Kembalinya Sahabat Kecil

Kembalinya Sahabat Kecil
EPISODE 11


__ADS_3

"hah jangan jangan maksud kak Bryan dia" ucap Letta dengan mengingat nama sahabat Bryan pun juga Kayla.


"kakak tau nggak sih, nama kakak tuh kayak nama sahabat kecilnya kak Bryan tau" ucap Letta.


"oh ya" jawab Kayla.


"iya, tuh gelang yang di pakek kak Bryan couple sama sahabat waktu kecil nya" ucap Kayla.


Kayla langsung melihat ke arah tangan Bryan dan betapa terkejut nya dia, karena gelang yang dimiliki Bryan sama dengan gelang yang dia punya.


(**** men, kok sama si kayak gelang gue) batin Kayla.


(nggak nggak, no bukti hoax) batin Kayla lagi.


"kenapa kak, kok kayak terkejut gitu si kak" ucap Letta kepada Kayla.


"nggak papa" jawab Kayla.


"Yan" panggil Kayla kepada Bryan.


"hm" Bryan hanya berdehem.


"boleh minta tolong ambilin tas aku nggak Yan, tapi kalok nggak mau nggak papa biar aku ambil sendiri aja" ucap Kayla.


"yaudah bentar, tunggu situ" ucap Bryan.


Bryan menggambil tas milik Kayla lalu memberikan tas itu kepada Kayla.


"nih tas lo" ucap Bryan sambil memberi tas itu kepada Kayla.


"terimakasih Yan, oh ya boleh pinjam gelang nya nggak bentar aja" ucap Kayla.


"buat apa, nanti rusak lagi" balas Bryan datar.


"segitu nya banget, bentar aja kok Yan" ucap Kayla.


"yaudah nih" ucap Bryan sambil memberi gelang milik nya ke pada Kayla.


Kayla mengambil sesuatu di dalam tas nya dan ternyata yang dia ambil adalah sebuah gelang, dia melihat dengan detail gelang milik nya dengan milik Bryan dan ternyata gelang mereka tidak ada perbedaan sama sekali.


"ini serius nggak ada beda nya sama sekali" gumam Kayla tapi masih bisa di dengar oleh Letta dan Bryan.


"hah maksud lo apaan" ucap Bryan.


"wah wah wah kakak ipar aku udah ketemu ni kayak nya" ucap Letta.


"ngomong nya di jaga" ucap Bryan kepada Letta.


"lah kan kak Bryan sendiri yang ngomong kalok sahabat kecil kakak ketem" ucapan Letta terpotong karena di selah oleh Bryan.


"diem" ucap Bryan dengan dingin.


"mana gue lihat gelang punya lo" ucap Bryan pada Kayla.


"nggak ada" ucap Kayla.


"sini cepet" ucap Bryan dengan wajah datar.


"kalok aku bilang nggak ya nggak" ucap Kayla.


"Ta keluar" ucap Bryan.


"baik pak bos" ucap Letta lalu keluar dari ruangan.


Bryan memojokkan Kayla, wajah Bryan dan Kayla semakin dekat.


(aduh aduh kok jadi begini si as*) batin Kayla.

__ADS_1


"yaudah ini ni" ucap Kayla.


akhirnya Kayla memberikan gelang itu kepada Bryan dan benar saja gelang itu tidak ada perbedaan sama sekali.


"nggak mungkin sii kalok kebetulan" gumam Bryan.


"akhirnya kakak ipar aku ketemu juga" ucap Letta langsung masuk ke dalam ruangan lagi.


Letta langsung berlari memeluk Kayla benar benar sangat erat.


"kak Kayla, aku tuh kangen buanget tau sama kakak cantik satu ini" ucap Letta dengan senyum kebahagiaan dan mata yang berkaca kaca.


(nggak nyangka banget ternyata dugaan gue bener) batin Bryan.


"aku juga kok Ta" ucap Kayla tersenyum dan membalas pelukan dari Letta.


"udah meluk nya Ta, enak aja main peluk peluk" ucap Bryan ke pada Letta.


"dih kenapa, masa iya si kak Bryan cemburu sama Letta kan Letta cewe kak" ucap Letta.


Bryan langsung menjitak kepala Letta.


"aduh sakit kak" ucap Letta sambil memegangi kepala nya.


