
Bantu like,kimen,rate5 dan love ya kak😇
Setelah 30menit mengendarai motor sport kini Fakhira dan Fauzan telah sampai dibandara.
Fauzan menggandeng tangan Fakhira dan berjalan masuk kedalam bandara, di kursi tunggu tampak terlihat Abi dan Ummi Fauzan yang telah menunggu kedatangan keponakannya.
"Assalammualaikum Bi, Mi". Ucap Fauzan dan Fakhira yang langsung menyalim tangan Abi dan Umi Fauzan secara bergantian.
"Waalaikumussalam, Ucap Abi dan Umi".
"Nak, Ini Fakhira kan?". Yanya Umi
"Iya Mi Ara adeknya Aldi". Ucap Fauzan.
"Sini nak duduk disamping Umi dan Abi, jangan sungkan calon mantu". Ucap Abi dan Ummi.
Fakhira dan Fauzan hanya tersenyum dan duduk di kursi tunggu pada yang ada dibandara.
Setelah menunggu 5menit, dari kejauhan Umi melihat Zahra dan suaminya sedang berjalan menuju ketempat Umi berada.
"Assalammualaikum Abi, Umi". Ucap Mbak Zahra sambil memeluk Abi dan Umi kak Fauzan bergantian.
Begitupula dengan suami Mbak Zahra yang juga memeluk Abi dan Umi.
"Hey, Fauzan My love, apa kabar kamu?". Tanya Mbak Zahra sambil menghampiri dan memeluk Kak Fauzan.
"Alhamdulillah Fauzan sehat Mbak, Mbak Zahra sendiri gimana kabarnya?". Ucap Fauzan setelaj melepaskan pelukannya.
"Seperti yang kamu lihat". Ujar Mbak Zahra.
"Mas,". Ucap Fauzan sambil memeluk suami Mbak Zahra.
"Mangkin gedek Zan". Ucap suami Mbak Zahra.
"Haha namanya dikasih makan Mas". Ucap Fauzan sambil tertawa.
"Fauzan ini calon adek ipar Mbak ya?". Yanya Mbak Zahra saat melihat Fakhira yang tersenyum canggung kearahnya.
"Hay, adek ipar". Ucap Zahra ramah.
"Eh, em hai Mbak". Jawab Fakhira gugup.
"Kenalin nama Mbak Zahra dan Ini suami Mbak, Mas Reza namanya". Ucap Zahra dengan tersenyum ramah.
"emm, Fakhira mbak". Ucap Fakhira dan Zahra pun langsuk memeluk Fakhira.
"Masyaallah keluarga Kak Zan, sangat hangat, ramah, harmonis dan juga sangat friendly". Gumam Fakhira di dalam hatinya.
"Yasudah Zahra, Reza yuk kita kembali kerumah. Nanti dilanjutin lagi ngobrolnya". Ucap Abi.
Merekapun berjalan menuju keparkiran.
"Loh Fakhira gak naik mobil sama kita?". Tanya Zahra saat melihat Fauzan yang menaiku motorsport miliknya.
"Ara sama Fauzan mbak, naik motor". Ucap Fauzan.
"Loh padahal mbak mau ngobrol banyak sama Fakhira". Keluh Zahra.
"Mbak tenang aja, Khira juga kerumah Umi kok, tapi Khira kesananya sama kak Zan naik mogenya". Ucap Fakhira.
"Yaudah deh". Ucap Zahra.
__ADS_1
Kini Abi, Umi, Zahra dan Reza suaminya telah masuk kedalam mobil dan meninggalkan parkiran bandara menuju kerumah Abi dan Umi.
Begitupula dengan Fakhira dan Fauzan mereka juga menunggalkan bandara.
**
_Dirumah Fakhira_
"Dek, kamu kenal sama Mbak Zahra sepupunya Fauzan?". Tanya Raihan.
"Kenal dong Kak, dulu itu kalau sekolah Asrama libur, Aldi suka diajakin nginep dirumah Fauzan. Terus waktu itu Mbak Zahra juga tinggal dirumah Abi dan Uminya Fauzan". Ucap Aldi.
"Ooo,, jadi mereka sepupuan".
"Iya, kak. Mamanya Mbak Zahra itu adiknya Abi Arsyad orang tua Fauzan. Dan kedua orang tua Mbak Zahra tinggalnya di Malaysia". Jelas Aldi kepada Raihan.
"Oo, beruntung banget ya kalau misalkan gadis kecil jadi menantu dikeluarga mereka". Ucap Raihan.
"Beruntung gimana kak?".
"Ya beruntung, keluarga Fauzan kan keluarga yang kental dengan ilmu agama, namun terkenal modren dan asik". Ucap Raihan.
"Oo, iya, Abi sama Umminya Fauzan sangat ramah kak".
