
HOREEEE
Seperti biasanya Kayla menunggu bus yang biasa dia tumpangi saat berangkat maupun pulang sekolah. ketika dia melihat ke arah kiri disana ada Veronica yang hendak menyeberang jalan, saat Veronica menyebrang tiba tiba ada mobil yang melaju dengan kecepatan penuh ke arah Veronica.
BRUUUAAK
Suara tabrakan yang sangat keras hingga menarik perhatian banyak orang.
Reyhan dan Clara yang mendengar suara tabrakan melihat kearah jalan. ketika mereka berdua melihat ke arah jalan, mereka langsung berlari kearah wanita yang sudah di penuhi darah itu.
"Kayla bangun Kay" ucap Reyhan berusaha membangun kan Kayla. Ya wanita yang tertabrak adalah Kayla.
Clara yang menyadari ke khawatiran Reyhan sangat tak wajar memaksakan tersenyum.
(Nanti aja mikirin itu, yang paling penting sekarang Kayla, lo semangat ya Ra) batin Clara.
Akhirnya Reyhan dan Clara membawa Kayla pergi ke rumah sakit terdekat dengan taksi. Sesampai nya di rumah sakit Kayla di masukkan ke ruang UGD.
Disana Reyhan dan Clara benar benar panik "duh Kay semoga lo nggak papa, semangat buat berjuang ya Kay" ucap Clara yang sudah menangis sesenggukan dari tadi.
Sedangkan Reyhan dari tadi hanya mondar mandir tanpa berbicara apa apa di depan pintu menunggu kabar dari dokter yang tak kunjung keluar.
"Rey" Panggil Clara kepada Reyhan.
"Kenapa" jawab Reyhan.
"Aku tau kok waktu itu kamu sebenarnya mau nembak Kayla kan Rey, tapi ternyata kamu salah orang dan orang itu adalah aku" ucap Clara.
Reyhan menoleh ke arah Clara lalu duduk di sebelahnya "aku minta maaf Ra, aku nggak maksud bikin kamu sakit hati. ini semua emang salah aku, sekali lagi maaf" ucap Reyhan.
"Nggak papa kok aku santai santai aja" ucap Clara "maaf aku terlalu berharap lebih sama kamu Rey" lanjutnya.
Sebelum Reyhan membalas ucapan Clara, Bryan dan Arga sudah sampai di rumah sakit untuk melihat keadaan Kayla.
Di tempat lain lebih tepatnya rumah Bryan.
"Kak Bryaaan Letta pulang" ucap Violetta adik Bryan.
(kok sepi ya ni rumah kemana ni kak Bryan) batin Violetta.
"Biiii, bi Mayaaa" panggil Violetta pada pembantu yang ada di sana.
"Eh non Letta udah pulang yaaa, mau bibi bikinin apa ni non" ucap bi Maya.
__ADS_1
"nggak usah bi" balas Violetta.
Tiba tiba ada seorang pria menghampiri mereka berdua "nona Letta sudah pulang" ucap pria itu.
"Eh kenzo, ya iya lah aku udah pulang kalok belum ngapain aku disini" pria itu bernama kenzo "oh ya kamu tau nggak kak Bryan kemana, aku kangen banget niii" ucap Violetta.
"Iya saya tau nona, tuan Bryan sedang pergi ke rumah sakit" jawab Kenzo.
"untuk apa Ken" tanya Violetta.
"Menjenguk temannya nona, kemaren teman nya kecelakaan" balas Kenzo.
"Oh, antarkan saya kesana ya Ken" ucap Violetta.
"oh iya, baik nona" balas Kenzo.
Setelah sampai di rumah sakit Violetta dan Kenzo langsung menuju dimana tempat Bryan berada.
Ketika Violetta melihat Bryan, dia berlari ke arahnya "kakaaaak, Letta bener bener kangen banget tau nggak si sama kakak" ucap Violetta sambil memeluk Bryan.
"Ngapain kamu kesini bukannya malah istirahat dirumah, kan bisa nunggu kakak di rumah Ta" ucap Bryan.
"Kan Letta kangen sama kakak, ih kakak nyebelin" ucapnya sambil memanyunkan bibir "emang kakak nggak kangen sama apa Letta" ucap Violetta.