"jahat banget Yan adik nya di jitak" saut Kayla.


"bodo amat" ucap Bryan kepada Letta.


"sorry Kay" ucap Bryan kepada Kayla.


"sama kak Kayla aja lembut, lah sama gua Kuasar banget" ucap Letta.


"kok malah jadi bertengkar gini si, stop bisa diam" ucap Kayla.


Letta dan Bryan langsung diam


"tadi suruh diam" jawab Letta dan Bryan bersamaan.


"ngikut aja si" ucap Letta.


"eh elu yang ngikutin gua" ucap Bryan.


"ya ampun kalian berdua ini bikin pusing deh" ucap Kayla.


"hehe maap kak Kayla sayang" ucap Letta dengan cengengesan.


"sayang sayang pala lu peyang" saut Bryan.


"dah aku mau tidur, kalian kalok mau pulang pulang aja" ucap Kayla.


"nggak aku disini aja kak Bryan aja yang pulang sono" ucap Letta.


"kok gue si" ucap Bryan.


"iya kakak aja yang pulang" ucap Letta.


"ogah elo aja yang pulang" ucap Bryan lagi.


"kak Bryan aja siii" ucap Letta lagi.


"orang gue yang bawa Kayla kesini bukan elo" ucap Bryan.


"ya itu tanda nya kan berarti kak Bryan udah lama disini, gantian lah" ucap Letta.


"dih bocah ngatur gue" ucap Bryan.


"biarin, kakak tuh harus nya ngalah" ucap Letta.

__ADS_1


"udah cukup pusing aku denger kalian berdua berantem, mending kalian pulang aja berdua nanti kalok aku udah bisa pulang aku telpon" ucap Kayla.


"yaudah deh" ucap Bryan dan Letta bersamaan dengan wajah sedih.


mereka berdua pun pulang ke rumah.


Kayla yang sudah sendiri di ruangan tempat dia dirawat langsung tidur.


.


.


.


hari minggu yang cerah seorang gadis cantik yang sudah bosan sekali berada di rumah sakit ingin sekali cepat cepat pulang ke rumah.


"bosan banget pengen pulang gue" ucapnya.


tiba tiba pintu terbuka dan muncul seorang perawat.


"pagi Nona Kayla" ucap suster itu.


"pagi, oh ya aku boleh pulang hari ini nggak si" tanya Kayla.


"sebenarnya boleh nona tapi kata tuan Bryan nona tidak di ijinkan pulang" ucap suster itu.


(dih tu bocah sok paling berkuasa banget) batin Kayla.


"kenapa begitu kan aku sudah tidak apa apa, oh ya kenapa suster manggil aku nona dan mengapa juga memanggil Bryan tuan" tanya Kayla.


"rumah sakit ini kan milik tuan Bryan, nona" jawab suster itu.


(pantesan aja tu bocah ngatur ngatur ternyata pemilik rumah sakit ini) batin Kayla.


"jadi rumah sakit ini milik Bryan, baru tau aku" ucap Kayla dengan berlagak polos.


"oh ya nama suster siapa, biar Kayla enak manggil nya" tanya Kayla.


"Cintya nona" jawab suster yang bernama Cintya.


"oh, kira kira aku bisa pulang kapan ya" tanya Kayla.


"kata tuan Bryan sampai nona Kayla sembuh total" jawab suster Cintya itu.


"oh begitu, ya sudah suster Cintya boleh keluar, trimakasih atas informasi nya ya" ucap Kayla.


"iya nona saya permisi dulu" ucap suster Cintya lalu keluar dari ruangan Kayla.


.


.


.


di rumah yang besar bahkan bukan seperti rumah melainkan seperti istana, ada dua orang kakak beradik yang sedang makan di meja makan, mereka berdua adalah Bryan dan Letta.


"kak, Letta kangen banget sama mama papa" ucap Letta.


"udah makan dulu" ucap Bryan yang tak mau membuat suasana menjadi sedih.


"kakak ih di kasih tau malah kayak gitu, nanti pas Letta tiba tiba diem kakak nanya kamu kenapa kok nggak cerita nyenyenye" ucap Letta.


"bawel, makan tinggal makan banyak omong banget" ucap Bryan.


"ih nyebelin banget si" ucap Letta.


bersambung

__ADS_1


__ADS_2