
Jangan lupa bantu like,komen,love,rate5 dan vote ya kakak-kakak bagi yang berkenan:)
Hari-hari terus berlalu tanpa ada kendala sedikitpun.
Seperti biasa pagi ini keluarga Ahmadi menjalankan aktivitas seperti biasanya.
Pukul 4.30 pagi waktu setempat, keluarga ini telah terbangun dari alam mimpinya untuk menjalankan harinya dengan melaksanakan kewajiban mereka sebagai umat muslim.
Ayah, Raihan dan Aldi mereka bertiga seperti biasa menjalankan ibadah sholat subuh di musholah sekitar komplek yang tak jauh dari rumah mereka.
Dengan berjalan kaki mereka bertiga menuju mushola tepat sebelum azan beekumandang.
Sedangkan Bunda dan Fakhira menjalankan sholat subuh berdua diruang khusus sholat yang ada di kediaman mereka.
Selesai sholat Bunda menyiapkan menu makanan sarapan pagi ini tanpa dibantu oleh Fakhira.
Taklama kemudian Ayah, Raihan dan Aldi pun kembali dari mushola dan duduk di mejamakan untuk menikmati sarapan.
"Bun Adek kemana kok tumben gak keliatan?". Tanya Ayah kepada Bunda.
"Aku disini". Ucap Fakhira dengan suara manjanya menghampiri keluarganya dimeja makan.
"Dari mana dek, kok baru muncul?". Tanya Raihan dan Aldi
"Biasa kak nyirami tanaman dibelakang ama didepan".
"Loh kok gak keliatan tadi pas kita pulang?". Ucap Ayah.
"Mungkin udah kebelakang yah". Jawab Fakhira.
"Udah jangan ngobrol terus, ini sarapannya dimakan ntar keburu dingin". Ucap Bunda, sambil mengambilkan nasi untuk ayah.
"Kak Rai sama Kak Al biar Ara aja yang tuangin nasinya ya, kasihan Bunda". Ucap Fakhira sambil memgambilkan nasi untuk kedua Kak laki-lakinya.
Setelah nasi dan lauk sudah berada didalam piring masing-masing kini mereka menikmati sarapan pagi demgan tenang dan hanya ada suara dentingan sendok yang beradu dengan piring yang terdengar.
Selesai sarapan seperti biasa Ayah pergi kerestauran untuk memantau perkembangannya.
Sedangkan ketiga anak-anaknya hari ini sedang berlibur sebab hari ini tanggal merah.
Aldi dan Raihan kini berada di kamar Aldi sedang bermain game pada komputernya.
Sedangkan Bunda tidak ada kesibukan dan dia lebih memilih untuk pergi berkunjung kerumah tetangga untuk sekedar silaturahmi saja.
Sedangkan Fakhira hanya duduk sambil menonton televisi dan memakan beberapa camilan untuk pelengkap disaat santai.
Ditengah asik menonton televisi suara bel rumah berbunyi dan terdengar ucapan salam dari luar pintu utama.
"Siapa ya yang dateng dihari libur gini". Gumam Fakhira sambil berjalan menuju kepintu utama.
"Waalaikumussalam". Ucap Fakhira sambil membuka pintu.
__ADS_1
"Eh, Kak Zan. Silahkan masuk kak, biar Ara pangilin Kak Aldi".
"Emm iya dek". Ucap Fauzan sambil berjalan masuk menuju ke ruang tamu.
"Kak Zan duduk dulu, biar Ara panggilin Kak Aldi atau mau langsung ke kamar Kak Al?". Ucap Fakhira.
"Kak tunggu sini aja Ra".
"Oh yaudah Ara panggilin Kak Al dulu ya". Ucap Fakhira dan hanya dibalas oleh anggukan dan senyuman Khas oleh Fauzan.
Falhira berjalan menuju ke lantai dua, lebih tepatnya ke kamar Aldi.
"Kak Al tuh di bawah ada Kak Zan". Ucap Fakhira setelah masuk kekamar Aldi yang pintunya terbuka.
"Serius kamu dwk, kok tumben gak ngabarin mau kemari?". Ucap Aldi.
