
Jangan lupa Like, komen, love
"Ok.. Gue pergi Ra tapi gue pasti in kalau gue bakal balik lagi, dan gue juga pastiin lo bakalan jadi milik gue". Ucap Rama sembari pergi menuju motor sportnya.
Rama pun berlalu menggunakan motor sportnya dengan wajah yang dipenuhi lebam akibat bakuhantam denan Fauzan.
"Lo salah Ram, setiap gelas yang sudah pecah tidak dapat disatikan kembali. Begitupula dengan hubungan kita, setiap hati yang yersakiti tidak akan mampu menerima dirimu kembali selerti awal". Ucap Fakhira didalam hati.
"Kak, Kak gak papa kan. Maafin Ara udah buat Kak Zan terluka gini". Ucap Fakhira sambil memegang bibir Fauzan yang terluka dengan berjinjit karena tubuh Fauzan sangat tinggi.
"Em,, gadis kecil Kamu sangat pendek,, Kak gak papa kamu bisa liatkan". Ucap Fauzan sambil menggendong Fakhira agar dia bisa melihat waja Fauzan.
"Kak turunin Ara, nanti jatoh". Ucap Fakhira dengan wajah memerah menahan malu sebab baru kali ini dia sangat dekat dengan Fauzan.
"Kamu gak papa kan Ra, coba bilang mana yang sakit". Ucap Fauzan setelah menurunkan Fakhira.
"Ara gak papa kak, tapi yang kenapa-kenapa tuh kak Zan. Bibir kaka sampai berdarah gara-gara nyelamatin Ara". Ucap Fakhira merasa bersalah.
"Ini bukan salahmu, sudah jangan bersedih". Ucap Fquzan.
"Kak....". Fakhira tak dapat menyelesaikan ucapannya sebab Fauzan langsung membawanya kepelukannya.
"Ra, Kak sayang sama Ara. Jadi kak akan lakuin apapun buat jagain Ara sama seperti Kak Rai dan juga Aldi yang salu jagain Ara".
"Kak Ara juga sayang sama kak Zan". Ucap Fakhira sambil membalas pelukan Fauzan.
"Yasudah ini sudah sore, kaka antar Ara pulang". Ucap Fauzan sambil melepas pelukannya. Dan dibalas anggukan oleh Fakhira.
"Hei gadis kecil jangan nagis lagi dong tar jelek". Ucap Fquzan sambil memegang pipi dan mengusap armata Fakhira.
Setelah itu merekapun pergi berlalu dari tempat itu menuju rumah Fakhira dengan kecepatan sedang.
Diperjalanan mereka tidak bicara apapu. Dan Fauzan juga tidang menanya apapu karena dia tidak ingin membuat Fakhira bertamabh sedih.
Hampir 15menit diperjalanan, kini motorsport hitam metalik milik Fauzan telah sampai dihalaman rumah Fakhira.
Disaat bersamaan Aldi yang baru pulang melihat Fauzan yang mengantar Fakhira langsung bergegas turun dari motornya.
"Loh dek kamu kenapa, Kik jadi gini?". Tanya Aldi merasa heran melihat mata sembab adik kesayangannya.
"Kak Al, hiks hik...." Tangis Fakhira pecah sambil memeluk Kaknya Aldi.
Melihat Adiknya yang seperti itu dia tidak ingin melanjutkan lertanyaannya.
__ADS_1
"Heii,, jangan nangis. Ayo kita masuk, kamu bersih-bersih oke". Ucap Aldi menuntun Adiknya masuk dan diikuti oleh Fauzan dibelakangnya.
"Yaudah kamu bersih-bersih gih, biar kak yang obatin luka Fauzan". Ucap Aldi yang hanya dibalas oleh anggukan oleh Fakhira.
"Huff untung Bunda ikut ayah kerestoran hari ini, kalu tidak pasti dia akan panik melihat putrinya seperi itu". Ucap Aldi kepada Fauzan.
"Zan sini gue obatin tu lebam diwajahlo". Ucap aldi yang telah membawa P3K ditangannya.
