Kembalinya Sahabat Kecil

Kembalinya Sahabat Kecil
EPISODE 03


__ADS_3

(boleh juga nih omongan para bangs*t) batin Kayla.


Beberapa saat Bryan baru menyadari. lalu dia menatap semua orang yang ada di sana dengan tatapan tajam seperti ingin membunuh, karena melihat tatapan Bryan yang mengerikan, mereka diam tak ada yang bersuara sama sekali.


belum keluar dari tempat parkiran, seorang wanita datang ke arah Bryan dengan suara yang di buat buat dan ber gelanyut manja di tangannya.


"Bryan sayang" ucap wanita itu.


"Apaan si lo" balas Bryan.


"Ih kamu kok gitu, kita masuk yok" ucap wanita itu lagi.


(Itu bukannya Veronica ya, cewek paling populer di sekolah ini, katanya si) batin Kayla.


"Lepasin nggak" ucap Bryan dengan datar, sambil berusaha melepas tangan Veronica dari tangannya.


"Nggak mau, udah ayo masuk" balas Veronica seraya menarik Bryan untuk masuk.


Terpaksa Bryan mengikuti Veronica, karena dia juga malas berdebat.



VERONICA DIRGANTARA atau yang di panggil VERONICA, adalah anak pengusaha terkaya nomer 2 di negara X.


_di kelas Bryan_


"Udah masuk ke kelas sana, ini udah mau bel" ucap Bryan.


"Kamu ngusir aku sayang" tanya Veronica dengan memanyunkan bibirnya.


"sayang sayang pala lu peyang, Iya kenapa kalok gue ngusir Lo?" balas Bryan.


"Yaudah deh aku balik dulu ya babay muach" ucap Veronica dengan melambaikan tangannya.


(agak enek gue dengernya sad) batin Bryan.


_Sementara di kelas Kiara_


"Ra, Veronica sama Bryan tuh pacaran ya" ucap Kayla.


"Nggak tuh, Veronica nya aja yang suka nempel in Bryan, padahal Bryan nya nggak suka" balas Clara.


"Oh" ucap Kayla.


"Lagi pula lo ngapain nanyain mereka berdua, jangan jangan Lo suka ya sama Bryan" ucap Clara.


"Enggak kok, kamu ini aneh aneh aja deh" balas Kayla.


"Ya siapa tau" ucap Clara.


"Enggak, dah ah males banget deh" balas Kayla.


"Affah iya kack" ucap Clara mengejek Kayla.


"Iya Ra ya ampun" ucap Kayla.


"Yaudah deh kasian anak orang di Ceng ceng in mulu" ucap Clara lagi.


"Yaudah balik ke tempat duduk kamu sana, gurunya juga pasti bentar lagi dateng" ucap Kayla.


"Yaudah deh iya" ucap Clara pasrah.


singkat cerita

__ADS_1


Semua murid belajar di kelasnya masing masing, hingga akhirnya bel istirahat pun berbunyi.


KRIIIIIIING


Kayla dan Clara keluar dari kelas menuju kantin, sebelum mereka keluar kelas, ada seorang pria yang sudah menunggu Kayla di depan.


"Kay, ikut gue" ucap pria itu.


"Kemana" tanya Kayla.


"nggak usah banyak tanya" balas pria itu.


Disisi lain, Clara yang melihat kedatangan Bryan menghampiri Kayla syok bukan kepalang.


Ya pria itu adalah Bryan.


(Hah, ini serius Bryan nyamperin Kayla, ada apa ini dan kayaknya mereka akrab tuh) batin Clara.


"I-iya" ucap Kayla.


Bryan menarik tangan Kayla pergi ke taman belakang sekolah.



Setelah sampai di sana, mereka duduk di kursi khusus untuk dua orang saja.


Tak ada pembicaraan antara mereka berdua, hingga Kayla mulai bertanya kepada Bryan.


"Kenapa kita harus ke taman belakang sekolah" tanya Kayla.


Sebelum menjawab pertanyaan Kayla, Bryan menatapnya dengan tajam sampai yang melihat nya pasti ber gedik ngeri.


"Gue nggak mau lo di omongin sama yang lain karena gue" jawab Bryan.


"Lo kan disini karena pinter ya, jadi elo harus ngerjain tugas tugas gue" perintah Bryan. Bryan bukan lah anak yang malas, dia adalah anak pintar, tetapi dia hanya ingin mengetes kepintaran Kayla saja.


