Kembalinya Sahabat Kecil

Kembalinya Sahabat Kecil
EPISODE 12


__ADS_3

"bawel, makan tinggal makan banyak omong banget" ucap Bryan.


"ih nyebelin banget si" ucap Letta.


(aku tau kok kak, kakak nggak mau buat aku makin sedih, mangka nya kak Bryan ngalihin pembicaraan) batin Letta.


akhirnya mereka berdua makan tanpa ada yang berbicara.


setelah selesai makan Letta berniat ingin pergi ke rumah sakit untuk bertemu dengan Kayla.


Bryan yang melihat Letta akan pergi menghentikan.


"mau kemana Ta" tanya Bryan.


"pergi ke rumah sakit kak, mau nyamperin kak Kayla" jawab Letta.


"yaudah bareng kakak aja, kakak juga mau kesana Ta" ucap Bryan.


"yaudah ayo cepetan" ucap Letta.


setelah selesai bersiap siap Bryan dan Letta pergi ke rumah sakit dengan menggunakan mobil sport nya.


ketika sampai di rumah sakit mereka berdua langsung masuk ke dalam menuju ruangan Kayla.


"hai kak Kayla" ucap Letta sambil membuka pintu.


"eh Letta sama siapa kamu kesini" ucap Kayla karena belum melihat Bryan.


"sama kak Bryan, tapi dia lagi beli makanan sama minuman" jawab Letta.


"oh gitu" balas Kayla.


5 menit Kayla dan Letta berbincang, akhirnya Bryan datang.


KIEEET


suara pintu terbuka


"eh kak Bryan ku yang ganteng udah Dateng, beli makanan ama minuman gitu aja kok lama lelet banget" ucap Letta yang awal nya senyum senyum langsung melihat kan wajah marah.


akhirnya mereka berbincang bincang.


.


.


.


berbeda dengan Letta, Kayla dan Bryan, seorang gadis cantik yang tak lain adalah Clara ini terlihat sedih.


"kenapa dunia nggak adil si, gue punya keluarga selalu nggak ada buat gue, gue juga nggak bisa dapet cowo yang baik dan tulus yang sayang sama gue" ucap Clara lirih.


ketika Clara sedang meratapi nasib, tiba tiba handphone nya ber bunyi tanda suara panggilan masuk.


(hah Reyhan) batin Clara karena panggilan itu dari Reyhan.


"angkat nggak ya" ucap Clara ragu untuk menjawab telphon.


Clara lalu mengangkat panggilan dari Reyhan.


"halo" ucap Clara.


"Ra, kamu sibuk nggak" tanya Reyhan di telpon.


"nggak" jawab Clara.


"mau keluar jalan jalan nggak" tanya Reyhan.


(eh ini serius Reyhan ngajak jalan, waduuuuh nggak deh takut makan hati lagi) batin Clara.


"nggak" setelah menjawab Clara langsung mematikan panggilan secara sepihak.

__ADS_1


_di tempat Reyhan_


"kamu kenapa ngejauh dari aku si Ra" gumam Reyhan.


.


.


.


.


.


pagi yang cerah, terlihat seorang gadis cantik yang hendak pergi ke sekolah. sebelum dia pergi sekolah, dia membersihkan rumah terlebih dahulu.


setelah selesai bersih bersih, dia segera mengambil tasnya untuk pergi ke sekolah.


(kayaknya aku harus cari pekerjaan deh setelah pulang sekolah) batin gadis itu.


karena tidak ada ongkos untuk naik angkot, dia pun jalan kaki. di perjalanan ada mobil yang berhenti.


"masuk Kay" ya gadis itu adalah Kayla, dan mobil yang berhenti adalah mobil milik Bryan.


"nggak deh kamu duluan aja Yan" balas Kayla.


"cepet naik Kayla Artika" ucap Bryan lagi.


"yaudah deh iya" akhirnya Kayla masuk ke dalam mobil Bryan.


di perjalanan tidak ada salah satu dari mereka yang membuka obrolan, hingga mobil Bryan sampai di tempat parkiran sekolah.


"makasih Yan" ucap Kayla.


"kamu manggil aku Yan" tanya Bryan.


"iya kenapa emang" jawab Kayla.


