Kembalinya Sahabat Kecil

Kembalinya Sahabat Kecil
EPISODE 08


__ADS_3

"udah bawel banget ah" ucap Arga sambil menarik tangan Reyhan dan Bryan.


(ngapain si ni anak setan ngajak kesono) batin Reyhan.


_di tempat Kayla dan Clara_


"hai Kay, Ra ketemu lagi kita hehe, kita bertiga boleh duduk di sini kan ya" ucap Arga pada Clara dan Kayla.


(ngapain tuh tiga cecenguk jalan kearah sini) batin Clara.


karena tidak ada balasan Arga berucap lagi.


"oy Kay, Ra kita boleh gabung di sini kan ya" ucap Arga.


"eh, iya iya Ga boleh aja kok" jawab Kayla dengan tersenyum.


"gimana gimana udah baik baik aja kan Kay keadaan elo" ucap Arga lagi.


"udah kok Ga" balas Kayla dengan tersenyum.


"yaudah bagus deh kalok begitu" ucap Raka. "oh ya Ra, gimana hubungan Lo sama Reyhan kok akhir akhir ini gue jarang liat Lo berduaan lagi sama babang Reyhan yang ganteng ini tapi gantengan gue si, bahkan kayak nya sama sekali nggak ada tuh gue lihat kalian berdua" lanjut Arga.


(panjang kali lebar ya say ngomongnya haha, nggak habis apa tu nafas bang) batin Kayla.


"berisik lo udang rebus, banyak tanya banget kayak orang lagi wawancara lo a*u" ucap Reyhan.


"lah kok ngamok bang santai aja dong, orang gue tanya nya ke Clara kok Lo yang jawab si nggak asik lo" ucap Arga setengah mengejek Reyhan.


"Ra, hubungan kamu sama Reyhan baik baik aja kan nggak kenapa Napa kan" tanya Kayla dengan penasaran.


"iya Kay santai aja, hubungan kita nggak papa kok baik baik aja" jawab Clara memaksa kan untuk tersenyum.


"bagus deh kalok gitu Ra, semoga langgeng ya sama Reyhan kalok bisa sampai ke pelaminan" ucap Kayla dengan senyum.


(Kay elo nggak tau aja kalok Reyhan itu sebenernya suka nya sama elo) batin Clara.


(Ra maafin gue, ini semua bener bener salah gue) batin Reyhan.


(tapi kenapa gue nggak percaya ya kalok hubungan mereka berdua baik baik aja) batin Kayla dan Bryan bersamaan.


(ih kalok si Reyhan ama Clara langgeng gemge gilak, jadi pengen gua anji*g anji*g gini ni kalok jomblo abadi) batin Arga.


.


.


.

__ADS_1


Sudah lama mereka berbincang bincang asik hingga mereka tak sadar bel masuk berbunyi, mereka semua langsung pergi menuju kelas masing masing.


singkat cerita


Setelah semua murid berkutat dengan buku buku pelajaran nya, bel pulang berbunyi se hingga semua murid bersorak gembira.


HOREEEEEEE


HOREEEEEEE


HOREEEEEEE


Kayla dan Clara langsung menuju ke gerbang. setelah itu mereka berpisah karena Clara sudah dijemput oleh pak Bambang, sedangkan Kayla menuju ke halte untuk menunggu bus yang biasa dia naiki ketika pulang sekolah.


tetapi sebelum sampai di halte tiba tiba ada seseorang yang membungkam nya dari belakang, dan di saat itu juga lah mata Kayla menjadi buram lalu dia tak sadar kan diri.


Kayla pun dibawa dan di masuk kan ke dalam mobil hitam.


.


.


.


Sudah lama Kayla pingsan dan ketika dia sadar dan membuka mata nya, dia berada di ruangan yang di penuhi dengan banyak barang barang seperti kardus dan lain lain kemungkinan ruangan itu adalah gudang.


"akhirnya bangun juga kamu cantik" ucap pria bertopeng dengan menggangkat dagu Kayla.