"Gak tau kak, Yaudah ayo turun tar kelamaan lagi kak Zan nungguin". Ucap Fakhira.
**
Sedangkan diruang tamu Fauzan sedang ngobrol dengan Bunda.
Tak lama Fakhira naik kelantai atas Bunda pun pulang dari rumah tetangga dan melihat Fauzan tengah duduk diruang tamu.
"Loh ada nak Zanrupanya". Ucap Bunda.
"Ehh, Bunda. Abis dari mana Bun". Ucap Fauzan sambil menyalim tangan Bunda.
"Habis dari rumah tetangga tadi,loh Aldi nya mana kok kamu sendiri?". Tanya Bunda yang merasa heran sebab Fauzan hanya duduk sendiri diruang tamu.
"Bun udah dari tadi?". Tanya Raihan yang juga turun dari lantai dua.
"Baru aja Han". Ucap Bunda.
"Dek buatin minum gih Kak Zan nya masa iya tamu gak di buatin minum". Tambah Bunda lagi.
"Ini Kak Zan diminum dulu". Ucap Fakhira yang datang dengan membawa nampan berisi minuman dan beberapa kue cemilan.
"cepat bener dek, baru aja Bunda suruh, eh usah nongol aja". Ucap Raihan.
"Hemm, biasa kak siaga dia, takut calon suaminya dehidrasi nanti". Ledek Aldi.
"Kak Alll....
"Em yaudah kalian lanjutin ngobrolnya Bunda mau keKamar dulu ya". Ucap Bunda.
"Em, Bun sebentar Fauzan mau bicara ama Bunda". Ucap Fauzan.
"Bicara apa nak,?". Tanya Bunda sambil duduk di sofa ruang tamu.
"Bun hari ini kan sepupu Fauzan datang dari Malaysia ke Indonesia ke rumah Umi Fajzan lebih telatnya". Ucap Fauzan
__ADS_1
"Jadi hari ini Fauzan mau ngajakin Ara ke Bandara buat jeput sepulu Zan, boleh ya Bun". Ucap Fauzan lagi.
"Oo,, gitu ya, yaudah Bunda izinin, kamu jagain yah anak Bunda". Ucap Bunda.
"Sip Bun aman". "Makasi ya Bun". Ucap Fauzan.
"Iya, yang penting kamu jagain anak Bunda. Yaudah Bunda kekamar dulu ya, bersih-bersih". Ucap Bunda sambil berlalu menuju kamarnya.
"Dek, apalagi buruan siap-siap, kan mau pigi sama calon suami". Ucap Raihan.
"Kak Rai...
"Udah gi cepetan tar kalian telat lagi kebandaranya". Ucap Aldi sambil merangkul adiknya.
"Yaudah iya Khira siap-siap, Kak Zan tunggu bentar ya". Ucap Fakhira sambil berlalu menuju ke kamarnya.
"Zan memangnya sepupu lo yang mana yang kemari?". Tanya Aldi.
"Mbak Zahra Al, dia lagi hamil terus katanya mau lahiran disini ditempat Umi". Ucap Fauzan.
"Oo, Mbak Zahra yang suaminya Mas Reza kan". Ucap Aldi.
Setelah 10 menit kini Fakhira pun sudah turun dari kamarnya dengan menggunakan setelan gamis syari berwarna biru langit dan hijab senadah.
"Kak, Ara udah siap yok". Ucap Fakhira.
"Udah pamit sama Bunda Ra?". Tanya Raihan
"Udah dong kak".
"Yaudah Kak Rai, Al kita pamit dulu ya". Ucap Fauzan.
"Iya kalian hati-hati ya, jagain tu gadis kecil". Ucap Raihan.
"Aman kak".
"Kak Ara pamit, jagain Bunda oke".
"Tenang aja dek". Ucap Aldi.
Fakhira pun berlalu sambil menyalim tangan kedua kaka laki-lakinya secara bergantian.
Fauzan dan Fakhirapun pergi berlalu meninggalkan rumah Fakhira dengan kecepatan sedang menuju bandara.
.
.
.
.
__ADS_1
**BERSAMBUNG.....
Terima kasih buat yang udah mampir. Terimakasih like,komen,vote dan ratenya ya kakak-kakak**.