"Oke kalok begitu, ada yang lain yang bisa aku bantu" tanya Kayla.


"Nggak udah itu aja, tapi kalok gue butuh elo, elo harus selalu ada buat gue" balas Bryan.


"Iya tenang aja" ucap Kayla.


Setelah mengobrol, mereka masuk ke kelas masing masing hingga pulang sekolah pun tiba.


Kayla yang selalu menunggu bus angkutan, langsung menuju ke halte setelah berpisah dengan Clara.


"Aduuuh tumben tumbenan nih si Abang busnya lama pake banget" ucap Kayla.


Tiba tiba saja ada sebuah motor yang berhenti di depan Kayla. Pria itu membuka helmnya dan turun dari motor melangkah ke arah Kayla.


"Mau aku anter pulang nggak" ucap pria itu.


"Eh nggak usah, trimakasih" balas Kayla.


(ni bocah sokab banget si sama gue) batin Kayla.


"Udah ayo, lagian bus yang kamu tumpangi bermasalah" ucap pria itu lagi.


"masa sih Rey" tanya Kayla.


"Iya" jawab Reyhan.


Ya pria itu adalah Reyhan, sahabat Bryan yang menyukai Kayla.

__ADS_1


"Ayo cepat, dari pada kamu nunggu disini, udah sore tau" ucap Reyhan.


"Eh iya Rey" balas Kayla.


Akhirnya Kayla pulang bersama Reyhan.


Mereka berdua tidak tau jika ada yang mengawasi mereka dari kejauhan.


setelah menempuh perjalanan yang cukup lama, karena rumah Kayla jauh dari sekolah, akhirnya mereka sampai di rumah Kayla.


"Udah Sampek ni" ucap Reyhan.


"Eh iya Rey trimakasih yaaa, yaudah aku masuk dulu ya, kamu hati hati" ucap Kayla.


"nggak di suruh masuk dulu ni" ucap Reyhan hanya bercanda.


"ih mau masuk ya, yaudah" ucap Kayla.


"nggak aku cuma becanda, eh tunggu dulu, aku boleh minta nomer kamu nggak" tanya Reyhan.


"Em, buat apa Rey" Kayla balik bertanya.


"Ya buat chatingan aja" jawab Reyhan.


"Yaudah deh 08************" ucap Kayla menyebutkan satu persatu angka nomer hp nya.


"Thanks, yaudah aku pulang dulu ya bay" ucap Reyhan.


"Iya" balas Kayla.


Setelah kepergian Reyhan, Kayla masuk ke dalam rumahnya.


Rumahnya nampak sepi, Kayla mencari neneknya kesana kemari tak kunjung ketemu.


Hingga tersisa satu ruangan, Kayla membuka pintu dan alangkah terkejutnya, dia melihat neneknya sudah tergeletak.


"Ya ampun nenek" ucap Kayla dengan panik.


"Nek bangun nek" ucap Kayla berusaha membangun kan neneknya yang tak kunjung bangun.


Akhirnya Kayla keluar rumah mencari taksi, dengan air mata yang terus mengalir di matanya, belum menemukan taksi tiba tiba ada mobil yang datang menghampiri nya.


"Bryan" ucap Kayla dengan wajah terkejut dan saat itu juga dia menghapus air matanya.


"Yan tolongin nenek aku ya, aku mohon" ucap Kayla.


"Bukan urusan gue" ucap Bryan acuh tak acuh.


"Yan tega banget kamu ngebiarin orang yang kesusahan dan membutuhkan pertolongan" ucap Kayla dengan pelan.


"Ya udah, ingat gue nolong nenek lo bukan lo" ucap Bryan sambil menunjuk Kayla.


"Ya nggak masalah, yang butuh pertolongan nenek aku, oh ya tolong ang-" belum selesai Kayla berbicara, Bryan sudah masuk ke dalam rumah dan menggotong nek Mirna masuk ke dalam mobil.


"Masuk cepet" perintah Bryan pada Kayla.


"I-iya Yan" balas Kayla dengan masuk ke mobil.


Beberapa menit di perjalanan, akhirnya mereka sampai, Nek Mirna langsung di bawa ke ruang UGD.


"Nek, nenek kenapa si nek" ucap Kayla di luar ruangan UGD sambil menyeka air matanya "semoga aja nenek gak papa" lanjut nya.


_bersambung_

__ADS_1


__ADS_2