KENANGAN LALU

KENANGAN LALU
05). Menjadi dekat.....


__ADS_3

Setelah kejadian hari itu, Shirin dan Galuh menjadi dekat walau hanya berbicara sedikit, Bahkan kadang tiga idola kampus itu makan bersama Putri cuek dan Putri ceria siapa lagi kalau bukan Shirin dan Via. Mereka sekarang menjadi teman walau jarang bersama dan jarang berbicara satu sama lain. Pagi hari jam menunjukkan pukul 06.35, Shirin akan pergi ke kampus. Ia melihat chat nya, hari ini Via tidak masuk karena demam, " tumben Via sakit, biasa nya kuat seperti baja", gumam Shirin sambil menghidupkan mobil nya hendak berangkat sekolah.


******


"Pagi Rin, tumben nggak sama Via ?", sapa Rian pada Shirin.


"Pagi juga, dia lagi sakit", balas Shirin dengan tatapan ke depan tanpa melihat Rian.


" Eh buset, nih bidadari cuek banget dah, padahal udah sering ngobrol bareng", gumam Rian dalam hati. "Ooh..... ya udah kalo gitu gue duluan ya udah di tunggu Nico", ucap Rian pamit. Shirin tak menggubris ucapan Rian malah fokus dengan handphone di tangan nya.


|||||||||||||||||||||||||||||||||||||

__ADS_1


Mata kuliah selesai, sementara Shirin masih duduk di bangku nya dan tak mau ke kantin, biasa nya ia ke kantin hanya karena ada Via tapi jika Via tak ada ia tak akan beranjak dari kursi kecuali itu penting.


Dari sisi lain Galuh sedang berjalan menuju kelas sambil membawa sandwich di tangan nya. Ia melewati kelas Shirin, dan kangsung berhenti ketika melihat Shirin sedang membaca buku dan seisi kelas pergi. Galuh masuk dan menghampiri Shirin.." Loe nggak ke kantin ?" tanya Galuh.


"Lagi nggak mau ke kantin", jawab Shirin masih menatap buku nya.


"Ya udah, nih buat loe biar nggak sakit", ucap Galuh memberikan sandwich yang di bawa nya.


"Udah, nggak apa apa buat loe aja gue udah makan kok di kantin tadi. Maaf ya kalo kesan nya maksa, ini biar loe nggak sakit", ucap Galuh.


"Ya udah deh, makasih ya", ucap Shirin sambil tersenyum pada Galuh.

__ADS_1


Deg.


Jantung Galuh berdetak cepat ketika melihat Shirin tersenyum pada nya, karena baru pertama kali ia melihat Shirin tersenyum. "Iya, ya udah gue balik dulu ke kelas", pamit Galuh langsung pergi karena tak dapat menahan detakan jantung nya yang semakin cepat. Tak lama setelah Galuh pergi, Shirin melihat sandwich pemberian Galuh lalu menggeleng kan kepala nya. "Kok tadi dia buru buru gitu, emang nya gue seserem itu apa", gumam Shirin karena tidak biasa nya terjadi hal seperti itu. Tiba tiba, "astaga tadi gue senyum, pasti dia mikir yang enggak enggak", gumam Shirin terkejut dan wajah nya mulai merona karena ia tak pernah tersenyum pada orang lain selain keluarga dan orang yang paling dekat dengan nya.


~ Di sisi lain ~


" Astaga, dia senyum nya manis banget. Gue nggak tahan jadinya, untung sempet kabur kalo nggak bakal malu gue" gumam Galuh dengan wajah rona nya sambil memegang dada nya. Ia pergi ke toilet karena tak ingin di lihat kedua sahabatnya. "Galuh loe kenapa sih", umpat nya dalam hati. Dia tak habis fikir bahwa seorang putri yang terkenal cuek di kampus nya tersenyum, dan senyuman nya tulus.


**Hallo readers !!!


Makasih udah baca cerita karya saya, maaf baru up karena author punya kegiatan penting jadi harus di kerjakan. Tapi tenang saja readers, kemungkinan hari Kamis besok bakal normal lagi kok buat cerita nya. Makasih juga karena udah mampir di karya buatan saya.

__ADS_1


(by : author**)


__ADS_2