"siapa kamu" tanya Kayla kepada pria bertopeng itu dan berusaha menenangkan diri.


pria itu membuka topeng nya dan BOOM


"Ardo" ucap Kayla terkejut.


(gilak mau si Ardo apaan si gak jelas tiba tiba nyulik gue, kalok ngefens nggak usah segitunya kali bang) batin Kayla.


"yaps benar sekali maniezz" ucap Ardo dengan tersenyum lebar.


(siap siap menjadi Kayla yang sok penakut ya sayang, semangat buat gue huh) batin Kayla.


"Do lepaskan aku Do, aku mohon" ucap Kayla dengan wajah yang di sedih sedih kan.


"saya tidak akan melepaskan mu sebelum Bryan Khadafi Alexander datang kesini untuk menyelamatkan mu, dan jika dia tidak datang berarti dia merelakan tubuhmu untuk ku nikmati" ucap Ardo.


(iuw ngarep banget si lo anak dajjal) batin Kayla.


Kayla membuat buat wajah nya seperti terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Ardo "aku mohon jangan lakukan itu pada ku Do" ucap Kayla dengan bergetar dan hampir menangis ya walau pun itu drama.

__ADS_1


"John bawa kesini handphone ku" ucap Ardo.


John adalah orang kepercayaan Ardo, dia setia dengan Ardo dan sudah dari kecil dia bersama Ardo.


"ini tuan" ucap John sambil memberikan handphone milik Ardo.


Ardo memfoto Kayla yang duduk di kursi dengan tangan di ikat ke belakang, lalu Ardo mengirim foto iku ke nomer yang Ardo sendiri pun tak menyimpan nya.


Setelah mengirim kan foto itu, tak lama handphone Ardo berbunyi, ternyata bunyi handphone Ardo adalah sebuah panggilan dari orang yang Ardo kirim foto Kayla tadi.


"hallo Bryan Khadafi Alexander" ucap Ardo, ya nomer itu milik Bryan.


"lepaskan dia bajing*n" ucap Bryan geram.


"wooow kata kata mutiara dari seorang Bryan, aku akan melepaskan nya tapi kau harus datang kemari, jika tidak" Ardo menjeda sebentar ucapannya.


"aku akan menikmati tubuh nya" lanjut Ardo dengan suara pelan seperti sedang berbisik.


"jangan kau macam macam dengan nya" geram Bryan.


"aku beri waktu sepuluh menit untuk tuan Bryan Khadafi Alexander datang kesini" ucap nya dengan senyum mengerikan, setelah itu Ardo langsung mematikan telephon secara sepihak.


_di tempat Alvaro_


"ahh brengs*k" ucap Bryan dan membanting handphone nya.


Bryan langsung bergegas pergi ketempat yang sudah di kirim oleh Ardo.


Dengan kecepatan tinggi Bryan membelah jalan dia tidak memperdulikan keselamatan nya dan orang di sekitarnya, sehingga dengan cepat Bryan cepat sampai disana.


DUBRAK


suara pintu yang di buka secara paksa.


Bryan membuka pintu dengan sangat keras sehingga membuat bunyi yang sama keras nya juga.


"lepaskan dia bajing*n" ucap Bryan yang sudah emosi yang meledak ledak.


(Bryan dateng, sepenting apa gue sampai sampai dia dateng nyelametin gue) batin Kayla.


"Bryan Khadafi Alexander akhirnya datang juga lo" ucap Ardo dengan senyum sinis.


Tanpa aba aba Bryan langsung menyerang Ardo dan beberapa anak buah milik Ardo, disana Bryan benar benar sendiri tanpa bantuan siapapun melawan banyak nya anak buah dari Ardo.


satu persatu anak buah Ardo di lumpuh kan oleh Bryan, karena terlalu fokus dengan anak buah Ardo Bryan tidak menyadari ada sebuah pistol yang mengarah ke arah nya dan tepat berada di dada.


DUAAR

__ADS_1


(goblok kenapa pakek acara ada pistol si, ni anak buah gue kok tolol banget si brengs*k) batin Ardo.


bersambung


__ADS_2