna aku nggak tau..itu bukan ranah aku " kata ku
" Semoga aja ada lowongan ya.." kata bang Adit..dan di aminin ka Sarah..hah menjengkelkan saja.
" Hayo kit pulang...ibu mau istirahat..kelapa ibu sakit bangat " ucapan Tante Tuti bikin aku berfikir bahwa Tante Tuti mulai terpengaruh omongan nya si Mira.
Setelah nya..aku mengantar kan keluarga Mas Fahry pulang kerumah setalah makan siang yang membuat aku kesal setengah mati..semua gara-gara si Mira itu
********
__ADS_1
" Cari tau siapa yang ada di dalam foto itu..aku minta semuanya lengkap dan akurat " kataku
" Siap Bos...nanti kami kirim data nya "
" Hmmm "
Aku harus tau siapa sebenar nya Almira Puteri itu..kenapa dia sekarang bisa menjadi Direktur utama PT Angkas utama..
Ngga boleh kalah..aku harus lebih darinya..aku harus bisa mengambil hati Mas Fahry dari Mira..keluarga Mas Fahry harus aku kendalikan dulu..biar mereka berpihak pada ku.
Sialan sekali...aku jadi ngga bisa konsen kerja...karna memikirkan masalah ini..kerjaan ku numpuk..owh iya aku sampai lupa..hari ada metting..
" Bos..hari ini kita ada metting dengan investor baru " kata ku setalah aku masuk keruangan Bos ku.
" Baik lah..hayo kita berangkat " katanya
" Siap Bos..owh iya Bos..nanti malam ada pertemuan antar pengusaha..anda mendapatkan undangan VVIV di hotel XXX.."
" Siap kan semuanya..nanti malam kita akan datang "
" Baik Bos "
Metting hari ini berjalan lancar..dan aku akan menyiapkan semuanya untuk nanti malam..karna ada jamuan makan malam..dan akan banyak di hadiri pengusaha yang sukses di sana..aku harus maksimal menyiap kan semuanya untuk Bos ku ..aku harus fokus ke kerjaan ku dulu.
********
" Assalamualaikum Bu.. " ucap ku pada saat sudah sampai di kediaman ibu mertuaku.
" Wa'allaikumsalam " ibu mertuaku masih acuh saja..kulihat Mas Fahry sudah berada di sana.
" Mas..sudah lama ?? " ku tanya suami ku
" Baru saja tiba sayang " aku hanya tersenyum
" Bu " ku Salami tangan nya dengan takzim
" Hmmm " jawab nya " Apa yang kamu mau katakan Mira?? apa yang kamu mau jelas kan ?? Apa kamu mau mengakui uang. yang kamu hamburkan uang anak ku kan ?? " astaghfirullah..ibu memberondong pertanyaan yang aku ngga lakuin.
" Bu..dengarkan Mira dulu..biar dia cerita apa yang terjadi.." ucap suami ku..ibu hanya melengos mendengar ucapan Mas Fahry.
" Sebelum nya..aku ingin semuanya berkumpul..biar semua nya tau ada apa dan mengapa..biar tidak ada yang salah faham dengan ku.." kata ku lagi
" Fany..panggil Ka Sarah dan Bang Adit " kata suami ku
__ADS_1
" Iya Mas " Fany segera memanggil ka Sarah dan suaminya.
" Untuk apa kamu mengumpulkan semuanya ?? ada apa memang nya ?? " pertanyaan ka Sarah..
" Begini Bu..ka Sarah..fanya dan Bang Adit ... aku akan menceritakan semua nya " kata ku setelah mereka semua ada di ruangan keluarga.
Aku menceritakan semuanya..tanpa ada yang terlewat kan kepada mereka...semua mata tertuju pada ku..dan mereka membelalakkan mata nya karna terkejut.
Aku bisa melihat dari wajah mereka semua...bahwa mereka masih mencerna ucapan ku..sedangkan Mas Fahry hanya menghela nafas saja..karna aku tau Mas Fahry dan Fany tidak sama dengan yang lain nya.
" Begitu Bu ceritanya...mengapa aku sekarang menjabat sebagai Direktur utama PT Angkas utama.." tambahan ku.
" Jadi kamu beneran Direktur?? Alhamdulillah ibu senang dengar nya Mira " kata ibu ku senyum nya itu yang aku rindukan.
" Iya Bu..dan Mira juga sudah punya rumah mewah di kawan xxx..kami akan pindah 2 bulan lagi bum.setalah kontrakan kami habis " Mas Fahry menambahkan nya.
" Kenap tidak sekarang saja Fahry...kenapa nunggu 2 bulan lagi..biarkan kontrak itu..toh tinggal sebentar lagi..iya kan Mir?? " kata ibu
" Benar bum.tapi mas Fahry mau nya kalau kontrakan itu sudah habis " jawab ku.
" Baik lah..ibu senang sekali dengar nya..maaf kan ibu ya Mir..ibu bukan nya matre..karna ibu yang mengurus suami mu dan cape sekali rasa nya kalau jerih payahnya habis ngga berwujud " kata ibu membela diri
" Iya Bu aku faham...Bu..Mira pengen ibu ikut Mira..biarkan rumah ini untuk Kas Sarah..ibu dan Fany ikut sama Mira ya..semu kebutuhan nanti Mira yang tanggung..dan untuk Bang Adit..Mira sudah siap kan pekerjaan untuk nya. " kata ku
" Benarkah Mira?? " kata Bang Adit
" Iya bang..tapi Abang harus bertanggung jawab pada ka Sarah dan Egi " tegas Mas Fahry
" I Iya Fahry..terimakasih Mira " kata bang Adit
" Mir..maafkan Kaka ya..Kaka selalu saja marah sama kamu dan menghasut ibu agar membenci kamu.." kata ka Sarah sambil menundukkan kepalanya..aku langsung memeluk nya.
" Iya ka..Mira faham ko..Kaka hanya cemburu kalau ibu lebih sayang Mira " kataku..
" Ka..berarti Fany bisa kuliah dong di tempat yang Fany mau " Fany ikut bersuara setalah yang lain nya diam
" Iya dong..Kaka akan biayayi semuanya " jawab ku
" Belajar yang rajin ya Dek'..jangan kexewainas dan Ka Mira " kata suami ku
" Pasti Mas..Ka..terimakasih ya " kata Fany sambil tersenyum senang..
******************************************************
__ADS_1
keluarga Suami Yang Selalu Ikut Campur