
malam ini adalah malam terakhir para siswa siswi SMA Bakti Jaya berada di perkebunan teh.
Sebagai malam terakhir jadi malam ini di adakan acara api unggun,menampilkan pensi, dan menyampaikan pesan dan kesan.
nathan dan athali yang sudah bersatu kembali kini seolah tak mau di pisahkan.seperti saat ini,athali sedang duduk di samping nathan dan nathan dengan senantiasa slalu menggemgam jemari athali seolah tak ingin lagi melepasnya.
"tha!"ujar nathan
"hmmm"jawab athali sembari menoleh ke arah nathan.
nathan yang dari tadi menoleh ke arah athali tersenyum melihat athali menoleh ke arahnya.
"knapa hmm?"tanya athali yang juga ikut tersenyum ke arah nathan.
bukannya menjawab nathan malah semakin asik tersenyum ke arah athali.
athali yang tak mendapat jawaban pun merebahkan kepalanya di bahu nathan.
"aku pengen dong dengarin athan nyanyi"ujar athali.
"seriuss?"tanya nathan menyatukan alisnya.
"seriuss lah"jawab athali.
nathan tersenyum"mau di nyanyiin apa?"tanya nathan.
"terserah.
yang penting nathan nyanyi,mau lagu anak anak pun ngak papa"jawab athali.
"oke,
tapi kamu jangan malu ya tha,sama sura calon suami mu"goda nathan.
athali menoleh ke arah nathan"athannn"ujar athali keasal.
"hahaha,,,, ya udah.
nyonya abraham duduk manis di sini dulu"ujar natha tersenyum manis ke arah athali dan beranjak pergi.
nathan membisikkan sesuatu di telinga miko selaku pembawa acara.
"jadi ceritanya udah jadi bucin ni sekarang"goda miko pada nathan.
yang di balas tatatam tajam oleh nathan.
"hehe oke oke"ujar miko setelahnya.
dan miko akhirnya maju ke tengah teman teman yang lainnya.
"baiklah teman teman sekalian,untuk membukak acara pensi kita pada malam hari ini,akan di mulai langsung oleh teman kita yang paling di idolakan para kaum gadis.hehehe,,,,,pasti sudah tau semuakan.
oke baikalah lansung saja kepada teman kita nathan.untuk menyumbangkan suara emasnya"ujar miko yang di sambut tepuk tangan oleh yang lainnya.
dengan gagahnya nathan masuk ke tengah lingkaran teman temannya dengan membawa sebuah gitar.nathan tampak sangan tampan dengan membawa gitar di tambah senyumannya yang membuat para gadis klepek klepek.
nthan duduk di tempat yang telah di sediakan dan mengambil mocropon.
"oke baiklah,gue di sini karna permintaan seseorang yang sangat sangat istimewa"ujar nathan sembari menoleh ke arah athali dan tersenyum dengan manis.membuat yang di pandang menjadi malu.
"dan malam ini gue akan menyanyikan lagu
THANK YUO FOR LOVING ME"ujar nathan yang kembali menoleh dengan senyuman ke arah athali.
athali hanya menunduk malu karna ulah nathan.
"ciee yang lagi kasmaran"goda luna pada athali.luna memang sudah tau semuanya dari athali sebelum ke acara ini.
karna luna terus menanyakannya pada athali sampai athali akhirnya menceritakan semuanya.
nathan memainkan gitarnya.suara gitar yang merdu di sambut oleh suara nathan yang menenangkan hati.
"it's hard for me to say the things
l want to say sosmetimes
__ADS_1
there's no one here but you and me
and that broken old street light
lock the doors
leave the world outside
all i ve got to give to you
are these five words and i
thank you for loving me
for being my eyes
when i couldnt see
for parting my lips
when i couldn't breathe
thank you for loving me
thank you for loving me
i never knew i had a dream
until that dream was you
when i look into your eyes
the sky's a different blue
cross mu heart
i wear no disquise
if i tried, you'd believe
thank you for loving me
for being my eyes
when i couldn't see
for parting my lips
when i couldn't breathe
thank you for loving me
thank you for loving me
you pick me up when i fall down
you ring the bell before they count me out
if i was drowning you would part the sea
yeah yeah yeah yeah yeah yeah yeah!
lock the doors
leave the world outside
all i ve got to give to you
are these five words and i
thank you for loving me
for being my eyes
when i couldn't see
__ADS_1
for parting my lips
when i couldn't breathe
thank you for loving me
when i couldn't fly
oel, you give me the wings
you parted my lips
when i couldn't breathe
thank you for loving me
thank you for loving me
thank you for loving me
oh, for loving me.... "
nathan menghentikan petikan gitarnya,seiring berakhirnya lirik lagu.
"thank you"ujat nathan dan tersenyum ke arah athali kembali.
ada yang memuji athali,karna telah mampu menarik hati nathan.ada yang menghujat athali karna perjuangan yang selama ini mendekati nthan berakhir sia sia kerna athali. dan ada juga yang biasa biasa saja.
"wihh,,,
suara yang sangat menenangkan hati dari seorang nathan abraham.
thank you for loving me.sebuah lagu yang di nyanyikan untuk orang yang spesial pastinya."ujar miko sebagai pembawa acara.
"ada yang ingin menyumbngkan sebuah lagu lagi,atau puisi, kesan dan pesan,atau mungkin antraksi,terserah yang penting bisa mwnghibur kita malam ini"sambung miko lagi.
nathan menuju ke arah athali dengan senyuman terus terpancar di wajahnya yang tampan.
"makasih"ujar athali saat nathan duduk di sampinnya.
"senang?"tanya nathan.
"sangat"jawab athali tersenyum senang.
"jangan tersenyum seperti ini untuk orang lain ya tha"ujar nathan lirih.
"knapa? "tanya athali polos
"karna aku pasti sangat sangat tidak akan senang akan hal itu.
senyum kamu yang seperti ini hanya boleh untuk aku"jelas nathan
athali tersenyum"tapi athali senyumnya memang seperti itu athan"jawab athali dengan senyum menggoda nathan.
nathan tampak kesal karna jawaban dari athali.
"mulai sekarang tersenyum pada orang lain sewajarnya saja,
senyum yang paling manis hanya untuk ku"ujar nathan kesal.
"tapi athan lupa ya.gimana pun athali senyumnya,tetap saja senyum athali akan manis"jawab athali manja.
nathan hendak menjawab tapi keburu di sela oleh luna.
"elah yang lagi bucin bucinnya.sadar kali boss lagi di mana.
kalian ngebucinnya nanti aja kek,lagi ada acara ini.pulang dari sini terserah lo pada deh.
lo nat,lo sadar ngak sih,sikap klian ini di perhatiin banyak orang,
liat noh,emang sih ada yang mandang kagum. tapi lebih banyak yang memandang dengan jengkel,terutama untuk athali"jelas luna yang merasa banyak pasang mata yang memperhatikan sahabanya itu dengan sorot permusuhan.
__ADS_1
#gadih amak abah