Kembalinya Sahabat Kecil

Kembalinya Sahabat Kecil
EPISODE 18


__ADS_3

"ya udah mau pesen apa, di jamin gratis kan sama adek pemilik cafe ahaha" ucap Letta dengan tawa.


"bisa aja kamu Ta" ucap Clara.


.


.


.


.


.


kini mereka ber tiga sudah pulang ke rumah masing masing.


di rumah Clara


Clara sedang sibuk menelepon seseorang, karena ada hal yang ingin dua tanya kan. setelah menunggu akhirnya seseorang itu mengangkat telepon Clara.


..pembicaraan di telepon..


"halo kenapa" tanya orang itu kepada Clara.


"Rey aku mau nanya sama kamu, kamu nggak sibuk kan" jawab Clara, ya orang itu adalah Reyhan.


"nggak kok sayang, tanya apa" ucap Reyhan.


"kamu tau Bryan punya hubungan apa sama si Wulan Wulan itu nggak" tanya Clara.


"nggak tuh, kenapa" jawab Reyhan.


"boleh minta tolong kan aku nya" ucap Clara.


"iya boleh aja kok, minta tolong apa ngomong aja sayang" ucap Reyhan.


"tanyain ke Bryan kek biar aku tau hubungan Bryan sama Wulan apa" ucap Clara.


"iya aku tanya in nanti sayang" ucap Reyhan.


"harus sekarang nggak ada penolakan" printah Clara.


"ya udah iya iya, aku matiin ya telpon nya" ucap Reyhan.


"iya" balas Clara, lalu Reyhan memutuskan telpon.


"semoga aja Reyhan dapet info dari Bryan" gumam Clara.


.


.


.


.


Reyhan yang di suruh Clara untuk mencari tau apa yang terjadi sebenarnya langsung meminta Bryan bertemu dengan nya di cafe milik Bryan.


di cafe Bryan


"kenapa Rey, Lo nyuruh gue buat dateng ke cafe" tanya Bryan.


"gue mau nanya sesuatu sama Lo, ini tentang hubungan Lo sama cewe yang ada di kampus waktu itu" jawab Reyhan.


"oh itu" ucap Bryan.


"iya, elo ada hubungan apa sama si Wulan Wulan itu" tanya Reyhan.

__ADS_1


Bryan menjelas kan apa yang terjadi sebenar nya tentang hubungan nya dengan Wulan.


"oh gitu" ucap Reyhan setelah Bryan selesai mencerita kan semua nya.


"ya gitu" balas Bryan.


"ya udah gua bilang ke Clara dulu, nanti pasti Clara bilang ke Kayla" ucap Reyhan.


"jangan bro, biar gue aja yang bilang waktu hari pernikahan lo" saut Bryan.


"ya udah deh nanti gue bilang ke Clara kalok si Bryan nyari waktu yang tepat buat bilang ke Kayla sendiri, gitu aja kali yak" ucap Reyhan.


"iya Lo bilang gitu aja deh" ucap Bryan.


"ya udah gue pulang dulu ya" ucap Reyhan.


"ya udah ati ati" balas Bryan.


"iya bay bro" ucap Reyhan lalu pergi dari cafe Bryan dan kembali ke rumah nya.


di rumah Reyhan


sesampainya di rumah Reyhan mengecek handphone nya yang sudah di penuhi dengan panggilan tak terjawab dari Clara.


akhirnya Reyhan menelpon Clara.


..di telpon..


"hallo, lama banget si angkat telepon nya ngapain aja" ucap Clara.


"sabar atuh sayang orang aku baru pulang" ucap Reyhan.


"o aja si, gimana Bryan ngomong apa" tanya Clara.


"kata Bryan biar dia sendiri yang ngomong ke Kayla, dia lagi nyari waktu yang tepat gitu katanya" ucap Reyhan.


"aduuuuh banyak macem banget si tuh anak" ucap Clara.


"Dari sisi mana nya si Rey nggak siap nya, ada ada aja deh" ucap Clara.


"ya aku mana tau sayang" ucap Reyhan.


"ya udah aku matiin ya telpon nya, aku ngantuk" ucap Clara.


"loh kita nggak sleep call sayang" tanya Reyhan.


"nggak males" jawab Clara lalu mematikan telpon.


