
Sudah menunggu lama akhirnya dokter keluar dari ruangan Kayla dengan muka sedih.
Bryan, Reyhan, Arga dan Clara yang melihat wajah dokter itu langsung panik dan bertanya.
"gimana keadaan Kayla dok" ucap mereka berempat bersamaan.
(muka ni dokter agak lain sat) batin Clara.
"cepat jawab dong dok" ucap Clara.
"pasien baik baik saja kok walaupun kehilangan banyak darah, untung saja peluru nya tidak Sampai menembus" ucap dokter mengubah raut wajahnya menjadi tersenyum.
"ish si dokter ngerjain aja, nggak asik banget" ucap Clara kesal.
"maaf kan saya ya, saya permisi dulu untuk mengambil resep obat milik pasien" ucap dokter langsung pergi ke ruangan nya.
"iya dok terimakasih ya" ucap Clara.
Mereka berempat langsung masuk ke dalam ruangan dimana Kayla berada.
_di dalam ruangan kiara_
di dalam sana Bryan dan Arga saling menatap satu sama lain, karena mereka merasa aneh dengan sikap Reyhan dan Clara.
"bro elo ngerasa aneh nggak sih sama sikap mereka berdua" bisik Arga kepada Bryan.
Bryan hanya mengangguk angguk kan kepala nya.
Arga yang tidak bisa menahan diri untuk tidak bertanya akhir nya menanyakan nya kepada Clara dan Reyhan.
"woi kalian berdua kok aneh banget si nggak kayak biasa nya, akhir akhir ini gue juga nggak pernah liat tuh kalian berduaan lagi ada apa si guys" tanya Arga.
"kepo banget si lo nyet" jawab Reyhan dengan ketus.
"dih kok ngamok Lo gue salah apa, kenapa si Ra sama hubungan kalian" karena Reyhan tidak menjawab pertanyaan Arga, Arga kembali bertanya kepada Clara.
"nggak papa kok Ga, Lo kenapa kepo amat dah" jawab Clara dengan senyum yang di paksa.
"nggak percaya gue sama kalian berdua, no bukti hoax" ucap Arga lagi.
"yaudah serah Lo, nggak peduli gue mau lo percaya atau kagak nya itu urusan lo" ucap Reyhan.
"udah, bisa diem nggak si kalian ni adu mulut aja capek gue denger nya ba*i" ucap Bryan geram.
mereka akhirnya membahas hal lain hingga larut malam.
"Ga yok pulang ngantuk banget ni gue" ucap Reyhan ke pada Arga.
"yaudah deh, eh ya lo nggak pulang Yan" tanya Arga ke pada Bryan.
"kagak, dah Sono pulang aja dulu" ucap Bryan.
"ngusir gue lo" balas Arga.
"ah berisik banget lo" ucap Bryan lagi.
"hehe yaudah deh kita berdua pulang dulu ya, Ra elo nggak pulang juga" tanya Arga ke pada Clara.
__ADS_1
"gue nanti aja Ga" jawab Clara.
"yaudah kita balik dulu ya" ucap Arga lagi.
"iya" jawab Bryan dan Clara secara bersamaan.
Reyhan dan Arga berjalan keluar dari ruangan Kayla di rawat.
"Ra elo pulang aja biar gue yang jagain Kayla di sini" ucap Bryan.
"serius ni Yan" balas Clara.
"iya, udah Sono pulang aja" ucap Bryan lagi.
"yaudah deh gue pulang, awas jangan di apa apain sahabat gue, gue bogem lo" ucap Clara.
"hm" Bryan hanyak berdehem saja.
"oke deh bay" ucap Clara lalu pergi meninggalkan Bryan sendiri.
(cuek banget sih si Bryan, bisa bisa nya si Kayla suka) batin Clara.
karena kelelahan Bryan tertidur di kursi tepat di sebelah ranjang Kayla dengan menaruh kepala nya di tangan milik Kayla.
.
.
.
malam berganti pagi gelap berganti terang Kayla akhirnya sadar kan diri, ketika Kayla terbangun dia terkejut karena ada Bryan di sebelah nya.
