
Aku tak habis pikir...kenapa sekarang ibu memintaku untuk meninggalkan anak nya...aku tau kalau aku bukan mantu yang dia harap kan...tapi bukan aku yang memilih anak nya...melain kan anak nya yang memilih aku.
" Tunggu....maksud ibu apa ?? " tanya ku..maaf bukan nya aku tak mengerti maksud dari kata tinggal kan...aku hanya tak habis pikir saja..ko ada ibu yang seperti ini.
" Aku minta kamu untuk meninggalkan anak ku...apa kurang jelas ?? " bentak nya.
" istighfar Bu " ibu malah melotot mendengar aku menyuruh nya istighfar..aku malah tersenyum mengejek ke arah nya.
" Jaga mulut mu...jangan ajari aku " teriak nya lagi.
Sabar-sabar...kenapa malah marah sih...aku kan berkata benar...mengingat kan nya..hah sudah lah..batinku.
" Tidak akan Bu...aku tidak akan meninggalkan Mas Fahry suami ku " ucap ku tegas " Dan aku akan pergi jika Mas Fahry yang memintanya " lanjut ku..
Aku bisa melihat muka ibu merah padam...serta mata yang melotot...rasanya menyenangkan hahaha. batinku
" Aku tidak mau tau..kau harus tinggalkan anak ku..karna anak ku sudah aku jodohkan dengan wanita yang tepat..cantik dan kaya " tersenyum sinis.
Apa katanya tadi ?? ibu mau menjodohkan Mas Fahry..yang benar saja..aku harus bertindak..jika tidak maka aku akan tetap di rendahkan seperti ini oleh ibu..dan aku akan di gantikan oleh perempuan lain yang ibu ud Carikan untuk suamiku...oh tidak bisa Esmeralda hahaha. batinku
" Silahkan Bu..jika ibu bisa memisahkan kami " jawabku santai.
Ibu mertuaku langsung pergi begitu saja...sambil mengeluarkan sumpah serapah nya..aku tidak perduli yang penting aku sudah tenang sekarang...tidak mendengarkan ocehan nya yang selalu merendahkan ku.
Tapi siapa ya wanita yang akan di jodohkan oleh ibu mertuaku itu...ah masa bodo nanti saja aku cari tau...sekarang aku mau menyiapkan lamaran kerjaku untuk besok.
********
__ADS_1
PROV TUTI
Aku Tuti...aku seorang janda yang di tinggal suaminya meninggal karna sakit..aku mempunyai 2 orang putri dan 1 orang laki-laki..suamiku meninggal pada 12 tahun silam karna sakit yang di deritanya...aku berusaha mati-matian mencari nafkah untuk ketiga anak ku..
Sarah anak pertamaku sekarang sudah menikah dan mempunyai 1 orang putra...suaminya sudah beberapa bulan ini kena pengurangan dan tinggal dengan ku...karna sudah tidak bisa bayar kontrakan..dan aku menerima dengan senang hati..karna aku ingin dekat dengan cucuku itu..jagoan kecil yang sangat menggemaskan.
Fahry anak ke dua ku...yang aku banggakan dan aku sangat agung-agungkan...dia bekerja di kantor dan mempunyai jabatan..ah senang nya hatiku..tapi aku kesal pada saat dia meminta restu ku untuk menikah dengan Almira putri yang tidak punya apa-apa dan hanya tamatan SMA...sungguh miris nasib jodoh anakku yang tampan dan mapan itu.
Anak ketiga ku yang cantik bernama Fany..Fany masih sekolah menengah ke atas...di bantu oleh Fahry untuk biaya sekolah nya dan dia juga kerja part time di sebuah kedai siap saji...mandirinya putri kecil ku...awal nya aku tidak setuju...tapi karna dia mambantu ekonomi keluarga dan tidak mau terlalu membebankan Kaka nya Fahry...
Sampai saat ini aku tidak setuju Fahry anak ku yang tampan dan mapan menikah dengan Mira...aku mengizinkan nya karna awal nya Mira bekerja di salah satu perusahaan...hebat nya dia hanya lulusan SMA bisa bekerja dan menyandang jabatan QC...jadi aku pun merestuinya...beberapa hari menjelang pernikahannya...entah mengapa Mira malah berhenti bekerja tanpa aku tau alasan nya berhenti...aku murka pada saat itu..
Enak saja...anakku kerja banting tulang...malah dia yang menerima hasil nya...kurang ajar sekali kan..pernikahan tidak bisa di batalkan karna undangan sudah tersebar...jika batal anak ku akan malu dan aku pun begitu.
Aku bertemu teman lama...dia mountain anak gadis yang cantik dan terpelajar...yang menjadi poin utama ku dia bekerja di perusahaan ternama...dengan gaji besar..ucap teman ku itu...ah rasanya aku sudah tidak sabar ingin dia menjadi menantuku...bahagia hatiku.
" Nanti aku kabari ya jika anak ku libur bekerja "
" Oke jeng...aku akan menunggu...bagai mana jika Sabtu malam datang ke rumah ku..kita makan malam bersama...sekalian nanti kita kelak kan anak- anak kita jeng ? bagaimana??" usulku
" Baik lah...aku akan datang bersama Nissa "
" Aku tunggu ya jeng " langsung mematikan sambungan telpon ku dengan jeng Sinta.
*********
" Assalamualaikum..."
__ADS_1
" Wa'allaikumsalam...sudah pulang Mas ? " tanya ku pada Mas Fahry...tidak biasanya dia pulang cepat. ini baru pukul 4 sore.
" Iya...kamu sedang apa sayang ? " ah panggilan sayang itu...membuat jantungku berdetak tak menentu dan membuat pipi ku memerah.
" Aku lagi membuat lamaran kerja Mas...besok aku akan ke perusahaan tempat lama ku "
Hahhhhhhhh
Mas Fahry menarik nafas panjang...mungkin dia belum sepenuh nya memberikan ku izin...mangkanya dia seperti itu...muka nya langsung lemas seperti apa ya sulit untuk mendefinisikan nya hahaha.
" Maaassss..." panggil ku
" iya " jawab nya lemas.
" Ada apa ?? kenapa Mas?? Mas sakit?? " tanyaku padahal aku sudah tau apa penyebabnya...tapi aku mau dengar dari dia langsung.
" Dek'.. Mas masih belum bisa sepenuh nya memberikan mu izin... Mas takut kamu tinggalin " sambil menunduk kan wajah Mas Fahry mengungkap kan apa yang dia rasa.
" Mas...aku janji aku akan bersamamu selama yang kau inginkan...tapi aku akan pergi jika kamu sudah tak menginginkan ku lagi " ucap ku pasti..ku pegang kuku jari mas Fahry untuk meyakinkan nya.
" Jangan bicara seperti itu Dek'... Mas ngga akan bisa jauh dari mu...Mas sangat mencintaimu dan membutuhkan mu...Mas sayang kamu...jadi jangan bicara seperti itu lagi ya...Mas ngga mau dengar " ucap nya tegas.
Aku hanya mengangguk dan tersenyum manis ke arah nya...dan aku pun mengubah topik lain agar suasana nya berubah ceria.
Aku tidak bilang bahwa ibu mertuaku datang ke sini...aku takut Mas Fahry marah mendengar perkataan ibunya...jadi aku pendam saja..toh tidak penting.
****************************************************
__ADS_1
keluarga Suami Yang Selalu Ikut Campur