(ya ilah nasib Lo gini amat si bro, sabar ya) batin Reyhan.


.


.


.


.


.


Sudah satu bulan yang lalu Reyhan melamar Clara, kini mereka akan melanjut kan ke jenjang yang lebih serius yaitu pernikahan.


dekorasi ruangan yang cukup megah dan indah membuat semua orang terpukau.


Reyhan dan Clara yang sudah menduduki kursi pelaminan dengan senyum yang mengembang, di sana juga sudah banyak para undangan yang sudah datang.


"aku kok belum liat Kayla ya Rey" tanya Clara kepada Reyhan.

__ADS_1


"aku juga nggak tau sayang, yang lain juga kayak nya belum dateng" jawab Reyhan.


belum Clara menyauti ucap Reyhan terlihat dua orang wanita cantik menghampiri mereka ber dua.


"selamat ya Ra, Rey" ucap salah satu wanita itu.


"eh iya, akhirnya Dateng juga kalian berdua" ucap Clara.


"makasih ya Kay, Ta udah dateng" saut Reyhan, dua wanita cantik itu adalah Kayla dan Letta.


"iya" ucap Kayla dan Letta secara bersamaan.


"ya udah kalian pilih mau makan apa gih sana" ucap Clara.


"ya udah yuk kak Kay" ucap Letta menarik tangan Kayla.


tapi sebelum mereka mendapat kan makanan yang mereka mau tiba tiba seseorang menarik tangan Kayla.


"ikut aku bentar" ucap orang itu.


"eh kak Kayla nya mau di bawah kemana si" ucap Letta.


"bentar aja" ucap orang itu sambil melangkah pergi dari hadapan Letta.


"kamu mau bawa aku kemana si Yan" ucap Kayla, ya orang itu adalah Bryan.


Bryan membawa Kayla ke tempat yang berada di belakang acara pernikahan.


"Yan kamu ngapain si ngajak aku ke sini" ucap Kayla.


"Kay aku tuh Sebenar nya Sayang banget sama kamu" ucap Bryan sambil memegangi tangan Kayla.


"terus kenapa kamu bisa punya yang lain Yan selain aku" Ucap Kayla yang tanpa sadar menjatuhk an air mata.


"waktu itu tuh aku nggak sengaja nabrak seorang bapak bapak Kay" ucap Bryan sambil memanyun kan bibir nya.


"terus" ucap Kayla.


"yaa dia mengalami pendarahan yang cukup serius, jadi aku bawa dia ke rumah sakit tapi ternyata dia nggak selamat" ucap Bryan lagi.


"terus apa hubungan nya sama si wulan" ucap Kayla.


"Wulan itu anak nya bapak itu Kayla, Sebelum bapak itu meninggal dia bilang sama aku buat ngejaga anak nya, ya itu si Wulan" ucap Bryan.


"terus kenapa dia bilang kalok dia tuh pacar kamu" tanya Kayla kepada Bryan.


"aku sama dia tuh nggak ada hubungan apa-apa Kay, tapi dia nya aja yang baperan" ucap Bryan.


"trs apa yang mau kamu lakuin sekarang Yan" tanya Kayla.


"aku bakal cari cara biar Wulan jauh dari aku" ucap Bryan.


"gimana cara nya coba" tanya Kayla lagi dan lagi.


"ya nggak tau kan tadi aku bilang bakal cari cara berarti belum dapet caranya dong, yang jelas pokok nya aku bakal Cepet nikahin kamu Kay" ucap Bryan.


"iya in deh biar seneng" balas Kayla.


"dan satu lagi, aku bakal nyari Cowo yang bener bener Sesuai ama Wulan, siapa tau itu bikin Wulan jauh jauh dari aku" ucap Bryan lagi.


"ya udah kalok gitu aku bakal nunggu kamu deh" ucap Kayla.


"terima kasih Kay" dan tanpa Sadar Bryan Semakin dekat dengan Kayla. sebelum Bryan mencium Kayla tiba tiba Kayla mengalih kan pembicaraan.


"emm Yan ke depan yuk" ucap Kayla.


(ya ampun gagal anjay) batin Bryan.

__ADS_1


"ya-yaudah deh yok" ucap Bryan.


_bersambung_


__ADS_2