**
_Di Kediaman Keluarga Arsyad_
"Zahra kalian duduk dulu disini biar Umi buatin minum". Ucap Umi.
Ya sekarang mereka berada dirumah keluarga Arsyad. Setelah tadi hampir 45menit menuju rumah dari bandara, kini mereka telah sampai dirumah.
Tak berapa lama kini Umi dan Fakhira berjalan kesofa sambil membawa nampan minuman dan makanan ringan.
"Sayang usia kandunganmu sudah berapa bulan nak?". Tanya ummi saat telah duduk.
"Sudah memasuki usia 9bulan mi, malanya Zahra mau lahiran di Indonesia". Ucap Zahra.
"Bi, ini calon mantu kapan dihalalin?". Tanya Reza.
Uhuk.. uhukkk....
Fauzan yang sedang minum menjadi tersedak saat Reza berkata seperti itu.
"Calon mantu Abi masih sekolah Za,". Ucap Abi dan tersenyum kearah Fakhira.
"Bener Zan,,?". Tanya Zahra.
"Heheh,, iya kak masi kelas 12 semester akhir Mbak". Ucap Fauzan.
"Zan, Zan tau aja lu cari calon binik yang begini, masih muda, sholeha, canti, baik lagi". Ucap Reza.
"Oo tentu, jagoan Abi ini". Ucap Abi sambil menepuk bahu Fauzan.
Umi yang melihat Fakhira hanya tersenyum mendengar itu juga ikut tersenyum.
"Oya Mbak, Ara tu adeknya Aldi lo". Ucap Fauzan memberitahu Zahra.
"Ah, yang bener Zan, kok kaga mirip. Si Aldi pecicilan,bawel tapi ini kok kayanya pemalu?". Tanya mbak Zahra.
Hehehe mbak zahra bisa aja, masa kak Aldi dibilang pecicilan. Gumam Fakhira sambil tersenyum.
__ADS_1
Mereka terus berbincang, hingga waktu sholat magrib pun tiba.
Mereka menjalankan ibadah sholat magrib berjamaah dirumah dengan Abi sebagai imam. Sebab rumah Fauzan sangat jauh dari masjid dan musholah.
Selesai sholat Fakhira membantu Umi menyiapkan makan malam, sedangkan Mbak Zahra dan yang lainnya duduk diruang keluarga.
Mbak Zahra dilarang umi untuk mbantu didapur sebab umi takut jika nanti ia kelelahan, apalagi habis naik pesawat.
Sebenarnya Umi juga melarang Fakhira mbantunya didapur, namun Fakhira bersikeras untuk membantu umi.
30menit berlalu, kini menu makan malam pun sudah terhidang di meja makan dengan rapi.
Semua menikmati makanan dengan hening dan hanya ada suara sendok dan piring yang saling beradu.
"Umi masakan umi memang gang paling lezat, apalagi sup daging ini". Ucap Zahra.
"Iya Mi, tapi sup daginya agak beda dari biasanya?". Ucap Fauzan.
"Ya bedalah nak, orang yang masak juga beda". Ucap Umi.
"Loh, bukan umi yang masak?". Tanya Abi.
"Kusus untuk sup yang masak calon mantu kita Bi". Ucap Umi.
"Wow, gak salah pilih Fauzan jago masak juga ternyata calon adek ipar". Ucap Reza dan Zahra.
"Mbak Zahra sama Mas Reza bisa aja". Ucap Fakhira sabil tersenyum.
"Tapi ini beneran enak nak". Ucap Abi.
"Terima kasih pujiannya Abi". Ucap Fakhira.
Selesai makan Fakhira membantu Umi mencuci piring dan semua peralatan memasak yang kotor.
Waktupun terus berjalan mereka lalui dengan saling berbincang agar lebih akrab lagi.
Kini jam sudahenunjukak pukul setengah9
Fakhira berpamitan kepada Abi,Umi,Mbak Zahra danas Reza untuk pulang kerumahnya.
Dan Fauzan pun mengantarkan Fakhira pulang kerumah menggunakan motor sportnya.
"Terima kasih waktunya gadis kecil". Ucap Fauzan setelah sampai dirumah Fakhira.
"Iya kak sama-sama, Ara juga seneng bisa kenal keluarga kak Zan".
"Yaudah Kak pulang dulu ya".
"Ayah, bunda, Kak Rai, Al aku pulang dulu ya". Ucap Fauzan sambil menyalim tangan Ayah dan Bunda Fakhira.
"Hati-hati nak, jangan kebut-kebutan". Ucap Ayah dan Bunda.
Dan Fauzan pun berlalu meninggalkan rumah Fakhira dengan kecepatan sedang mengendarai motornya membelah halan ibukota dimalam hari.
.
.
.
BERSAMBUNG....
__ADS_1