
Sebelum baca jangan lupa bantu like,comen dan love. Dan vote juga dong sesekali biar makin semangat author upnya:)
Huff... Tepat pukul 04pagi Fakhira terbangun dari tidurnya sebab Fakhira merasakan sakit pada perutnya.
"Aduh ini perut kenapa, mana sakit banget gini". Gumam Fakhira pelan sambil meringis kesakitan.
Berguling kekanan, berguling kekiri, sambil memegangi perutnya yang sakit.
"Aduh,, ini gak mungkin salah makan,". Gumam Fakhira lagi.
Huuhuhuaaa,, hiks.. hiks.. Aduh sakit banget ini perut. Ucap Fakhira sambil terus bergumam.
"Aduh Bunda, Kak Aldi ini sakit banget perut Khira....". Sambil tetap meringis.
Sangat lama Fakhira menahat sakit perutnya dengan berguling kesana kemari.
Allah huakbar Allah huakbar....
Suara azan subuh pun terdengar samar-samar.
"Khira bangun nak, sholat subuh dulu". Ucap Bunda sambil mengetuk pintu kamar Fakhira.
Beberapa kali Bunda memanggil Fakhira, namun tidak ada jawaban,. Tanpa aba-aba bunda langsung membuka pintu kamar Fakhira dan langsung masuk.
"Masyaallah ini anak masih tidur rupanya". Gumam Bunda saat melihat Fakhira masih tertidur di atas ranjangnya.
"Nak,, Khira bangun dulu. Sholat aubuh dulu yok". Ajak Bunda sambil mengusap lembut kepala Fakhira.
Fakhira menggeliat,, sambil masih menahan sakit pada perutnya.
"Bun perut Khira sakit". Ucapnya sambil tetap memegangi perutnya.
"Loh, kamu ada makan apa aja semalam, kamu gak makan yang aneh-aneh kan?". Tanya Bunda.
"Setahu Khira, Semalam gadak makan yang aneh-aneh kok bun". Ucap Fakhira dengan nada pelan hampir tak terdengar.
"Bun Ayah kemushola dulu,,". Ucap Ayah di lantai satu. Karna tidak ada jawaban dari istrinya diapun merasa heran.
Ayah berjalan mencari bunda sambil tetap memanggil namanya.
"Bun...". Ucap Ayah setelah menemui Bunda dikamar Fakhira.
"Loh, Kenapa Khira Bun?". Tanya Ayah saat sudah masuk dikamar Fakhira.
"Perutnya sakit Yah,, Bunda juga gak tau ini kenapa kok bisa sakit perut dia". Ucap Bunda.
.....
Lama sekali Ayah dan Bunda berada dikamar Fakhira. Mereka mencemaskan keadaan anak gadisnya yang satu ini.
__ADS_1
Tak lama berbincang, Ayah menyidorkan air hangat dan langsung diminum oleh Fakhira. Setelah beberapa menit rasa nyeri diperut Fakhira pun mulai berkurang.
Ayah,Raihan, dan Aldi kini telah pergi menuju muahola untuk melaksanakan sholat berjamaah. Sedangkan Bunda menjalankan sholat dirumah bersama Fakhira.
**
Setelah selesai sholat kini Ayah,Raihan, dan juga Aldi sudah pulang. Mereka langsung menuju ke meja makan.
"Bun gimana dek Khira udah baikan?". Tanya Raihan saat sudah duduk dikursi meja makan.
"Katanya tadi udah lumayan, trus tadi siap sholat katanya dia mau istirahat dikamarnya". Jelas Bunda.
"Yaudah kalian makan dulu". Ucap Bunda sambil mengambilkan nasi buat Ayah.
Mereka memakan makanan yang ada dengan hidmat dan rasa syukur, namun terasa ada yang kurang sebab hari ini Gadis kecill mereka tidak ikut sarapan bersama.
Selesai sarapan mereka kembali menjalankan aktifitasnya pada hari minggu pagi, hari ini Ayah tidak pergi ke resto dan berada dirumah. Begitupula dengan kedua putranya hari ini mereka tidak kuliah.
Selwsai sarapan Aldi dan Raihan menuju kekamar Gadis kecil mereka, sebab mereka khawatir dengan adiknya itu.
"Dek,, gimana.masih sakit gak perutnya?". Yanya Aldi setelah berada dikamar Fakhira dan mendudukan tubuhnya diranjang adiknya.
"Aduh kak,, ini rasanya sakit. Padahal kan semalam Khira gadak makan yang aneh-aneh". Ucap Fakhira yang terus memegangi perutnya.