Kenzo yang mengerti maksud dari tuannya segera bertindak "nona lebih baik kita pulang saja dulu, tuan Bryan juga sebentar lagi akan pulang nona" ucap Kenzo.
"yaudah, tapi tunggu dulu Ken" balas Violetta, lalu melangkah kan kakinya ke arah Reyhan.
"kak Rey ganti nomer ya, mana aku minta ganti nomer kok nggak ngomong ngomong" ucap Violetta dengan bergelanyut manja ke tangan Reyhan.
Bryan yang melihatnya menepuk jidat.
(yaaah gagal gue nyuruh dia pulang cepet cepet supaya nggak Deket Deket Rey, kan nggak enak jadinya sama Clara) batin Bryan.
"eh maaf Ta handphone ku rusak jadi nggak bisa ngabarin" balas Reyhan.
"yaaaah, yaudah deh aku pulang dulu ya. ayo Ken" ucap Violetta dengan melenggang pergi.
(si banyak duit alasan handphone rusak, kalok rusak mah bisa beli lagi haha) batin Arga.
(loh bukannya handphone Reyhan baik baik aja ya, yaudah deh biarin aja bukan urusan gue) batin Clara.
setelah lama mereka menunggu akhirnya dokter keluar "dok gimana keadaan sahabat saya" ucap Clara.
__ADS_1
"pasien kehilangan banyak darah. dia membutuhkan golongan darah O, sedangkan disini stok golongan darah O tidak ada" ucap dokter.
"saya golongan darah O dok, saya akan memberikan darah saya kepada pasien" ucap seorang wanita.
"baik saya akan periksa dulu darah anda, mari ikut saya" ucap dokter.
(loh itukan Veronica si caper banget melebihi apapun) batin Clara.
(Veronica) batin Reyhan, Arga dan Bryan secara bersamaan.
setelah memberikan darahnya Veronica keluar dan melangkah ke arah Reyhan, Arga, Bryan dan Clara.
"gue cuman nggak mau berhutang budi sama orang yang udah nolongin gue, cuma itu yang bisa gue lakuin" ucap Veronica lalu melangkah pergi meninggalkan mereka ber 4.
sudah seminggu dari kecelakaan itu Kayla tak kunjung bangun, neneknya pun kondisi nya semakin buruk.
"Kay gue bener bener kangen banget sama lo" akhir akhir ini Clara sama sekali tak bersemangat semenjak Kayla kecelakaan dan berada di rumah sakit.
"nanti gue jenguk dia deh" ucap Clara lagi.
Bel pulang sudah berbunyi, Clara langsung keluar kelas dan pergi ke arah gerbang. setelah sampai di gerbang sudah ada supir yang selalu menjemput Clara.
"pak ke rumah sakit ya, saya mau jenguk Kayla" ucap Clara.
"oh ya siap non" balas supir Clara yang bernama Bambang.
Setelah sampai di rumah sakit, Clara langsung ke tempat dimana ruangan Kayla di rawat. belum sampai di ruangan Kayla Clara melihat orang yang menjaga nenek Kayla menangis sesenggukan. karena memang ruangan nenek Kayla tak jauh dari ruangan Kayla di rawat.
Clara menghampirinya "ada apa mbak, kenapa nangis seperti ini mbak, apa yang terjadi" ucap Clara dengan rasa penasaran.
"nek Mirna, dia sudah tidak ada" ucapnya.
"a-apa, dimana dia sekarang mbak" ucap Clara dengan air mata yang sudah menetes.
"di dalam" ucapnya lagi.
"aku tinggal ke ruangan Kayla dulu ya mbak" ucap Clara.
"iya" jawabnya.
Clara langsung menuju ke ruangan dimana Kayla berada "Kay ayo cepet bangun Kay, masa elo belum bangun juga Kay. ayo Kay nenek lo butuh elo Kay, dia mau pergi ninggalin elo Kay ayooooooo banguuuun" ucap Trisa sambil menggoyangkan tubuh Kayla dengan sesenggukan hingga badannya benar benar lemas.
_bersambung_
__ADS_1