Setelah selesai mengobati wajah Fauzan dia meminta Fauzan mencerita kan apa yang terjadi.
"Zan sebenernya apa yang terjadi?". Tanya Aldi penasaran.
Fauzan pun menjelaskan secara ditael apa yang terjadi dari awal hingga akhir.
Aldi yang mendenarpu menjadi emosi akibat perbuatan Rama kepada gadis kecilnya.
"Al sebenernya Rama tu siapanya Ara, kok dia berani kasar begitu". Ucap Fauzan dengan rasa penasarannya.
"Sebenarnya Rama tuh dulu mantanya Gadis kecil saat masih Smp, bahkan waktu setelah putuspun Rama masi ngejar-ngejar gadis kecil buat balikan sama dia". Jelas Aldi.
"Loh kok mereka bis putus?" tanya Fauzan.
"Mereka putus karna Gadis kecil tau bahwa Rama juga menjalin hubungan dengan cewelain disaat mereka ada hubungan".
_Flash back 2tahun lalu_
*Saat itu Fakhira sudah duduk di kelas 2Sma semester awal.
Awalnya dia ingin menerima ajakan Rama intuk balikan lagi, namun disaat tanpa sengaja Fakhira melihat Rama melakukan hal menjijikan denag seorang cewe.
"Ra lo tau gak apa yang dilakuin Rama?." Ucap Nadia.
"Emangnya apa Nad?". Tanya Fakhira dengan jeran.
"Nih lo lihat vidio ini". Ucap Nadia sambil menyodorkan Hp miliknya.
Dengan heran Fakhira pun memutar dan melihat vidio tetsebut. Betapa terkejutnya Fakhira disaat melihat Rama sedang melecehkan seorang gadis dilorong sepi sebuah club malam.
"Nad kamu dapat dari mana nih Vidio?".
"Aku dapat dari Deon sepupu gue yang kadang juga suka ke Club". Ucap Nadia.
"Iya, gue kenal kak Dron yang suka garain Safira kan". Ucap Fakhira.
__ADS_1
"Lah ko aku sih ra". Protes Safira.
"Ye kan emang iya Fir". Ucap Nazwa.
"Gue gak nyangka bisa-bisanya Rama ngelakuin itu, padahal masih Sma aja udah bejat gimana nanti kalau udah jadi maha siswa". Ucap Nazwa dan Safira.
"Em jadi gimana Ra, lo masih mau balikan lagi ama Rama laki-laki berengsek". Ucap Nadia
"Mendingan kaga usah Ra tar lo diapa-apain lagi ama dia". Ucap Safira dan Nazwa.
"Iya kalian bener, aku gak mau tar malah aku jadi korban selanjutnya". Ucap fakhira*.
...
Begitulah cerita dari Aldi panjang lebar mengenai berakhirnya hubungan Fakhira dan Rama.
"Yaudah Al, udah sore aku pamit pulang ya. Bilangin ama gadis kecil gak usah terlalu difikirin". Ucap Fauzan sambil pamit pulang.
"Iya, lohati-hati. Makasi udah nyelamatin adek gue".
"Adek lo, bakal binik gue itu". Ucap Fauzan dengan cengiran khasnya.
"Tenag aja gue restui, asal lo gak nyakitin ade gue kaya si bereng*ek itu". Ucap Aldi.
"Aman, kan gue sayang ama gadis kecil".
Setelah berbincang Fauzan pun pergi meninggalkan kediaman Fakhira menggunakan motornya dengan kecepatan sedang menuju kerumahnya.
"Kak bakal jagain kamu Ra, karna Kak sayang dan gak mau kehilangan Ara". Ucap Fauzan dalam hati.
.
.
.
**BERSAMBUNG...
Minal Aidin walfaizin. Mohon maaf lahir dan batin, jika ada salah kata, salah meletak perasaan dan juga salah cinta.:)
Maaf jika banyak typo betebaran.
Terima kasih buat yang udah mampir**.
__ADS_1