"Aduh ini kenapa lagi kok rasanya risih,,". Gumam Fakhira dalam hati.
Fakhira langsung berlari menuju kekamar mandi yang ada didalam kamarnya.
"Huff,, pantesan nih perut terasa sakit dan nyeri, ternyata datang bulan". Gumam Fakhira.
Fakira menuju keluar dari kamar mandi untuk mencari pembalu dalam lemarinya.
"Yah habis lagi". Ucapnya.
"Apa yang habis dek?". Tanya Aldi dan Raihan bersamaan dan merasa bingung melihat tingkah adiknya ini.
"Kak Aldi bantuin Khira ya,, Panggilin Bunda terus minta pembalut ama Bunda boleh ya". Rayu Fakhira dengan muka dibuat imut.
"Lah buat apa pembalut dek?". Tanya Aldi kebingungan.
"Al udah gi cepat samperin Bunda, tuh kasihan Khira". Ucap Raihan yang melihat Fakhira sudah memegangi perutnya yang terasa sakit.
Tanpa bertanya lagi Aldi langsung keluar dan menuju ke Kamar Bunda. Meskipun merasa heran dan bingung Aldi tetap menuju ke tempat Bunda berada.
Setelah berada dikamar Bunda Aldi langsung menceritakan semuanya kepada Bunda.
Setelah beberapa menit kini Bunda sudah berada didalam kamar Fakhira begitulula dengan Aldi.
"Bun ini perut Khira sakit banget bun". Keluh Fakhira stelah keluar dari kamar mandi dengan memakai celana training dan baju kaos lengan panjang tanpa menggunakan kerudungnya.
__ADS_1
"Yaudah sini kamu istirahat du, biar Bunda ambilin air hangat swbentar didalur ya". Ucal Bunda sambil keluar dari kamar Fakhira.
Falhira yang merasa perutnya sakit langsung merebahkan tubuhnya diranjang kesayangan miliknya.
"Dek,, sakit banget rasanya ya?". Tanya Aldi. Yang hanya dibalas anggukan oleh Fakhira.
Aldi tadinya merasa heran kenapa Fakhira menyuruh nya unruk meminta pen value kepada Bunda, sekarang dia sudah mengerti setelah dijelaskan oleh Raihan bahwa adinya ini sedang datang bulan.
Tak lama kemudian bunda datang sambil membawa air hangat digelas dan juga didalam botol kaca.
"Ini nak diminum dulu, biar enakan". Ucap Bunda sambil menyodorkan gelasnya. Dan Fakhira langsung meminumnya.
"Yaudah kamu tidurannya agak miring,, ini botol air hangatnya letak disambing kamu dan biarkan mengenai perutmu agar terasa hangat dan mengurangi rasa nyeri". Jelas Bubda.
Tak lama setelah itu Fakhira pun terlelap ke alam mimpi. Bunda,Raiha dan juga Aldi langsung keluar dari kamar dan membiarkan Fakhira beristirahat.
**
Diwaktu yang sama dan tempat yang berbeda Fauzan merasa cemas, sebab dari tadi malam hingga siang ini Fakhira tidak ada menghubunginya sama sekali.
Tidak mau menduka-duka dan menebak nebak, tanpa berfikir lagi Fauzan langsung menghubungi Aldi untuk menanyakan kondisi Fakhira.
_Percakapan ditelfon_
"*Assalammualaikum, Al gimana Khira amankan, kok tadi malam dia gadak ngubungin gue?" Tanya Fauzan.
"Aman, tadi malam dia ketiduran pas dijalan dan sampai rumah". Jelas Aldi.
"Ooo,, gitu ini Khiranya man?".
"Ada dirumah,, istirahat dia dari tadi subuh perutnya sakit". Ucap Aldi.
"Loh kok bisa, apa dia tadimalam ada makan yang aneh-aneh?". Tanya Fauzan bingung.
"Enggak Zan, gadis kecil bilang dia lagi datang bulan". Ucap Aldi*..
Setelah beberapa lama panggilan telpon pun terputus,. Aldi melanjutkan aktivitasnya yang sempat terhenti karena Fauzan menelponnya.
Tadinya Aldi dan Raihan sedang bermain Game bersama Raihan, namun setelah mendengar suara hpnya berbunyi dia langsung menghentikan kegiatannya dan mengangkat telponnya.
..
..
**BERSAMBUNG.....
Jngan lupa like, komen dan kalu biasa vote lah sesekali biar tambah semangat author:v.
Makasi buat yang udah mau mampit, like,come. Maaf jika banyak typo betebaran**.
__ADS_1