"kamu nggak manggil aku sayang gitu" tanya Bryan lagi dengan tersenyum tipis.


"oh gitu, oke liat aja kamu" ucap Bryan karena kesal.


.


.


.


Sudah lama semua murid berkutat dengan bukunya, bel istirahat pun berbunyi.


KRIIIIIING


semua murid yang berada di dalam kelas keluar, untuk pergi ke kantin. begitu juga dengan Kayla dan Clara.


di perjalanan Clara dan Kayla dihadang oleh perempuan yang sering menampak kan wajah nya dengan angkuh, kini wajah nya nampak murung.


"ada apa ya Ver" ucac Kayla. ya perempuan itu adalah Veronica.


"nggak ada cuman mau nanya sama kalian, tau Ardo dimana nggak" ucap Veronica.


(ih macam tak betul budak ni) batin Clara.


(waduh waduh ngapain ni orang tanya si Ardo, ada hubungan apa ni kiw kiw) batin Kayla.


"eum kurang tau aku Ver" balas Kayla.


"yaudah, makasih ya" setelah itu Veronica pergi dari sana.


(aku harus tanya sama Bryan ni) batin Kayla.


(ennte kadang kadang ennte) batin Clara.

__ADS_1


"yaudah Kay, yok kita ke kantin" ucap Clara.


"yaudah yok" balas Kayla.


(siapa tau Bryan ada di kantin) batin Kayla lagi.


di kantin, mata Kayla melihat kesana kemari mencari keberadaan Bryan.


"lo nyari apaan si Kay" tanya Clara penasaran.


"nggak ada, yok duduk sini aja Ra" ucap Kayla.


belum beberapa lama Kayla dan Clara duduk, tiba tiba ada yang merangkul pundak Kayla.


"hai Kay" ucap pria itu kepada Kayla.


(ini dia yang aku cari cari akhirnya muncul juga) batin Kayla.


(fenomena langkah, si Bryan ngerangkul Kayla keren abiezzz) batin Clara.


"kamu tau Ardo ada dimana nggak" bisik Kayla kepada Bryan.


hanya mendengar nama Ardo saja Bryan sudah geram, ingin sekali dia membun*hnya.


"nggak" jawab Bryan.


"aku tanya serius Yan, tadi Veronica tanya sama aku, habis itu wajah dia kelihatan murung gitu" bisik Kayla kepada Bryan lagi.


(kalok gue nggak pura pura sok polos udah gue jitak tuh kepala si Bryan) batin Kayla geram.


"nanti aku bawa kamu ke tempat dia deh" ucap Bryan.


Reyhan, Arga dan Clara yang mendengar Bryan berbicara seperti itu ingin sekali bertanya.


"kalian berdua mau kemana" ucap mereka bertiga secara bersamaan.


"kepo" ucap Bryan dengan dingin.


singkat cerita


makanan dan minuman mereka datang, mereka memakan makanan mereka. setelah selesai makan mereka langsung kembali ke kelas, karena bel masuk sebentar lagi juga berbunyi.


.


.


.


waktu pulang sudah datang para murid pun berhamburan keluar dari kelas masing masing, seperti biasa Clara dan Kayla akan menuju gerbang bersama, lalu di depan gerbang mereka akan berpisah.


Clara yang sudah di jemput meninggal kan Kayla. sudah 15 menit Kayla menunggu, tapi angkot satupun tidak ada yang terlihat. hingga ada sebuah motor yang datang dengan seorang pengendara pria.


"ayo naik Kay cepet gercep nggak pakek lama" ucap pria itu.


"eh, nggak deh" balas Kayla.


"katanya mau tau tempat Ardo ada dimana" ucap pria itu lagi.


"oh iya, yaudah deh yuk Yan" ucap Kayla, ya pria itu adalah Bryan.


"gercep amat si" gumam Bryan kesal.


belum sampai di tempat yang mereka tuju, tiba tiba handphone Alvaro berbunyi tanda ada telfon masuk di handphone nya


"bentar Ya Kay" ucap Bryan kepada Kayla sambil memberhentikan kendaraan nya.


Bryan lalu menggambil handphone milik nya dan mengangkat telfon itu.


_di telfon_


"..."

__ADS_1


"APA" ucap Bryan terkejut.


bersambung


__ADS_2