(ngapain Bryan di sini anjay) batin Kayla.
Bryan yang merasa ada pergerakan tidur nya pun terusik akhirnya dia bangun.
"Kay elo udah sadar" ucap Bryan.
"iya Yan, ngapain kamu di sini" balas Kayla.
"jagain kamu lah, maaf ya karena nolongin gue elo jadi kayak gini" ucap Bryan lagi.
(Bryan minta maaf ke gue, ini bener bener momen yang sangat sangat langkah) batin Kayla.
"nggak papa kok Yan, itu semua kan juga karena kamu udah mau buat nolongin aku" ucap Kayla dengan tersenyum.
(tumben ni bocah kiyut kiyut begitu) batin Kayla.
"yaudah elo mau makan bubur apa nggak" tanya Bryan.
"iya aku laper banget ni hehe" jawab Kayla.
"yaudah sini gue suapin" ucap Bryan dengan senyum yang mengembang.
(demi Alex dia senyum, kutub es senyum ke gue jadi mleyot adek bang) batin Kayla.
Kayla pura pura terkejut dengan tingkah Bryan yang ingin menyuapi nya.
__ADS_1
"nggak usah Yan aku bisa sendiri kok" ucap Kayla.
"udah diem aja, biar gue yang nyuapin elo" balas Bryan.
Bryan mengambil bubur yang ada di meja lalu menyuap kan nya ke pada Kayla.
"buka mulut nya cepet" ucap Bryan karena Kayla tak kunjung membuka mulut nya.
"i-iya Yan" ucap Kayla dengan terbata bata.
ketika Bryan sedang asik menyuapi Kayla tiba tiba saja pintu terbuka, terlihat seorang wanita yang membuka nya.
"berhenti, kalian apa apaan nih main suap suapan segala" ucap wanita itu.
"kamu ngapain si di sini" ucap Bryan kepada wanita itu.
"ya jemput Bryan Khadafi Alexander lah" jawab wanita itu menyebut nama Bryan dengan lengkap.
(aduuh nih bocah ngapain si disini, nge ganggu banget tau nggak) batin Bryan.
(dia siapa sih kok kayak nggak asing sama muka nya) batin Kayla.
"udah kamu pulang aja sana" ucap Bryan ke pada wanita itu.
"kamu juga pulang aja Yan" saut Kayla.
(sok polos dulu awokawok) batin Kayla.
"ih orang Letta kangen sama kakak, malah di suruh pulang nggak jelas" wanita itu adalah adik Bryan yaitu Violetta.
(oh dia adik Bryan, tunggu nama nya nggak asing bagi gue siapa ya) batin Kayla.
"ya nanti di rumah aja Ta" ucap Bryan.
"orang aku mau jemput kakak juga" ucap Letta.
"kakak bisa pulang sendiri ngapain pakek di jemput si Ta" ucap Bryan.
"ya kenapa si emang nya nggak boleh apa, oh ya dia pacar kakak yaaaa, kakak kok nggak bilang siii kalok udah punya pacar" ucap Kayla.
"bukan njay" ucap Bryan.
"terus sahabat kakak waktu kecil di kemana in, kak Kayla di lupain ni" ucap Letta.
(Bryan punya sahabat kecil nama nya Kayla, hah gimana si) batin Kayla.
"kalok ngomong se enak jidat, gue tuh dah Nemu in dia tapi belum pasti" ucap Bryan.
"mana, aku kangen banget nii sama kak Kayla" ucap Letta.
"ih lu ya cari aja sono sendiri" ucap Bryan.
"berisik" balas Kayla "hai aku Letta adek kak Bryan nama kakak siapa" tanya Letta pada Kayla.
(siapa yang banyak nanya siapa yang di bilang berisik, dasar anak anj) batin Bryan.
"Kayla" jawab Kayla dengan berpura pura canggung.
__ADS_1
"hah jangan jangan maksud kak Bryan dia" ucap Letta dengan mengingat nama sahabat Bryan pun juga Kayla.
bersambung